Liga Indonesia Ambrizal Umanailo, Idola Baru Persija Jakarta Yang Bersahaja Dan Mandiri

Discussion in 'Bola' started by Bola, May 9, 2016.

Discuss Ambrizal Umanailo, Idola Baru Persija Jakarta Yang Bersahaja Dan Mandiri in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Muda dan gesit. Itu adalah gambaran singkat tentang penggawa Persija Jakarta, Ambrizal Umanailo. Aksi memukaunya bersama Persija dalam dua laga awal Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, membuatnya saat ini menjadi buah bibir.

    Ambrizal pun mendadak menjadi idola baru di klub asal ibu kota itu. Imbasnya, kini mantan pemain Villa 2000 itu menjadi salah satu pemain Macan Kemayoran yang paling diburu untuk dimintai foto bersama atau sekadar tanda tangan oleh kelompok suporter Persija, The Jakmania, setiap sesi latihan tim usai.

    Itu semua seakan membuktikan kalau kualitas pemain yang belum genap 20 tahun ini tak perlu diragukan lagi. Teranyar, Ia menjadi salah satu aktor terciptanya gol tunggal kemenangan Persija atas Semen Padang, skor 1-0, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/5) malam WIB.

    Aksi individu Ambrizal di dalam kotak penalti pada menit ke-78 membuat bek Semen Padang, Handi Ramdhan, menjatuhkannya. Alhasil, wasit menunjuk titik putih untuk Macan Kemayoran, dan Ismed Sofyan yang menjadi eksekutor tendangan tersebut menjalankan tugasnya dengan baik.

    "Saya rasa, malam ini Ambrizal bermain sangat baik dan terlihat pemain Semen Padang cukup sulit menghentikannya di lapangan," puji Paulo Camargo, pelatih Persija usai pertandingan.

    SIMAK JUGA
    Camargo Minta Jose Guerra Pukau Jakmania
    Gol Penalti Menangkan Persija Jakarta
    Nil Tak Mau Pemain Persija Sampai Leluasa

    Namun, untuk meraih apa yang dicapainya saat ini tidaklah mudah. Ambrizal bercerita, dia harus melewati rintangan yang menerjang, yang membuatnya jatuh bangun dalam membangun karier sepakbola profesional. Apalagi, untuk menggapai cita-citanya itu, dia harus meninggalkan orang tuanya yang berada di kampung halamannya, Ternate, untuk menuju ke Jakarta.

    Semua pengorbanan yang dilakukan pria kelahiran, 6 Desember 1996, itu terbayar lunas. Ia sukses menembus skuat inti Persija dan mengalahkan nama-nama besar yang sudah makan asam garam di pentas sepakbola nasional.

    "Saya datang dari daerah ke klub Villa 2000 pada usia 15 tahun. Di sana saya mulai berlatih menjadi pemain yang hebat. Lalu saya mendapatkan kesempatan bermain di Persija," kenang Ambrizal, saat berbincang dengan Goal Indonesia beberapa waktu lalu.

    "Saya akan berusaha menunjukkan kualitas terbaik saya setiap diberi kesempatan bermain di klub ini. Saya ingin membayar kepercayaan pelatih yang diberikan ke saya," tambahnya, dengan nada optimistis.

    Ambrizal menambahkan, ia bisa seperti ini bukan karena faktor berlatih saja. Tapi juga ada doa dan restu dari orang tuanya yang selalu mendukung, serta memberikan motivasi terhadap dirinya.

    "Keluarga mendukung saya penuh. Setiap sebelum bertanding, saya selalu menyempatkan waktu menelepon orang tua untuk meminta doa mereka," tuturnya.

    Lebih lanjut, Ambrizal mengatakan Persija memang sejak kecil adalah klub yang diidolainya, sehingga ia merasa beruntung dapat meretas karier di klub yang terakhir kali juara Liga Indonesia pada 2001 itu. Tetapi ia mengakui, selain Persija ada klub lain yang juga disukainya.

    "Persipura (Jayapura) juga klub yang saya suka, karena sebagai orang yang berasal dari timur pasti cinta dengan klub itu. Sementara klub asing saya suka Barcelona," ucapnya.

    Tak sampai di situ, Ambrizal menjelaskan ada sosok pemain Persija yang menjadi panutannya dalam berkarier sebagai pesepakbola, yaitu Ramdani Lestaluhu dan Ismed Sofyan. Menurutnya, ia belajar banyak dari kedua pemain tersebut.

    Untuk itu, Ambrizal berharap bisa bermain lama dengan Ramdani dam Ismed di Persija. Pasalnya, ia mengakui masih membutuhkan bimbingan dari kedua pemain itu agar kariernya bisa lebih bagus untuk ke depannya.

    "Ramdani bagi saya contoh yang harus saya ikuti. Sementara bang Ismed kepribadiannya patut saya contoh. Intinya saya ingin sukses seperti mereka, dan bisa membahagiakan orang-orang terdekat saya, terutama orang tua saya," katanya.

    Sementara itu, mantan ketua umum The Jakmania, Larico Ranggamone, mengakui Ambrizal adalah pemain muda yang bersahaja. Ia pun menyebut pemain yang memakai nomor punggung 17 itu pekerja keras dan pantang menyerah.

    "Ambrizal pemain yang mandiri. Ketika di mess, dia suka masak untuk rekan-rekannya dan bersih-bersih," ungkap Larico.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Ambrizal Umanailo, Idola Baru Persija Jakarta Yang Bersahaja Dan Mandiri
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page