Liga Spanyol Arda Turan Hadir, Kemapanan MSN & Andres Iniesta Terusik?

Discussion in 'Bola' started by Bola, Jul 11, 2015.

Discuss Arda Turan Hadir, Kemapanan MSN & Andres Iniesta Terusik? in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,928
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Sanksi embargo transfer dari FIFA yang menjerat hingga Januari 2016 esok, nyatanya tak menyurutkan geliat Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Hingga kini, mereka bahkan sudah meresmikan dua penggawa anyar untuk musim depan, yakni Aleix Vidal dan Arda Turan.

    Namun terdapat perbedaan mendasar menyoal alasan Barca mendatangkan kedua pemain tersebut. Untuk Vidal jelas, dirinya diboyong dari Sevilla untuk diproyeksikan sebagai bek kanan, calon penerus Dani Alves yang makin menua. Dirinya bahkan bisa mengisi pos winger, jika memang dibutuhkan.

    Sementara pertanyaan besar tertumpu pada Turan, yang jadi permintaan khusus Luis Enrique pada manajemen. Melihat situasi El Barca yang baru saja memenangkan treble, sejatinya keberadaan kapten timnas Turki ini tak terlalu dibutuhkan. Berposisi asli sebagai winger, Barca sudah memiliki trisula tertajam di dunia dalam diri Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar (MSN). Sementara di posisi alternatifnya sebagai gelandang serang, Turan bakal dihadapakan pada pengatur serangan Blaugrana dalam dekade terakhir, Andres Iniesta.

    Paparan itu jelas membuat banderol Turan yang mencapai total €41 juta, akan jadi mubazir jika ujungnya hanya jadi pemain cadangan. Karenanya Goal Indonesia coba menelisik mengapa Enrique begitu menginginkan pemain yang baru bisa dimainkan selepas Januari 2016 ini dalam skuatnya. Apakah mantan pujaan Atletico Madrid ini direncanakan sebagai pengusik dominasi MSN agar semakin kompetitif, atau malah jadi penanda berakhirnya dekade kebesaran Iniesta?Musim lalu tak ada yang sanggup membantah kesempurnaan trio MSN. Bayangkan, kombinasi ketiganya sanggup menghasilkan 122 gol bagi Barca, yang akhir ceritanya adalah treble winners. Dengan performa dan usia Suarez serta Messi yang dalam periode emas, plus Neymar yang bisa berkembang lebih menakjubkan, rasa-rasanya mustahil mengganti salah satu dari mereka dengan penyerang terbaik lainnya saat ini.

    Namun bukan berarti Turan tak punya peluang bersanding dengan mereka. Terkecuali posisi Suarez sebagai penyerang tengah, lulusan akademi Galatasaray ini cukup kompetitif untuk menggantikan peran Messi dan Neymar, yang memiliki peran sebagai winger. Messi? Baiklah, kita singkirkan dahulu nama pemain terbaik dunia empat kali tersebut, lantaran (mungkin) hanya Cristiano Ronaldo yang bisa benar-benar kompetitif menggantikan perannya. Kini tinggal Neymar yang memiliki potensi terbesar disingkirkan Turan.

    Soal produktivitas gol, assist, dan kreasi peluang, Turan memang masih kalah jauh dari Neymar. Namun sang penggawa anyar menghadirkan solusi lain dalam gaya menyerang. Sebuah gaya yang bisa jadi kunci pengurai pertahanan parkir bus lawan, juga pendukung skema tiki-taka ala Enrique yang kini lebih pragmatis.

    Turan merupakan winger cerdas yang kerap memainkan tempo permainan, untuk menarik pertahanan lawan. Pada momen yang tepat, akurasi umpan silangnya yang tinggi bakal jadi pembunuh strategi parkir bus lawan. Sesuatu yang bakal sempurna jika dikombinasikan dengan visi luar biasa Messi, sekaligus penambal 'kelemahan' Neymar yang kadang terlampau eksplosif sehingga tidak efektif.

