Bank Indonesia Simpan Amunisi untuk Antisipasi Pengetatan Fed di Masa Depan

Discussion in 'Berita Online' started by KurirBerita, Oct 25, 2018.

Discuss Bank Indonesia Simpan Amunisi untuk Antisipasi Pengetatan Fed di Masa Depan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. KurirBerita Pra TK Level 0

    Messages:
    40
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Game:
    Atlantika
    Region:
    Bandung
    Please sign in/up to view this image/link memilih untuk mempertahankan suku bunga dan menyimpan beberapa kebijakan untuk kemungkinan volatilitas lanjutan. Kenaikan suku bunga 150 basis poin Bank Indonesia sejak pertengahan Mei dan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengekang impor mulai terlihat dampaknya: investor memompa $1,4 miliar ke obligasi pemerintah pada kuartal ketiga dibandingkan dengan $2,3 miliar arus keluar dalam tiga bulan sebelumnya.

    Baca Juga: Please sign in/up to view this image/link

    Oleh: Karlis Salna, Viriya Singgih, Tassia Sipahutar (Bloomberg Quint)

    Please sign in/up to view this image/link mempertahankan suku bunga acuannya dan tidak merubahnya pada hari Selasa (23/10), memilih untuk menyimpan beberapa amunisi kebijakannya untuk kemungkinan volatilitas pasar lebih lanjut yang dipicu oleh suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi.

    Tingkat tujuh hari pembelian kembali diadakan di 5,75 persen, sejalan dengan perkiraan 21 dari 30 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara, yang mengumumkan keputusan tersebut di sebuah briefing di Jakarta, mengatakan tindakan lebih lanjut akan tergantung pada prospek defisit, inflasi dan kurs nilai tukar saat ini.

    Kenaikan suku bunga 150 basis poin Bank Indonesia sejak pertengahan Mei dan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengekang impor mulai terlihat dampaknya: investor memompa $1,4 miliar ke obligasi pemerintah pada kuartal ketiga dibandingkan dengan $2,3 miliar arus keluar dalam tiga bulan sebelumnya.

    Sementara itu dalam upaya untuk memperlambat penurunan rupiah—yang sudah cukup stabil sejak 5 Oktober—Bank Indonesia masih belum keluar dari masalah. Federal Reserve AS sedang bersiap untuk memperketat kebijakannya lebih lanjut, sementara ketegangan perdagangan global terus meningkat, mengancam untuk memperpanjang kekalahan di pasar negara berkembang.

    “Kasus dasar kami tetap merupakan peningkatan bertahap dari tingkat kebijakan ke depan karena ekonomi berkembang di bawah potensi dan Bank Indonesia mungkin ingin mempertahankan perbedaan suku bunga yang menarik dibandingkan dengan negara-negara lain di tengah kenaikan suku bunga Fed,” kata Aldian Taloputra, ekonom Standard Chartered Plc yang berbasis di Jakarta.

    Sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Bloomberg melihat Indonesia mendaki ke tahun depan karena pembuat kebijakan tetap fokus pada mata uang. Nilai tukar rupiah telah turun sekitar 11 persen terhadap dolar tahun ini, di antara pemain terburuk di Asia.

    “Kami pikir bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan sikap moneter ketat dengan peluang kenaikan 25 basis poin pada bulan November untuk mengantisipasi kenaikan Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan Desember,” kata Josua Pardede, ekonom PT Bank Permata di Jakarta.

    Indeks Komposit Jakarta turun 0,7 persen pada penutupan hari Selasa (23/10). Rupiah sedikit berubah dan diperdagangkan pada 15.192 melawan dolar, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun negara sedikit berubah pada 8,6 persen.

    Please sign in/up to view this image/link
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page