4 Penyakit Sosial Otaku Ini Mewabah di Indonesia!

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 19, 2015.

Discuss 4 Penyakit Sosial Otaku Ini Mewabah di Indonesia! in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Yo N3 Mania! Selamat membaca 4 Penyakit Sosial Otaku Ini Mewabah di Indonesia!.
    Sebuah poling dilakukan terhadap 1159 pengguna internet Indonesia, lebih dari 40% dari mereka ternyata terjangkit penyakit sosial otaku! Apakah kamu termasuk di dalamnya?
    Kamu pasti tidak asing lagi dengan istilah otaku. Otaku dalam bahasa Jepang bisa diartikan sebagai seseorang yg memiliki ketertarikan terhadap sesuatu, kebanyakan terhadap anime & manga. Sementara di Indonesia sendiri, otaku dipersempit hanya dengan individu yg tertarik pada anime & manga. Nah, otaku ini, walau tidak semuanya, banyak sekali yg terlalu berlebihan mendedikasikan diri mereka terhadap hobi mereka sehingga terjangkit penyakit sosial.

    [​IMG]
    Salah satu contoh ruangan otaku yg sehat

    Lantas, apa saja penyakit sosial otaku?

    Penyakit sosial otaku ini ada empat, yaitu: Chuunibyou, Wibu, Nijikon, & Hikikomori. Keempat penyakit sosial otaku ini adalah yg paling banyak kita temui di Indonesia. Sebuah poling dilakukan oleh seorang user Kaskus terhadap 1159 orang. Hasilnya? Lebih dari 40% / sekitar 470 orang mengaku bahwa mereka terkena penyakit sosial otaku. Berikut ini detil hasil poling tersebut beserta dengan penjelasan setiap penyakit otaku yg mewabah di Indonesia.

    4
    Wibu 66 votes (6%)

    [​IMG]

    Wibu jelas adalah seorang otaku. Akan tetapi otaku belum tentu adalah seorang wibu. Wibu berada pada tingkatan dimana seorang otaku mendedikasikan dirinya terlalu berlebihan terhadap hal-hal yg berbau Jepang. Dari empat penyakit sosial otaku yg ada, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Wibu adalah yg paling menjengkelkan. Kenapa? Karena orang yg disebut wibu adalah mereka yg mendewakan segala sesuatu tentang Jepang. Pokoknya segala sesuatu tentang Jepang menurut mereka is the best-lah! Jika ada yg berani sedikit saja mengkritik sesuatu tentang Jepang pasti mereka bakalan maju ke garis depan & membelanya mati-matian.

    Wibu di Indonesia bisa termasuk parah pakai banget. Kita pernah membahas dalam artikel sebelumnya tentang potret wibu di Indonesia. Mereka menganggap kehidupan dunia nyata itu membosankan, hidup sebagai seorang hikikomori & NEET itu keren, & nggak bakalan rela kalau ada yg bilang Anime adalah kartun. Well, dalam beberapa kasus ekstrim, malah mereka nggak mengakui bahwa pantsu adalah celana dalam & jitensha adalah sepeda. Hello…? Padahal sebenarnya juga sama saja cuma beda bahasa.

    [​IMG]Wibu Sepertinya Memang Tidak Hidup Dalam RealitaBaca Juga

    3
    Nijikon 67 votes (6%)


    [​IMG]
    Sore wa ore no waifu!!

    Nijikon hanya menang satu suara dari wibu. Apa itu Nijikon? Nijikon bisa diartikan seseorang yg terobsesi & jatuh cinta pada karakter dua dimensi / karakter-karakter fiksi. Dalam bahasa sederhana: jones. Yah, biasanya gejala awal penyakit ini sering banget ngaku-ngaku bahwa suatu karakter anime itu adalah waifu-nya (atau husbando untuk para cewek).

