Ancaman Serangan Siber Piala Dunia Brazil 2014

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 20, 2014.

Discuss Ancaman Serangan Siber Piala Dunia Brazil 2014 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,148
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Pengamanan data dan jaringan siber Piala Dunia 2014 menjadi hal yang sangat vital. Hal ini yang membuat panitia perhelatan akbar ini waspada terhadap beberapa kemungkinan. Sebelumnya para hacker Brazil membuat ancaman untuk membuat rusuh Piala Dunia ini dengan serangan terhadap jaringan siber penyelenggara. Penyerangan hacker ini berkaitan dengan ketidaksetujuan mayoritas warga Brazil terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2014 karena dianggap membuang-buang anggaran negara.
    Pada Februari lalu, saat diwawancarai oleh Reuters, seorang hacker yang menamakan dirinya Che Commodore mengancam akan menyerang semua jaringan pemerintah maupun swasta yang berhubungan dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2014. “Serangan akan langsung dilancarkan kepada situs resmi dan perusahaan yang menjadi sponsor Piala Dunia” ancam Che Commodore.
    Perhelatan akbar sepakbola Piala Dunia Brazil 2014 tinggal menghitung waktu. Beberapa persiapan sudah dilakukan oleh penyelanggara diantaranya pembangunan infrastruktur pendukung turnamen empat tahunan ini. Selain pembangunan infrastruktur yang bersifat fisik, panitia juga membangun dan sedang mengembangkan sistem pengaman dan penyimpanan data.
    Dengan ancaman tersebut, pengamanan data Piala Dunia Brazil 2014menjadi hal yang vital yang berkaitan dengan perhelatan akbar ini, karena data-data seperti rekaman pertandingan, rekaman kamera pengawas stadion dan data-data sensistif lainnya harus dilindungi. Pengaturan data yang berhubungan dengan Piala Dunia Brazil 2014 di Kota Rio De Janeiro dilakukan oleh Rio de Janeiro Operations Centre yang bekerjasama dengan lembaga pemerintah.
    Ketika diwawancarai oleh CIO, Chief Executive Rio de Janeiro Operations Centre, Pedro Junqueira, memaparkan bahwa data real time merupakan hal yang krusial.
    Dengan Piala Dunia, suatu even internasional, jika suatu yang buruk terjadi, ini sama dengan dikalikan 10 karena resiko tersebut bersangkutan dengan orang banyak yang terkonsentrasi di satu tempat kata Junqueira.
    Rio De Janeiro bekerjasama dengan 30 agensi yang terkonsentrasi dalam satu pusat tempat penyensoran data, pusat video dan media sosial dikumpulkan dan dianalisis. Data video streaming ditampilkan secara real time melalui 570 kamera yang berasal dari lembaga Secretariat of Public Security.
    Termasuk juga layar video sebesar 80 meter yang merupakan yang terbesar di Amerika Latin. Peta pintar kota juga memiliki dari 120 layer data. Lebih dari 30.000 meter kabel serat optik terhubung dengan infrastruktur yang terdapat pada pusat tersebut. Infrastruktur pengamanan yang digunakan oleh lembaga ini juga dengan memanfaatkan warga Rio untuk mengirim sinyal dan juga dapat mengirimkan pesan kepada warga lainnya ketika terjadi insiden di kota tersebut.
    Menurut Junqueira, warga Rio juga menjadi objek vital selain teknologi itu sendiri. Kita bekerja untuk masyarakat dan kita diatur oleh masyarakat. Banyak orang yang telah bekerja untuk kota ini selama 30 atau 40 tahun. Mereka bukan server, mereka bukan perangkat keras atau komputer, tapi mereka mempunyai pengetahuan tentang mereka dan sejarah mereka.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page