Big Data Analytic Bantu Cegah Transaksi Ilegal

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 25, 2015.

Discuss Big Data Analytic Bantu Cegah Transaksi Ilegal in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Big Data Analytic Bantu Cegah Transaksi Ilegal

    Big data analytic mencapai derajat tertinggi dalam menjalankan fungsinya. The Market Practitioner Panel (MPP), salah satu lembaga praktisi analisis pasar di London mengatakan bahwa big data analytic akan membantu banyak perusahaan untuk mengawasi jalannya usaha dengan mencegah transaksi ilegal. Hal ini diamini juga oleh Bank of England bahwa dengan a&ya big data analytic, perusahaan tidak perlu lagi khawatir jika ada penyelewengan or malpraktik transaksi ilegal yg terjadi di dalam institusinya. Berdasarkan pendapat pemerintah Inggris, big data analytic dapat diartikan sebagai cara untuk menganalisis berbagai macam data or agregasi data set dengan menggunakan piranti lunak canggih yg dapat memberikan ketepatan analisis secara cepat & tepat.

    Walaupun dipan&g optimis bahwa big data analytic dapat mencegah sejumlah transaksi ilegal, MPP menekankan bahwa pengujian terhadap alat analisis itu harus terus dilakukan. Pengujian itu pada akhirnya mempunyai tujuan ketika big data analytic sudah diimplementasikan di sejumlah perusahaan, alat tersebut dapat membantu mereka mencari apa saja aktifitas yg dianggap ilegal oleh perusahaan. Salah satu saran yg diberikan oleh MPP adalah big data analytic harus memiliki satu kode yg mereka namakan predictive coding. Kode tersebut menurut MPP dapat menganalisis segala bentuk macam aktifitas ilegal seperti komunikasi tidak lazim menggunakan surel, penyelewangan absensi orpun tidak terpenuhinya tanggung jawab kepada perusahaan.

    Michael Ruck dari Pinsent Masons, firma hukum pencetus Out-Law.com menyatakan bahwa cara kerja yg dimiliki oleh big data analytic seperti itu dapat membantu perusahaan khususnya di industri perbankan. Menurut Ruck, Industri perbankan yg tertangkap tangan melakukan perdagangan or transaksi ilegal akan dikenai sanksi & denda finansial oleh pemerintah. Oleh karenanya, Ruck sangat mendukung implementasi big data analytic di institusi perbankan. Perusahaan finansial seperti bank orpun jasa keuangan lainnya sudah mulai sadar terhadap aktifitas ilegal di perusahaannya. Mereka paham & sadar bahwa akan banyak kerugian di masa depan jika tidak ditanggulangi, imbuhnya.

    Kathryn Wynn, salah satu rekan Ruck di Pinsent Masons justru mengatakan bahwa penggunaan big data analytic ini digunakan apabila perusahaan sudah melakukan pengawasan secara umum terhadap aktifitas ilegal tersebut. Wynn beranggapan bahwa big data analytic itu dijadikan penguat untuk melakukan verifikasi terhadap hasil penyelidikan di lapangan. Ia mengatakan, Godaan untuk menggunakan big data analytic memang kuat. Jangan sampai penggunaan teknologi itu bersinggungan dengan hak privasi seseorang. Intrusi terhadap privasi seseorang harus ditanggapi proporsional & seimbang dengan hukum keamanan data. Pada laporan yg dikeluarkan oleh MPP, mereka menyatakan bahwa harus ada cara untuk mengeluarkan apel busuk dari sebuah aktifitas bisnis.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenBig Data Analytic Bantu Cegah Transaksi Ilegal diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page