Belum Dapat Kerja Usai Kuliah, Apa yang Salah

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Nov 23, 2015.

Discuss Belum Dapat Kerja Usai Kuliah, Apa yang Salah in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,756
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Tingginya jumlah mahasiswa yg lulus dari bangku perkuliahan setiap tahun membuat persaingan untuk mencari kerja semakin sulit & ketat. Tak jarang, mahasiswa memutuskan untuk melanjutkan studi S2 karena lama tak mendapat panggilan kerja.

    IPK tinggi & prestasi lainnya seolah tidak menjadi jaminan akan karier mereka di dunia kerja. Lantas, hal apa yg penting untuk bersaing di dunia kerja?
    Mengasah hardskill
    Dunia perkuliahan mengasah kemampuan akademik mahasiswa. Mereka terlatih untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, & hal teknis lain yg berhubungan dengan jurusan yg sedang ditempuhnya. Hardskill berperan penting dalam dunia kerja, terutama jika mengambil pekerjaan yg sesuai dengan bidang perkuliahan.

    Hardskill inilah yg menjadi dasar dalam melaksanakan pekerjaan. Akan tetapi, bukan berarti mahasiswa yg memilih pekerjaan di luar bidang kuliahnya tidak membutuhkan hardskill. Setiap mata kuliah & jurusan memiliki hardskill yg beragam, namun penerapannya bisa di bidang yg sama maupun di luar bidang yg bersangkutan.

    Sebagai contoh, seorang mahasiswa dari jurusan bahasa memiliki hardskill bahasa asing, namun bukan berarti ia harus menjadi guru / penerjemah saja. Hardskill tersebut juga dapat dipakai jika ia memutuskan untuk bekerja di luar bidangnya, misalnya dengan menjadi manajer di sebuah perusahaan. Selalu ada kesempatan untuk memanfaatkan hardskill kita di dunia kerja, apapun tipe hardskill itu.
    Jangan lupakan skill yg lain
    Namun, dunia kerja menuntut lebih dari sekadar hardskill saja. Hardskill yg diimbangi dengan softskill akan menjadi sangat baik. Berbeda dengan hardskill, softskill adalah kemampuan non-akademik. Contohnya, manajemen waktu, kontrol emosi, pengaturan stres, rasa percaya diri, pengembangan karakter, menumbuhkan sikap kepemimpinan, & kemampuan berkomunikasi dengan orang lain.

    Softskill dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu interpersonal & intrapersonal. Softskill interpersonal menyangkut hubungan kita dengan orang lain, & intrapersonal softskill lebih mengarah ke diri kita sendiri. Dengan mengasah softskill, kita akan meningkatkan kemampuan adaptasi dengan rekan kerja sekaligus meningkatkan kemampuan diri sendiri.

    Adaptasi ini sangat penting saat kita memasuki lingkungan kerja baru yg masih cenderung asing. Selain itu, dengan kemampuan komunikasi yg baik, pastinya pekerjaan kita juga akan lancar, baik dengan rekan di kantor / jika harus bertemu dengan klien.

    Tidak bisa dibandingkan mana yg lebih penting, hardskill / softskill. Akan tetapi, kedua skill tersebut sangat penting dalam dunia kerja. Memiliki keduanya akan menjadi nilai plus tersendiri untuk memasuki dunia kerja. Buat kamu yg belum memulai mengembangkan softskill & hardskill, yuk mulai dari sekarang.

    Caranya mudah, coba analisa diri kamu sendiri, lihat skill apa yg masih kurang & kembangkanlah. Tidak ada salahnya untuk mencoba, kan. Karena kita lah yg paling mengerti kemampuan serta perkembangan diri sendiri.

    Baca Juga: Startup / Korporat, Manakah yg Sebaiknya Dipilih Sebagai Pekerjaan Pertama?

    Bagi kamu mahasiswa yg tertarik dengan Campus Visit & ingin menjadi bagian dari komunitas ini, kami mempersilakan kamu untuk bergabung ke dalam grup Facebook Tech in Asia Campus Visit. Dalam grup ini, kamu akan bertemu dengan mahasiswa lainnya yg berjiwa entrepreneur & dapat saling berbagi informasi yg menarik & berguna.

    (Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah & Pradipta Nugrahanto. Sumber gambar:Hobvias Sudoneighm)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page