Liga Italia ANALISIS Serie A Italia 2016/17: Lembaran Baru FC Internazionale

Discussion in 'Bola' started by Bola, Aug 19, 2016.

Discuss ANALISIS Serie A Italia 2016/17: Lembaran Baru FC Internazionale in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Pintu kompetisi Serie A Italia 2016/17 segera dibuka akhir pekan ini, dengan Juventus menyandang status juara bertahan lima tahun beruntun.

    Beberapa klub raksasa Italia akan berusaha memutus dominasi Si Nyonya Tua di kasta tertinggi sepakbola Azzurri, tidak terkecuali FC Internazionale, yang musim lalu menduduki posisi empat di klasemen akhir.

    La Beneamata selalu menjadi salah satu tim paling disorot setiap tahun dengan publik menunggu kebangkitan klub setelah keberhasilan mereka merengkuh gelar Treble Winners pada 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho yang kini sedang meniti karir di Manchester United.

    SIMAK JUGA
    GALERI: Gotze, Hummels & Deretan "Pembelot" Bayern & Dortmund
    Mats Hummels: Saya Tak Pernah Minta Pindah Ke Bayern Munich
    Mats Hummels Dicemooh Fans, Thomas Tuchel Sedih

    Musim ini, Inter akan kembali mengawali sebuah era baru, di mana investor beralih dari Erick Thohir ke Suning Group dari Tiongkok dan juga untuk pertama kalinya dalam sejarah, klub akan dinahkodai pelatih asal Belanda, Frank de Boer.

    Bagaimana kekuatan Inter saat ini dalam transisi peralihan pelatih dari Roberto Mancini ke De Boer? Bagaimana aktivitas transfer Inter di musim panas dan bagaimana peluang mereka di Serie A 2016/17? Goal Indonesia memaparkan analisisnya untuk Anda:

    AKTIVITAS TRANSFER​
    [​IMG]
    Sedikit berbeda dengan musim lalu, FC Internazionale tidak terlalu boros dalam melakukan pengeluaran untuk mendatangkan pemain baru. Tetapi, kecerdikan manajemen membuat La Beneamata tetap mendatangkan nama-nama tenar pada bursa transfer musim panas untuk memperkuat tim. Caner Erkin, Cristian Ansaldi, Ever Banega dan juga bintang tim nasional Italia, Antonio Candreva digaet dengan harapan bisa meningkatkan prestasi klub musim depan.

    Bahkan, proses transfer La Beneamata sepertinya masih belum rampung, dengan pelatih anyar Frank de Boer di bawah kendali, beberapa pemain tambahan berpeluang kembali diboyong demi memuluskan taktik sang pelatih.

    Nama gelandang sayap asal Portugal, Joao Mario, digadang-gadang menjadi pemain yang paling dekat untuk segera bergabung dengan Inter musim panas ini. Selain itu, nama pemain asal Belanda yang kini memperkuat Manchester United, Daley Blind, juga disebut-sebut.

    "Tentu saja saya menyukainya, Daley adalah pemain fantastis. Namun, saat ini dia sangat bahagia di Manchester United. Saya tahu situasinya, tetapi kita lihat nanti perkembangannya,” ungkap De Boer seperti dikutip Gazzetta World, Minggu (14/8).

    "Saya kerap mengamati mantan pemain saya di Ajax, seperti [Christian] Eriksen, [Toby] Alderweireld, dan lainnya. Oleh karena itu, saya juga mengikuti perkembangan Daley."

    Keberhasilan Inter menggaet pemain berkualitas juga dibarengi dengan kesuksesan mereka memagari para pemain andalan, setidaknya hingga sampai saat ini. Praktis, baru Juan Jesus, pemain yang kerap dipasang sebagai bek kanan, pemain tim utama yang dilego ke klub lain, bahkan itupun dengan Inter sudah mendatangkan dua pemain baru - Erkin dan Ansaldi - dalam posisinya.

    Sejauh ini, aktivitas transfer Inter bisa dipuji, dan hal tersebut bisa dipertahankan hingga bursa musim panas ditutup dengan catatan tidak ada penjualan pemain bintang.

