Apa Saja Prestasi Kemenkominfo Tahun Ini?

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Dec 7, 2015.

Discuss Apa Saja Prestasi Kemenkominfo Tahun Ini? in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,755
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Pada konferensi Tech in Asia Jakarta 2015 lalu, saya berpapasan dengan Menkominfo Rudiantara yg sedang memeriksa stan startup di Bootstrap Alley. Saya mengundangnya naik ke panggung untuk sekadar melakukan obrolan ringan. Beliau menolak, & mengatakan kalau ia hanya datang untuk melihat-lihat.

    Saya mengerti, jawab saya, karena beliau pernah menerima ajakan yg sama setahun sebelumnya, beberapa saat setelah ia resmi menjadi Menkominfo.

    Pak Menteri sepertinya tahu kalau ia akan diberikan pertanyaan-pertanyaan yg lebih sulit tahun ini.

    Menkominfo sedang berada di tengah booming-nya teknologi di pasar berkembang. Tak dapat disangkal bahwa Indonesia merupakan negara terbesar & memiliki perekonomian paling penting di Asia Tenggara. Indonesia, yg tengah dilanda demam teknologi, menjelma menjadi destinasi para pebisnis & investor teknologi dari seluruh dunia.

    Para ahli berpendapat bahwa tahap awal perkembangan pasar membutuhkan kerja sama kuat antara politikus dengan pihak yg berkepentingan. Nah, Rudi menempatkan diri sebagai seseorang yg cukup mudah untuk ditemui. Buktinya, ia datang ke acara seperti inagurasi kantor Twitter di Jakarta & pertemuan teknologi IDbyte milik Shinta Dhanuwardoyo.

    Namun prestasi apa sajakah yg telah ditorehkan Kementriannya tahun ini? Apakah Rudi mampu membuat perbedaan? Tentu saja tak adil jika kita menilai prestasi Kemenkominfo sebelum genap masa jabatan Rudiantara berakhir. Namun, memasuki penghujung tahun, tak ada salahnya untukmengamati kebijakan-kebijakan apa saja yg masih mandek.

    Berikut lima isu yg belum dituntaskan oleh Rudiantara.
    Baca juga: 5 Fakta menarik tentang Rudiantara
    1. Mana dana miliaran dolar untuk startup teknologi?[​IMG]Sumber gambar 401(K) 2012

    Pada bulan Februari, Rudiantara mengatakan telah menargetkan dana sebesar 1 miliar dolar (sekitar Rp1,37 triliun) untuk membantu mengembangkan startup digital di Indonesia. Beliau mengklaim kalau dana tersebut akan dikumpulkan dari para raksasa konglomerat di negara ini. Ia menginstruksikankepada mereka untuk tidak menyimpan uangnya di bank asing, namun menginvestasikannya di perusahaan lokal.

    Saya telah mendekati beberapa konglomerat, namun seperti apa hasilnyaakan diberitahukan lagi nanti, ucapnya beberapa waktu lalu.

    Rudiantara menambahkan bahwa ia berharap untuk mencapai target pendanaan di tahun ini & telah mendapatkan beberapa janji dari para konglomerat tersebut. Uang tersebut akan dialirkan pada VC independen, tanpa campur tangan pemerintah.

    Selagi para keluarga konglomerat Indonesia sedang mencari cara untuk berinvestasi di ranah teknologi nasional, kami hampir tak mendengar inisiatif lebih lanjut dari Pak Menteri untuk mengumpulkan sejumlah modal tersebut. CNN Indonesia mengatakan rencana tersebut mandek
    2. Roadmap e-commerce yg terlalu lama digodok
    Kerangka peraturan e-commerce di Indonesia telah menjadi topik hangat yg diperdebatkan tahun ini. Hal itu juga menjadi proses yg lambat & melelahkan. Minggu lalu, pemerintah akhirnya mengumumkan bahwa mereka akan mencabut e-commerce dari Daftar Negatif Investasi (DNI), & menambahkan bahwa pihak asing dalam waktu dekat diperbolehkan untuk mendapat porsi kepemilikan saham hingga 33 persen di sektor e-commerce lokal.

    [​IMG]

    Franky Sibarani, selaku ketua Badan Koordinasi penanaman modal, mengatakan pihaknya telah menerima usulan untuk membatasi investasi minimal sebesar $15 juta (sekitar Rp207 miliar).

    Diskusi mengenai rencana ini telah dibicarakan sejak bulan Desember tahun 2014 tanpa menghasilkan bukti yg konkret. Rudiantara juga dilaporkan mengatakan bahwa rencana tersebut telah mencapai 90 persen.

    Meski demikian, DNI hanya satu dari sekian problema. Saat ini Indonesia menghadapi enam masalah yg menghambat pertumbuhan bisnis e-commerce nasional: pendanaan, pajak, perlindungan kosumen, infrastruktur komunikasi, logistik, serta pendidikan & SDM.

    Jika Kemenkominfo menyelesaikan semua masalah di atas, kemungkinan kerangka e-commerce sudah selesai dalam waktu satu tahun. Namun, beberapa pihak meyakini bahwa akan sulit untuk menyelesaikan hal tersebut sesuai rencana. Alasannya karena roadmap harus melibatkan masukan dari berbagai kementerian, bukan hanya Kemenkominfo.
    Baca juga: Rudiantara: Pemerintah Tak Ingin Mempersulit Regulasi Startup
    3. Akses Vimeo, Reddit, & Imgur masih diblokir
    Tahun lalu, saat Rudiantara berbicara di atas panggung Tech in Asia, beliau mengatakan bahwa ia sedang berusaha untuk mengembalikan akses Vimeo ke Indonesia. Vimeo diblokir oleh pemerintah karena ada sebagian film & video dokumenter yg mengandung konten dewasa.

