Asia-Pasifik Terendah Dalam Implementasi Cyber Security

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 1, 2015.

Discuss Asia-Pasifik Terendah Dalam Implementasi Cyber Security in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Asia-Pasifik Terendah Dalam Implementasi Cyber Security

    Menurut penelitian, pangsa pasar di Asia-Pasifik terhambat oleh standar lokal yg linier dengan standar internasional serta masih lemah dalam implementasi cyber security. Setidaknya itulah hasil riset yg dikeluarkan oleh BSA dengan nama laporannya yg berjudul APAC Cyber Security Dashboard. Bersama dengan lembaga riset Galaxie, BSA melakukan penelitian tentang potensi pasar TI di Asia-Pasifik sekaligus mengukur keberhasilan implementasi cyber security.

    Dalam laporan yg dirilis Selasa, (30/6/15), Asia-Pasifik memiliki tingkat yg rendah pada penerapan kebijakan cyber security. BSA melakukan survey tersebut di sejumlah negara seperti India, Taiwan, Tiongkok, Australia, Jepang, Korea Selatan & bahkan Indonesia. Ada satu hasil penelitian yg dapat menjadi rujukan bagi pemerintah Indonesia jika melihat hasil riset BSA itu.

    BSA mengatakan bahwa Tiongkok, Korea Selatan & Indonesia terhalang oleh standar lokal dalam persyaratan pengetesan produk TI yg tidak linier dengan standar global. Khusus untuk Indonesia, BSA melihat bahwa negara ini masih belum mengembangkan kebijakan cyber security dengan baik. BSA justru melihat negara tetangga seperti Malaysia & Singapura telah lebih baik dalam mengembangkan kebijakan cyber security & bahkan infrastrukturnya.

    Singapura mendapatkan respons penilaian yg positif dari BSA. Indikator positif itu diberikan oleh BSA pada Singapura karena negara tersebut telah mengembangkan master plan kebijakan cyber security selama lima tahun & sudah membentuk agensi pertahanan siber. Singapura pun telah mengembangkan kerja sama publik-privat, membangun edukasi keamanan siber & tidak mempersulit penyedia layanan cyber security yg datang dari luar.

    Setidaknya ada lima area yg menjadi penilaian BSA untuk melakukan penelitian tersebut. Lima aspek tersebut adalah dasar hukum, kapabilitas operasional, kerja sama publik-privat, strategi cyber security di tiap-tiap industri & implementasi edukasi pada masyarakat. Di samping lima area tersebut, BSA pun menilai satu aspek lainnya yg tidak kalah penting. Yaitu regulasi pemerintah yg tidak membatasi or melakukan diskriminasi terhadap vendor produk keamanan.

    Ini bukan kali pertama BSA melakukan penilaian cyber security di Asia-Pasifik. Sebelumnya BSA pernah memuat survey tentang tingkat kematangan implementasi cloud computing termasuk di Indonesia. Menurut penelitian BSA, Indonesia masih dianggap rendah dalam implementasi cloud karena alasan regulasi menjadi salah satu kendalanya.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenAsia-Pasifik Terendah Dalam Implementasi Cyber Security diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page