Ancaman Siber di Sektor Industri: Mitos atau Fakta

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jan 22, 2015.

Discuss Ancaman Siber di Sektor Industri: Mitos atau Fakta in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Ancaman Siber di Sektor Industri: Mitos atau Fakta

    Ancaman siber kini sudah menjadi perhatian semua pihak. Perbankan orpun pemerintah dapat menjadi korban dari ancaman siber. Dell Rodillas, representasi dari Palo Alto Network AS menyatakan bahwa ancaman siber sudah menjadi risiko yg tak terelakkan di industri dunia saat ini. Dell mencontohkan bahwa malware seperti Stuxnet adalah salah satu contoh serangan siber pada reaktor nuklir di Iran. Malware tersebut merupakan salah satu Advanced Persistent Threat (APT) yg khusus didesain untuk melumpuhkan reaktor nuklir Iran. Dell mengatakan bahwa bentuk-bentuk malware yg sedemikian canggih tersebut dapat menyerang industri mana saja tanpa pan&g bulu.

    Pada gelaran yg bertajuk ” Defending SCADA and Industrial Control System from Cyberthreats with Next Generation Security” di Kaffein Cafe Jakarta (21/1), Dell mengatakan bahwa ancaman siber pada industri bukanlah sebuah mitos, melainkan sudah menjadi fakta. Menurut Dell, hal itu terbukti dari serangan siber pada jaringan keamanan informasi pada sistem pengaturan gorong-gorong Di Australia. Dalam presentasinya tersebut, pemerintah Australia harus berjibaku membenahi sistem pengaturan air di saluran bawah tanah mereka yg sempat lumpuh akibat serangan hacker. Sistem pengaturan tersebut terhubung ke Internet & jaringan komputer mereka. Akibat yg dirasakan dari serangan ini seperti yg dituturkan oleh Dell adalah jumlah pengaturan debit air yg ada tidak bisa dikontrol & dikhawatirkan dapat menyebabkan banjir.

    Serangan siber lainnya yg dipaparkan oleh Dell adalah tidak berfungsinya sistem operasi industri pengolahan baja di Jerman akibat serangan phising & social engineering. Sama halnya seperti sistem pengaturan air di Australia, sistem peleburan baja di salah satu pabrik di Jerman itu terintegrasi pada jaringan komputer & layanan TI. Berdasarkan hasil investigasi, penyerang memanfaatkan keberadaan orang dalam untuk mengetahui seperti apa bentuk infrastruktur TI, jaringan komputer, sistem keamanan informasi & password rahasia yg berfungsi untuk menjaga sistem peleburan baja di pabrik tersebut. Insiden itu menurut Dell telah berdampak pada menurunnya profit perusahaan tersebut. Dell menambahkan bahwa implementasi next – Generation Security dapat mencegah serangan siber semakin meluas pada critical infrastructure yg menygkut hajat hidup orang banyak.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenAncaman Siber di Sektor Industri: Mitos atau Fakta diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page