5 Pulau di Dunia yang Ditakuti Wisatawan

Discussion in 'Entigapedia' started by pancibuntus, Jul 30, 2013.

Discuss 5 Pulau di Dunia yang Ditakuti Wisatawan in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. pancibuntus 4 SD Level 2

    Messages:
    524
    Likes Received:
    76
    Trophy Points:
    53
    Sobat Unik planet bumi memiliki hamparan daratan yang luas, beberapa terhubung dan lainnya terpisah dikenal dengan sebutan pulau. Namun tidak semua daratan terutama pulau yang indah sekalipun, diminati oleh para wisatawan untuk dijadikan tempat berlibur yang mengasyikan. Seperti yang berikut kami rangkum menjadi 5 pulau di dunia yang ditakuti wisatawan:


    1. Pulau Ular (Snake Island)


    [​IMG]
    Pulau yang menakutkan bagi wisatawan ini terletak di 9 mil dari pesisir pantai di Brasil. Ilha de Queimada Grande atau lebih dikenal dengan sebutan Pulau Ular ini, memang menjadi surga yang indah bagi ular. Karenanya pemerintah berwenang di Brasil tidak mengizinkan bagi para wisatawan untuk memasuki atau berlama-lama berada di pulau yang dihuni oleh ular beracun seperti Golden Lancehead.
    Ular-ular yang berada di kawasan Ilha de Queimada Grande mampu tumbuh hingga 2 meter dengan bisanya yang mematikan. Setiap ular betina bahkan mampu menghasilkan 15 telur ular yang menetas. Itu sama artinya dengan setiap inchi daratan dihuni oleh ular-ular yang berkeliaran.


    2. Pulau Poveglia

    [​IMG]
    Pulau yang menakutkan dan mengerikan ini terletak di kawasan laguna di Venice, Italia. Di masa lalu Pulau Poveglia ini dijadikan karantina bagi masyarakat Roma yang menderita wabah penyakit menular dan mematikan. Dan di Pulau Poveglia pula para penderita wabah bubonic tersebut meninggal dunia dengan mengenaskan. Di percaya terdapat 160.000 orang yang meninggal di Pulau Poveglia. Beberapa jenazahnya dikubur, dibakar namun ada pula yang dihanyutkan menuju lautan.

    Pulau yang ditakuti oleh masyarakat Venice ini baru kembali dihuni pada 1922, dengan didirikannya rumah sakit jiwa. Beredar kabar pula bahwa di rumah sakit ini para dokternya melakukan percobaa-percobaan yang menakutkan, menyakitkan dan mematikan bagi para pasiennya. Maka tak heran jika masyarakat di seberang pulau sering mendengar jeritan misterius di waktu-waktu tertentu. Maka tidak heran jika Pulau Poveglia ini ditakuti oleh para wisatawan karena cerita seram yang beredar di Venice.


    3. Pulau Ramree


    [​IMG]
    Jika Ilha de Queimada Grande di Brasil dikenal sebagai pulau para ular, maka Pulau Ramree yang berada di Birma (Myanmar) merupakan pulau menakutkan yang dihuni oleh jutaan kalajengking, nyamuk malaria dan ratusan buaya muara (air asin).

    Selama Perang Dunia II, semua pasukan Jepang yang mendarat di Pulau Ramree untuk bersembunyi meninggal dunia akibat seleksi alam. Maka tidak heran jika pulau yang ditakuti oleh para wisatawan ini masuk ke dalam catatan Guinness World Book of Records.

    4. Pulau Izu


    [​IMG]
    Pulau menakutkan selanjutnya adalah Pulau Izu yang terletak tidak jauh dari pesisir pantai Jepang. Pulau Izu merupakan pulau yang ditakuti oleh para wisatawan karena diberitahukan memiliki kandungan sulfur (belerang) yang tinggi, itu sama artinya gunung berapi yang berada di pulau bisa meletus kapan saja.
    Meskipun ditakuti para wisatawan, Pulau Izu memiliki penghuni yang setiap harinya harus menggunakan masker penyaring udara. Di Pulau Izu alarm indikator gas sulfur kerap kali berbunyi setiap malamnya, akibat naik turunya kandungan gas sulfur.


    5. Pulau dan Lautan Sampah di Pasifik


    [​IMG]
    Sobat unil di kawasan Samudera Pasifik bagian utara terdapat pulau yang sangat tidak layak untuk dikunjungi untuk berwisata. Bagaimana tidak? Pulau ini dipenuhi oleh sampah dari berbagai kawasan dekat Pasifik. Akibatnya, sampah-sampah tersebut memadat dan membentuk sebuah daratan. Berdasarkan sebuah laporan, kehadiran pulau sampah tersebut telah menyebabkan jutaan burung laut dan 100.000 mahluk laut mati setiap tahunnya.


     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page