8Commerce, Saingi E-commerce Enabler & Fulfillment Global

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 29, 2016.

Discuss 8Commerce, Saingi E-commerce Enabler & Fulfillment Global in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,758
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Linc Group, salah satu perusahaan supply chain di Indonesia, resmi meluncurkan 8Commerce (dibaca eight commerce), sebuah bisnis usaha baru yg bergerak di bidang e-commerce enabler & fulfillment pada bulan Januari 2016. Startup ini fokus memberikan solusi bagi pelaku e-commerce di Indonesia, termasuk teknologi, pemasaran, pemenuhan logistik, & pengiriman terintegrasi.

    Pelaku e-commerce B2C, khususnya brand ternama, kebanyakan membutuhkan solusi e-commerce yg kompleks & terintegrasi. Hal ini tidak terlalu mengherankan karena varian produk yg ditawarkan sudah sangat banyak serta market share yg sudah besar & jelas.

    Memasarkan produk lewat toko online tidak hanya berhenti pada pembangunan sistem e-commerce saja, tetapi juga harus memikirkan tingkat kerumitan operasional di belakangnyadari proses saat barang masuk ke pelabuhan, masuk ke gudang, sampai memastikan barang yg dipesan tepat waktu sampai di tangan pelanggan.

    8Commerce hadir agar pelakue-commerce tidak perlu memikirkan urusan operasional tersebut, sehingga bisa fokus berbisnis & memberikan layanan toko online terbaik bagi konsumennya.

    Sebagai supply chain, jaringan distribusi Linc Group sendiri sudah hadir di kota-kota besar Indonesia, seperti Jabodetabek, Medan, Surabaya, Semarang, Pontianak, Bandung, & Palembang. Sehingga meski baru dilahirkan, 8Commerce sudah siap dengan dukungan 1.200 karyawan, 600 armada, & tujuh titik gudang dengan luas total 85 ribu meter per segi milik Linc Group yg tersebar di kota-kota tersebut.
    [​IMG]Ronny Ritongadi, CEO 8Commerce

    Keberadaan kami yg sudah menjembatani kota & pulau, serta juga didukung oleh SDM yg berbakat, membuat kami siap dapat eksis di usaha baru ini, jelas Ronny Ritongadi, CEO 8Commerce dalam press release yg diterima Tech in Asia.

    Dalam kesempatan yg sama, Hans Leo, CEO Linc Group, mengatakan bahwa 8Commerce bisa jadi satu-satunya perusahaan nasional yg saat ini serius membidangi layanan solusi e-commerce terintegrasi tersebut. Sekadar informasi, 8Commerce berhadapan dengan aCommerce, e-commerce fulfillment asal Thailand, serta PT PT Trio SPecommerce Indonesia (TSI), perusahaan patungan (joint venture) Trikomsel & SingPost.
    Baca juga: 10 Prediksi Tren E-commerce di Asia Tenggara Pada Tahun 2016
    Diferensiasi dengan kompetitor
    [​IMG]

    Ronny mengatakan, selain jaringan logistik yg kuat dari perusahaan induknya, ada beberapa kelebihan yg ditawarkan oleh 8Commerce, yaitu aset, pengalaman di ritel, sertamarketing & operation yg terhubungsecara real-time.

    Aset 8Commerce siap digunakan oleh peritel offline yg baru akan masuk ke dunia e-commerce. Selain kliennya bisa beroperasi dengan lebih cepat, investasi mereka di awal juga lebih rendah ketimbang membangun aset sendiri.

    Klien juga bisa mendapatkan keuntungan lebih, karena kami mematok biaya per transaksi, jelas Ronny.

    Menurut Ronny, jika sebuah brand memiliki ratusan / ribuan SKU (stock keeping unit) di toko offline mereka, tim 8Commerce akan membantu dari sisi input data, seperti foto, penamaan produk, hingga spesifikasi.

    SDM kami mengerti dunia ritel, seperti bagaimana penamaan yg tepat & relatable dengan konsumen seperti apa, lalu spesifikasi apa yg harus dijelaskan, kata Ronny.

    Lebih lanjut ia menuturkan, proses maintenance & logging data tersebut tidak bisa dibilang simpelkarena data setiap produk dimasukkan satu per satu. Belum lagi cara mendeskripsikan baju, misalnya, berbeda dengan barang elektronik.Karena didukung dengan tim yg berpengalaman & mengerti dunia ritel, klien dapat menyerahkan proses tersebut ke 8Commerce.

    Dengan informasi produk yg jelas kegunaannya, konsumen akan memiliki keyakinan untuk membeli produk tersebut. Ini penting di dunia e-commerce, karena konsumen tidak bisa melihat langsung barang yg mau dibeli.

    Ronny juga mengatakan bagian marketing dengan operation 8Commerce saling terhubung satu sama lain. Bagian operation dapat menyampaikan informasi stok / suplai barang secara real-time ke bagian marketing. Marketingpun bisa membuat rencana program promosi yg sesuai dengan permintaan & stok yg ada.

    Mengakhiri perbincangan dengan Tech in Asia, Ronny mengatakan 8Commerce menyasar dua segmen: perusahaan pemegang merek / brand global yg hanya memiliki toko offline & mau ekspansi ke ranah online, serta perusahaan yg sudah membuka toko online namun mau mengembangkan lagi jaringannya.

    Kami membuka kolaborasi dengan perusahaan yg butuh networkataudigital marketing untuk mendongkrak penjualannya, tutup Ronny.

    (Diedit oleh Pradipta Nugrahanto; Sumber gambar 8Commerce)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page