    KUALITAS TIM​
    [​IMG]
    Pergantian pelatih tepat menjelang musim baru dimulai bisa menjadi berkah atau bencana bagi klub. Tetapi dalam sisi FC Internazionale, kedatangan Frank de Boer bisa dibilang lebih condong pada yang pertama.

    Grafik merosot di tangan Roberto Mancini yang terjadi sejak putaran kedua musim lalu, tampak jelas tidak dapat dibenahi allenatore Italia tersebut seiring dengan dekatnya kompetisi musim baru.

    Berlaga dalam ajang International Champions Cup 2016, Inter mengalami tiga kekalahan dalam empat pertandingan, bahkan beberapa di antaranya dengan sangat telak. Nerazzurri dibekuk 4-1 oleh Bayern Munich sebelum dicukur 6-1 oleh Tottenham, dan total dalam empat laga Inter kemasukan 14 gol dan hanya mencetak empat gol.

    Di tangan De Boer, meski tidak menghadapi lawan yang memiliki kualitas seperti disebutkan di atas, Inter berhasil meraih kemenangan perdana di ICC 2016 dengan menaklukkan Celtic dua gol tanpa balas.

    Dalam pertandingan itu, terlihat jelas bagaimana De Boer memaksimalkan semua kelebihan yang dimiliki skuatnya saat ini. Ivan Perisic di sisi kiri, Antonio Candreva di sisi kanan dan Mauro Icardi sebagai ujung tombak menjadi daya ledak utama kekuatan klub.

    Ketiga opsi di lini depan itu akan menjadi santapan enak bagi visi yang dimiliki Ever Banega, jenderal baru di lini tengah Inter. Kedatangannya dari Sevilla benar-benar memberikan angin segar karena klub sangat kurang kreativitas musim lalu dengan masih sulitnya Geoffrey Kondogbia dan Marcelo Brozovic mengeluarkan potensi maksimal.

    Satu-satunya gol Inter saat menghadapi Tottenham menggambarkan bagaimana taktik andalan yang ada dalam pikiran Mancini sebelum tersingkir. Saat itu, Banega melepaskan umpan terobosan yang sangat terukur dari tengah lapangan kepada Perisic, dan tanpa terkejar pemain asal Kroasia itu menaklukkan Michel Vorm.

    De Boer juga tidak asing dengan pola permainan tersebut, bahkan justru ia dikenal sebagai pelatih yang gemar memaksimalkan pergerakan kedua sayap. De Boer senang memberi instruksi pemain untuk membangun permainan dari bawah dan dilanjutkan dengan serangan cepat nan mematikan dari kedua sisi sayap.

    Dengan adanya Perisic, Icardi dan Candreva, sebagai tridente utama dan para pelapis seperti Eder, Rodrigo Palacio, Stevan Jovetic, Jonathan Biabiany hingga Rey Manaj, pelatih asal Belanda itu bisa tersenyum puas untuk kualitas lini depannya.

    [​IMG]

    Bagaimanapun juga, skuat Inter masih belum sempurna, masalah utama Inter lagi-lagi terletak pada lini belakang. Meski berhasil mencatatkan clean sheet menghadapi Celtic, catatan kemasukan 14 gol dalam empat laga sebelumnya tentu tidak bisa diabaikan.

    Bek kiri yang ditinggalkan Juan Jesus sudah ditambal dengan Elkin dan Ansaldi, dengan kedua pemain tersebut juga mampu beroperasi di sisi kanan. Tetapi, jelas keduanya digaet oleh Mancini bukan untuk fokus memperkukuh pertahanan, tetapi lebih pada memperkuat serangan, seperti yang pernah diungkapkan oleh nama terakhir: "Roberto Mancini meminta saya untuk memberi banyak umpan silang dan menyerang."

    Oleh karena itu, daerah pertahanan akan sangat mengandalkan sosok dua bek tengah dan gelandang bertahan. Posisi bek sentral sudah dipastikan menjadi milik Miranda dan Jeison Murillo, dengan De Boer mendapatkan variasi pelapis, seperti bek berpengalaman dalam sosok Andrea Ranocchia dan Marco Andreolli, juga pelapis muda seperti Eloge Yao dan Fabio Della Giovanna.