    Kami sedang dalam proses diskusi dengan pihak Vimeo mengenai cara agar pengguna Indonesia tidak bisa mengakses konten pornografi, ujar Menkominfo pada tahun 2014 silam.

    Beliau juga mengatakan bahwa ia sedang menyusun kerangka final mengenai konten web yg seperti apa yg bisa & harus disensor oleh pemerintah. Kerangka aturan ini nantinya akan mempermudah pengguna untuk memahami konten yg dapat mereka buat, kurasi, & post secara online di negara ini.
    [​IMG]

    Vimeo & Reddit termasuk ke dalam domain situs yg diblokir di Indonesia, meskipun keduanya bukanlah situs porno. Imgur & Reddit awalnya diblokir penuh, meskipun beberapa bulan sebelumnya sebagian pengguna melaporkan bahwa kedua situs tersebut dapat di akses. Namun, nampaknya situs-situs tersebut tak terblokir di semua penyedia layanan internet.

    Hal itu dirasa kurang adil. Pasalnya, gambar-gambar pornografi seperti itu dapat ditemukan di berbagai macam situs & jaringan seperti Twitteryang tetap beroperasi tanpa kendala.

    Masyarakat belum mendengar usaha lebih lanjut dari Rudiantara untuk membuka blokir situs-situs tersebut.
    Baca juga: Fokus Perundangan E-commerce, Rudiantara Tak Boleh Abaikan Isu Pemblokiran Website & Privasi
    4. Aturan perakitan smartphone
    Selama beberapa bulan ini, rumor berkembang di Ibukota bahwa sebagian komponen perangkat mobile 4G di Indonesia harus diproduksi secara lokal. Rudiantara mengatakan kepada Tech in Asia bahwa smartphone impor merupakan salah satu penyumbang terbesar defisit neraca perdagangan Republik Indonesia. Ia merasa harus mengatasi masalah tersebut.

    [​IMG]

    Mulai Januari 2017, semua perangkat 4G LTE yg dijual di Indonesia wajib mengandung 30 persen total kandungan dalam negeri (TKDN). 30 persen yg diwajibkan tersebut dapat berupa software, hardware, & perakitan.

    Namun aturan ini masih belum jelas bagi merek ponsel global. Bagaimana dengan Apple? Atau Motorola? Atau Huawei? Hugo Barra, VP Xiaomi global, pada awal 2015 mengatakan bahwa ia merasa aturan ini masih belum jelas. SehinggaXiaomi tak menjamin akan merilis ponsel 4G di Indonesia.

    Rudiantara menandatangani Perkeminfo perihal penetapanTingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada tanggal 3 Juli. Sebagai langkah antisipasi atas aturan yg akan segera berlaku ini, Samsung berinvestasi dengan membangun pabrik baru di Indonesia.
    5. Masyarakat bisa dijebloskan ke penjara atas kicauan mereka
    Beberapa tahun ke belakang, hukum ITE Indonesia mengenai pencemaran nama baik yg kontroversial menjadi perhatian di kalangan media & aktivis. Pada tahun 2014, masalah ini mengemuka ke ranah publik setelah Benny Handoko ditahan, dinyatakan bersalah, & dihukum satu tahun kurungan atas kicauannya yg dianggap mencemarkan nama seorang politikus negeri.

    Pada bulan Juni 2014, seorang perempuan berusia 29 tahun asal Yogyakarta bernama Handayani dituduh melanggar hukum setelah menulis kritikannya di Facebook.Ketika itu iamengkritikmanajemen toko perhiasan di kotanya. Kasus ini berlangsung selama beberapa bulan. Pada bulan September pihak berwenang menjebloskan Handarani ke dalam penjara beberapa hari sebelum diadili.

    [​IMG]

    Daftar kasus ini masih berlanjut. Pada bulan November 2014, Rudiantara mengatakan kepada Tech in Asia bahwa ia sedang memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah ini dalam tiga opsi: mengurangi masa tahanan bagi mereka yg terbukti bersalah, menunjuk aparat khusus yg paham terhadap masalah yg terjadi, / mengedukasi aparat agar lebih paham jika terjadi kasus serupa. Pada bulan April, Time mengatakan Rudiantara menjanjikan revisi UU ITE dalam agenda parlemennya tahun ini.

    Namun hingga kini masih belum ada kejelasan.
    Namun, ada hal berjalan dengan baik
    Jaringan 4G mulai bisa dinikmati tahun ini, seperti yg telah dijanjikan.

    Kemenkominfo telah selesai melakukan penataan / refarming transmisi data seluler kecepatan tinggi sebagai langkah bergulirnya layanan 4G LTE. Proses refarming frekuensi 1.800 MHz, yg sebelumnya digunakan untuk jaringan 2G, akan memberikan bandwith yg lebih besar untuk data 4G.

    Meskipun Rudiantara sebelumnya menargetkan ini rampung di akhir September, target sempat molor dari jadwal semula. Terlepas dari itu, menurut pemerintah, proyek tersebut telah selesai. Jadi itu merupakan berita gembira bagi Kemenkominfo.

    The Jakarta Globe melaporkan kalau operator telekomunikasi mulai menawarkan layanan 4G pada frekunesi 1.800 MHz di beberapa kota pada bulan Juli lalu, beralih dari frekuensi 900 MHz. Saat ini, mereka memperbarui infrastruktur untuk memperluas jangkauan nasional.
    Baca juga: Apa Saja Rencana Rudiantara Selama 5 Tahun Menjadi Menkominfo?

    (Diterjemahkan oleh Faisal Bosnia & diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah; Sumber foto tktk)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page