Aplikasi Mobile Banking Penuh Kerentanan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 31, 2015.

Discuss Aplikasi Mobile Banking Penuh Kerentanan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Aplikasi Mobile Banking Penuh Kerentanan

    Wegilant, salah satu perusahaan keamanan perangkat mobile telah membuat sebuah survey bahwa aplikasi mobile banking yg ada saat ini penuh dengan kerentanan. Berdasarkan survey yg dilakukan oleh Wegilent, sekitar 70 persen aplikasi mobile banking yg ada di wilayah Asia-Pasifik sangat vulnerable & mempunyai celah yg bisa dimanfaatkan penyerang untuk mengambil data kredensial dari aplikasi tersebut.

    Ironisnya, kerentanan dalam mobile banking yg disurvey oleh Wegilant ditemukan di ponsel Android. Temuan unik lainnya yg dipaparkan oleh Wegilant adalah 30 persen kerentanan mobile banking di negara India. Hingga akhirnya Wegilant berani menyimpulkan bahwa di negara tersebut kerentanan mobile banking sangat mudah ditemukan.

    Dalam laporannya, Wegilant memaparkan bahwa keamanan mobile banking di India sangatlah kritis. Menurut mereka, jaringan komunikasi antara pengguna dengan server perbankan tidak melalui jalur HTTPS & bahkan tidak menggunakan enkripsi sama sekali. Sekitar 82 persen aplikasi mobile banking di India mempunyai vulnerabilities & memuat 14 bug di dalamnya, kata Wegilant.

    Sangat mengejutkan. Sekitar 5 aplikasi mobile banking mempunyai 50 kerentanan, lanjut laporan tersebut. Temuan lainnya adalah 38 persen memiliki kerentanan dalam hal otentikasi, 33 persen di antara mempunyai kerentanan dalam hal spoofing & 22 persen aplikasi kehilangan akses broadcaster.

    Yoko Acc, peneliti keamanan independen mengatakan bahwa pada tahap pengembangan, developer terka&g menerapkan standar keamanan mobile banking yg tidak sesuai dengan operating system (OS) yg akan digunakan. Lebih lanjut, Yoko menjelaskan, Contohnya adalah ketika sebuah aplikasi mobile banking yg akan digunakan di OS Android, ternyata tidak memenuhi standar keamanan OS tersebut. Kesimpulan yg bisa diambil adalah standar keamanan mobile banking tersebut dapat bersinggungan dengan standar keamanan OS Android.

    Ada kemungkinan mobile banking itu tidak memiliki enkripsi. Sehingga hal tersebut dapat menimbulkan kerentanan yg dapat memicu pada risiko terjadinya kehilangan akun orpun penipuan, kata Yoko. Salah satu rekomendasi yg ia paparkan adalah masyarakat Indonesia yg menggunakan mobile banking bahwa ketika se&g bertransaksi, jangan pernah menggunakan Wifi yg ada di area publik.

    Wifi yg ada di area publik tidak bisa dijamin keamanannya, papar Yoko. Alasannya adalah Wifi di area publik sangat rentan dilakukan penetrasi. Ketika hal itu terjadi, bukan tidak mungkin seorang hacker dapat melihat transaksi yg dilakukan oleh pengguna. Akibat yg bisa terjadi adalah identitas & rahasia pribadi pengguna yg menggunakan mobile banking dapat disalahgunakan.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenAplikasi Mobile Banking Penuh Kerentanan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page