Bodoh Ga Sih, Rela Ngantri Berhari-Hari, Kelaperan Cuma Untuk `iPhone BARU`?

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Sep 24, 2013.

Discuss Bodoh Ga Sih, Rela Ngantri Berhari-Hari, Kelaperan Cuma Untuk `iPhone BARU`? in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,635
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    <p style="text-align: justify;">Hei Guys,</p><p style="text-align: justify;">Beberapa waktu lalu Apple telah meluncurkan ponsel terbaru dari Apple yakni iPhone 5S. Peluncuran pertama yang dilokasikan dinegeri paman SAM ini memang mengundang perhatian dunia. Dan seperti yang sudah biasa terjadi pada peluncuran-peluncuran sebelumnya, antrian panjang memenuhi detik-detik peluncuran iPhone 5S bahkan sampai ada yang rela antri dari 2 hari sebelumnya menginap dan membawa kantung tidur. Pertanyaannya, bodoh ga sih melakukan hal tersebut?</p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/5240eea189b7f137998710500554702.jpg" alt="Bodoh Ga Sih, Rela Ngantri Berhari-Hari, Kelaperan Cuma Untuk `iPhone BARU`?" width="550" height="366" /></p><p style="text-align: justify;">Antrian yang terjadi dari setiap peluncuran gadget buatan Apple ini memang sudah menjadi tradisi umum. Bukan hanya dinegara Amerika Serikat melainkan di banyak negara. Entah apa tujuan mereka sampai rela menginap kelaparan, tidur ditempat antrian dan kedinginan hanya untuk sebuah 'Iphone". Layakkah mereka melakukan semua itu?</p><p style="text-align: justify;">Dalam sebuah video yang diunggah ke youtube, terdapat sebuah inspirasi yang memperlihatkan antrian panjang yang terjadi dibeberapa negara saat peluncuran iPhone 5S terjadi. Bukan hanya pemuda, bahkan orang tua, sampai bahkan remaja wanita pun rela mengantri. Bukan hanya 9 jam mengantri tetapi bahkan ada yang sampai 30 jam, dan bahkan 48 jam!</p><p style="text-align: justify;">Video youtube yang berdurasi 5 menit ini memberikan gambaran betapa bodohnya jaman sekarang akan teknologi. Apakah sebegitu penting 'ponsel canggih' sampai rela mengantri sampai berhari-hari? Ketika ditanya alasan "MENGAPA SAMPAI RELA ANTRI" para antrian pun bingung menjawab pertanyaan. Video ini diambil pada saat detik-detik peluncuran iPhone 20 september 2013 kemarin. Jam 1 pagi di kawasan 59 Street New York, antrian panjang sampai keluar jalan pun terlihat. Bayangkan apakah mereka tidak punya pekerjaan atau kegiatan lain selain mengantri?</p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/5240eea05e1e81379987104iphone-5s-line.jpg" alt="" width="500" height="281" /></p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/5240eea0e84a91379987104207675-45835d60-2164-11e3-9f61-57eacabc40ee.jpg" alt="" width="550" height="310" /></p><p style="text-align: justify;">Apa bedanya membeli iPhone 5S setelah waktu peluncuran ketimbang harus ngantri berhari-hari? Bukan hanya di New York, Prancis, Jerman dan bahkan pengatri di Jepang sampai rela kesapu badai yang hampir merenggut nyawanya hanya untuk mendapatkan iPhone 5S, Damn what's wrong with these people this day?</p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/5240f00f019411379987471207786-5a6c4052-2164-11e3-9f61-57eacabc40ee.jpg" alt="" width="550" height="310" />
    </p><p style="text-align: justify;">Pertanyaannya adalah untuk apa semua itu? Apakah harus menunjukkan loyalitas terhadap suatu brand sampai membuat tubuh menggigil kedinginan, kecapaian sampai hal-hal tidak enak lainnya? Lalu setelah berhasil mendapatkannya, apakah itu sama seperti anda mendapat emas satu karung? Yang ada malah membuang energi + duit yang tidak sedikit. Sungguh aneh tapi nyata, berikut adalah video yang berhasil diambil:</p><p style="text-align: justify;">&nbsp;</p><p style="text-align: center;"></p></div>

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page