Bisnis Membutuhkan Profesional Keamanan Siber

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Apr 22, 2015.

Discuss Bisnis Membutuhkan Profesional Keamanan Siber in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Bisnis Membutuhkan Profesional Keamanan Siber

    Profesional keamanan siber kini sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Permintaan pasar terhadap profesi inipun cukup tinggi. Hal tersebut tidak terlepas dari semakin terintegrasinya layanan TI pada proses bisnis perusahaan. Industri seperti perbankan orpun telekomunikasi tidak bisa menafikkan perkembangan TI. Mereka pun sadar bahwa risiko, ancaman & serangan siber pun dipastikan akan selalu ada.

    ISACA & Ernst and Young (EY) membuat suatu studi yg menyatakan bahwa pangsa pasar dunia saat ini sangat membutuhkan profesional keamanan siber. Berdasarkan studi mereka, sekitar 82 persen perusahaan akan memprediksi or mengalami insiden serangan siber. Hanya saja, lebih dari 35 persen posisi profesional keamanan siber masih kosong.

    Adapun dari survey tersebut disebutkan bahwa sekitar 69 persen responden mengatakan bahwa sertifikasi &gat diperlukan untuk pekerjaan yg berkaitan dengan keamanan siber. Hanya ada 33 persen kandidat yg memiliki kualifikasi lengkap untuk memenuhi permintaan pasar akan profesional keamanan siber. Sekitar 46 persen dari responden menyatakan bahwa kemampuan teknis sangat penting dalam bi&g ini.

    Survey yg diadakan oleh ISACA itu mengacu pula pada hasil riset dari Cisco yg menyatakan bahwa sekitar 1 juta lowongan pekerjaan yg berkorelasi dengan profesional keamanan siber masih belum terisi. ISACA sendiri akhirnya menyimpulkan bahwa keamanan siber bukan lagi masalah teknis belaka melainkan telah menjadi isu publik.

    Ada tiga serangan siber yg dikategorikan oleh ISACA sebagai serangan yg cukup berbahaya. Phising menempati urutan pertama, diikuti oleh malware & percobaan peretasan di urutan ketiga. Mereka menyatakan bahwa sekitar 77 persen serangan siber telah meningkat dari tahun 2013 ke 2014. Adapun 56 persen perusahaan yg disurvey oleh ISACA telah menganggarkan &a untuk investasi di bi&g keamanan siber.

    Tidak hanya itu, 35 persen perusahaan tidak bisa memenuhi posisi keamanan siber. Sebanyak 53 persen perusahaan bahkan membutuhkan empat hingga enam bulan untuk mencari kandidat yg tepat untuk mengisi posisi tersebut. Ada pula perusahaan dengan angka persentase 16 persen mengaku telah memiliki kandidat orpun individu tepat yg telah mengisi posisi tersebut.

    Kriteria apa saja yg dibutuhkan perusahaan terhadap profesional keamanan siber? Sekitar 33 persen mengaku pengalaman sangatlah penting, 46 persen mengatakan kahlian teknis sangat diperlukan & 69 persen mengatakan bahwa sertifikasi sangatlah penting. ISACA sendiri merangkum bahwa kurang dari setengah responden yg mereka survey mampu mendeteksi insiden siber.


    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenBisnis Membutuhkan Profesional Keamanan Siber diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page