    Orang yg terjangkit Nijikon akan sangat mencintai karakter fiksi yg disukai, marah-marah jika ada karakter lain yg berani mendekatinya, & biasanya pergi kemana-mana dengan karakter tersebut (biasanya dalam bentuk dakimakura). Dalam kasus ekstrim, ada penderita Nijikon yg sama sekali tidak tertarik dengan makhluk nyata & bahkan sampai menikahi karakter fiksi yg dia cintai.

    [​IMG]Dakimakura Kini Lebih Nyata: Bisa Mendesah Kalau Kamu Raba!Baca Juga

    Tapi, dibalik semua antics Nijikon, ada sebuah hikmah positif yg bisa kita ambil dari penyakit sosial otaku yg satu ini, yaitu: saingan kita dalam mencari pasangan menjadi berkurang! Hehe.

    Meskipun begitu, sepertinya lebih banyak negatifnya daripada positifnya, misalnya saja: bisa menghancurkan tatanan perekonomian global! (Ini beneran lho!)

    [​IMG]Ke-Apatis-an Orang Jepang Untuk Berumah Tangga Mengancam Ekonomi GlobalBaca Juga

    2
    Hikikomori 149 votes (13%)


    [​IMG]
    Anime No Game No Life

    Peraih suara terbanyak kedua, Hikikomori. Penyakit sosial otaku yg satu ini bisa diartikan sebagai menarik diri dari kehidupan sosial. Mungkin sebagian dari kamu akan berpikir bahwa Hikikomori sama dengan ansos, tetapi pada kenyataannya tidak setidaknya tidak secara keseluruhan. Hikikomori cenderung penarikan diri secara ekstrim, mereka mengisolasi diri dalam kamar dalam jangka waktu yg sangat lama. Tipikalnya, pelaku Hikikomori tenggelam dalam tayangan televisi / komputer di dalam kamar hingga hampir-hampir tidak pernah tidur. Perilaku ini dapat berujung pada gangguan psikologis seperti schizoprenia

    Penyebab dari Hikikomori ini ada banyak, tetapi intinya hanya satu: rasa trauma yg hebat yg dialami penderita saat berada di masyarakat sosial.

    1
    Chuunibyou 188 votes (16%)


    [​IMG]
    Anime Chuunibyou Demo Koi Ga Shitai!

    Peraih voting terbanyak dari empat penyakit sosial otaku yg ada. Chuunibyou secara kasar bisa diartikan sebagai sindrom kelas 2 SMP. Disebut sindrom kelas 2 SMP karena biasanya menjangkit anak-anak yg menginjak umur 14 tahun / kelas 2 SMP.

    Orang yg terjangkit chuunibyou ini biasanya memiliki tingkah laku sesuai dengan imajinasinya (misal: bisa melihat hantu, menggunakan penggaris kayu sebagai pedang, & bisa mengeluarkan kamehameha). Dan mereka melakukannya karena mereka benar-benar percaya demikian. Biasanya penderita Chuunibyou akan sembuh begitu menginjak dewasa, tetapi dalam kasus tertentu, ada juga pasien Chuunibyou yg terjangkit hingga dewasa.

    Tingkah orang yg terkena Chuunibyou ini terkadang menjengkelkan, tapi kalau kita lihat sisi positifnya, orang-orang yg penderita (atau setidaknya mantan penderita) Chuunibyou ini memiliki potensi yg bagus untuk bermain film/teater, lho! Mereka tidak perlu kursus akting lagi karena mereka sudah terbiasa melakukannya. Hehe.

    Itulah tadi 4 penyakit sosial otaku yg mewabah di Indonesia. Perlu dicatat bahwa tidak semua otaku menderita penyakit sosial tersebut & tidak semua otaku seaneh itu. Jadi, bagaimana pendapatmu soal penyakit sosial otaku ini? Atau, apakah kamu termasuk didalamnya?

    Sumber Polling: Kaskus

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten 4 Penyakit Sosial Otaku Ini Mewabah di Indonesia! diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. 4 Penyakit Sosial Otaku Ini Mewabah di Indonesia!.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page