    Sementara gelandang bertahan, akan tetap mengandalkan Gary Medel, dengan Felipe Melo masih sangat inkonsisten dalam performa. Geoffrey Kondogbia memiliki peluang besar untuk menjadi pendamping pemain asal Cile itu, karena De Boer menyukai transisi cepat antara bertahan dan menyerang, sehingga gelandang bertahan dengan visi luas akan menjadi favoritnya, meski sisi defensif Kondogbia masih perlu dipoles lagi. Inter juga masih memiliki sosok gelandang muda berbakat Assane Gnoukouri untuk menjadi pelapis sekaligus menjadi aset masa depan klub.

    Kedatangan Daley Blind - jika benar terwujud - akan sangat membantu De Boer menyempurnakan racikannya untuk daerah pertahanan, mengingat pemain asal Belanda itu mampu beroperasi sebagai bek tengah, bek sayap dan juga gelandang bertahan.

    Bila disimpulkan, Inter sudah memiliki salah satu lini depan terbaik di Italia - bahkan di Eropa - dengan kedatangan Candreva dan bertahannya Icardi dan Perisic. Namun, pada sektor lini belakang, De Boer masih harus bekerja keras untuk memperbaiki organisasi pertahanan agar gawang Inter tidak mudah kebobolan.

    PRAKIRAAN FORMASI​
    [​IMG]

    PELUANG TIM​
    [​IMG]
    Frank de Boer sudah menjelaskan, fans Inter tidak bisa berharap terlalu banyak di awal musim karena ia baru beberapa hari tiba di Giuseppe Meazza, tetapi ia menjanjikan akan memberikan Inter yang sebenarnya dalam waktu empat bulan.

    "Inter saya akan terlihat hanya dalam waktu empat bulan, yang tentunya normal. Di Januari, kami akan benar-benar tahu siapa kami. Saya belum lama berada di sini dan besok Minggu (21/8), kompetisi akan dimulai," ungkapnya.

    "Tak terhindarkan, dengan staf saya, kami harus berhati-hati dengan intensitas latihan. Filosofi umum dari hal ini telah berubah. Jika kami tak bisa mengendalikan aspek fisik dengan baik, kami bisa mendapat banyak cedera sebulan dari sekarang."

    "Saya ingat bahwa Jurgen Klopp datang ke Liverpool pada Oktober lalu dan mencoba menerapkan gaya latihan ketat, mengikuti model Borussia Dortmund. Hasilnya adalah ia mendapatkan banyak cedera, tidak kurang dari sembilan. Kadang-kadang, kita perlu menurunkan tempo," tandasnya.

    Dengan padatnya jadwal pertandingan, dengan Inter mengikuti tiga kompetisi, Nerazzurri akan mendapatkan hasil-hasil yang kurang konsisten dalam beberapa bulan ke depan, mengingat De Boer masih berusaha memasukkan gaya ide taktiknya ke dalam pola permainan anak asuhnya.

    Bagaimanapun juga, dengan kekuatan Inter saat ini, La Beneamata akan tetap mampu bersaing di papan atas Serie A meski masih berada dalam masa transisi, demikian juga di Coppa Italia, skuat pelapis Inter sudah cukup tebal untuk bisa melangkah jauh di turnamen domestik tersebut.

    Tetapi lain halnya dengan Liga Europa, Inter dinilai akan cukup kesulitan untuk bisa meraih prestasi tertinggi di ajang ini karena selain fokus klub lebih ke domestik, De Boer juga tercatat masih belum memiliki prestasi gemilang ketika mengantar anak asuhnya bermain di Eropa.

    PREDIKSI POSISI KLASEMEN AKHIR SERIE A ITALIA 2016/17: 2 atau 3

    liga italia seri a b, liga italia era digital, liga italia tabla, liga italia terkini, liga italia tvri, liga italia klasemen, ANALISIS Serie A Italia 2016/17: Lembaran Baru FC Internazionale
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page