    Tapi keraguan atas Turan tak lantas dilenyapkan. Pemain yang selalu melakukan sujud syukur selepas mencetak gol ini dicap akan kesulitan beradaptasi, dengan gaya permainan direct pass serta mobilitas tinggi Azulgrana. Ia terbiasa memainkan sepakbola super pragmatis di Atletico, yang jelas amat berlawanan. Dirinya juga bukan pencetak gol ulung layaknya MSN, bahkan kompetitor lain, Pedro Rodriguez.

    "Saya akan bermain di sistem yang baru dan saya pikir saya bisa beradaptasi dengan itu. Proses ini tak akan berjalan mudah, tapi saya harap saya bisa menjalani transisi yang bagus," tutur Turan, menjawab keraguan publik terhadapnya.

    [​IMG]

    Dalam formasi 4-3-3 ala Enrique, selain winger, Turan juga bisa ditempatkan pada posisi alternatifnya sebagai gelandang serang. Di pos tersebut, Barca juga sudah memiliki sosok yang mapan dalam sedekade terakhir, yakni Andres Iniesta. Di sektor ini kans Turan untuk merebut posisi reguler tampak jauh lebih besar. Hal itu terjadi lantaran di Atletico, peran Turan lebih seperti Iniesta ketimbang winger murni. Di sisi lain, peforma El Ilusionista dalam dua musim terakhir juga dinilai menurun, meski tak signifikan.

    Tengok saja paparan statistik keduanya musim lalu, pada tampilan Opta di atas. Nyaris di segala aspek, Turan dan Iniesta amat kompetitif. Sorotannya ada di jumlah umpan yang mereka lepaskan. Secara kuantitas Iniesta memang sedikit lebih banyak, tapi Turan unggul secara kualitas. Ia mengreasikan peluang sebanyak 36 kali, melepaskan empat assist, bahkan lebih subur di depan gawang dengan torehan sepasang gol.

    Namun kehadiran Turan di pos tersebut juga menyamarkan masa depan duo gelandang potensial lulusan La Masia, Sergi Roberto dan Rafinha. Usia Turan yang sudah mengnjak 28 tahun, tentu akan mendekonstruksi rencana jangka panjang Los Cules, jika akhirnya Sergi dan Rafinha dipinggirkan. Terlebih bintang Euro 2008 itu baru bisa bermain Januari esok, manakala usianya bakal bertambah satu angka.

    Bermain di posisi lain, milik Ivan Rakitic dan Sergio Busquets misalnya, jelas bukan solusi bagi Turan. Ia bukan pemain yang bisa menjaga keseimbangan tim layaknya Rakitic dan tak pernah dijadikan poros permainan, yang merupakan tugas Busquets. Konfirmasi pun disampaikan Turan terakait polemik posisinya di Barca musim depan.

    "Hal yang terpenting adalah Luis Enrique menginginkan saya untuk bermain bagi Barcelona. Untuk posisi saya, kami akan melihatnya nanti. Saya sendiri siap bermain di posisi apapun, meski membayangkan bersanding bersama Iniesta dan MSN," terang Turan di hari presentasinya sebagai penggawa anyar Nou Camp.

    Kini kita tinggal menanti jawaban yang akan diberikan Turan lewat performa, tentunya selepas Januari 2016 esok. Apakah dia merupakan sosok tepat yang bisa mendobrak dominasi MSN dan Iniesta, atau malah sekadar penghangat bangku cadangan?

    Bagaimana menurut Anda? Apakah Turan bisa meraih sukses di Barcelona? Sampaikan komentar para pembaca setia Goal Indonesia melalui kolom komentar yang tersedia di bawah ini...


    [​IMG]
    addResponsivePlayer('1npuindfld5oh1e7x5h7dugosz', '', '', 'perf1npuindfld5oh1e7x5h7dugosz', 'eplayer40', {age:1433390612221});

    liga spanyol table, klasemen, seri b, malam ini, terkini, divisi 2, Arda Turan Hadir, Kemapanan MSN & Andres Iniesta Terusik?
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page