Candi Kamasutra – Khajuraho

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Aug 20, 2014.

Discuss Candi Kamasutra – Khajuraho in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Kelompok Monumen Khajuraho adalah sekelompok candi (kuil) Hindu & Jainisme yg terletak di Khajuraho (bahasa Hindi: ), sebuah kota di negara bagian Madhya Pradesh, distrik Chhatarpur, sekitar 620 kilometer (385 mil) sebelah tenggara New Delhi. Candi-candi ini adalah salah satu daya tarik wisata paling populer di India.

    Khanjuraho memiliki banyak bangunan kuil Hindu & Jainisme periode pertengahan yg terkenal akan patung-patungnya yg erotis. Kelompok monumen Khajuraho masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO, & dianggap sebagai salah satu dari “tujuh keajaiban” India. PERHATIAN!!! Postingan ini hanya untuk 17 tahun keatas & demi pengetahuan semata.

    Nama Khajuraho, berasal dari nama purba “Kharjuravhaka”, dari kata dalam bahasa Sansekerta kharjura = kurma & vhaka = “orang yg membawa”.

    Seperti yg dikutip dari Alam Mengembang Jadi Guru, Pada pertengahan abad ke-19 insinyur Inggris T.S. Burt ditugaskan untuk menjelajahi hutan-hutan india tengah. Dalam perjalanannya ia menemukan serangkaian candi berukir, terbuat dari batu pasir merah muda & kuning, menggambarkan adegan pesta pora, masturbasi & bahkan nafsu kebinatangan.

    Meskipun insinyur Burt menganggapnya sebagai kuil kuil ‘ofensif’ , ‘luar biasa bersejarah’ akan menjadi deskripsi yg lebih baik. Kuil Khajuraho, yg hanya 22 dari 85 yg asli tetap berdiri, diciptakan antara tahun 950 & 1150 M oleh para raja Chandel.

    Meskipun kama sutra tidak berasal dari lokasi candi ini, namun buku tersebut menjadi kitab suci dalam budaya. Praktek seksual Tantra secara luas digunakan di India selama abad pertengahan & dihormati dalam arsitektur masa itu.

    [​IMG]

    Setiap bagian dari eksterior candi dipahat dengan bentuk erotis. Namun, kuil-kuil ini dimaksudkan sebagai tempat ibadah untuk dewa-dewa & di dalam kuil, tidak ada gambar erotis muncul.

    [​IMG]

    Para antropolog telah menyarankan ini adalah untuk mendorong pengunjung untuk meninggalkan keinginan seksual mereka di luar, sebelum memasuki kuil untuk berdoa.

    [​IMG]

    Selain itu, ukiran menggambarkan orang-orang, bukan dewa, menunjukkan dewa berada di luar godaan seks.

    [​IMG]

    Meskipun menggambarkan manusia, kuil Khajuraho tidak menggambarkan orang-orang biasa.

    [​IMG]

    Para wanita memiliki payudara penuh & pinggul yg besar & orang-orang yg cukup kuat untuk mengangkat beberapa perempuan secara bersamaan. Tidak semua fantasi, beberapa ukiran menunjukkan situasi moral.

    [​IMG]

    Dalam satu adegan, seorang pria mengawini seekor kuda. Seorang pria yg kedua menyembunyikan kepalanya karena malu untuk menonton tindakan seperti itu. Secara keseluruhan, sebagian besar ukiran menunjukkan adegan seperti eksplorasi seksual, kepuasan seksual & kecanggungan seksual.

    Ada banyak penafsiran atas ditampilkannya adegan erotis ini dalam ukiran kuil Hindu ini. Salah satu penafsiran adalah dalam pan&gan para dewa, seseorang harus menanggalkan hasrat seksualnya di luar kuil. Juga menunjukkan bahwa makhluk surgawi adalah atman or jiwa yg murni, yg tidak terpengaruh oleh hasrat seksual, pesona fisik & kemolekan tubuh. Ada juga yg mengaitkannya dengan praktik seksual Tantra. Kurva ukiran di luar kuil melambangkan tubuh manusia & perubahan yg dialami tubuh manusia, serta kenyataan kehidupan.

    [​IMG]

    Sekitar 10% ukiran ini menampilkan tema seksual yaitu adegan seks sepasang manusia. Sisanya menampilkan adegan kehidupan sehari-hari masyarakat India kuna. Sebagai contoh, adegan menampilkan seorang perempuan tengah mengenakan kosmetik riasan wajah, pemain musik, pembuat tembikar, peternak, & beberapa profesi lainnya. Semua adegan kehidupan duniawi itu juga terletak berjauhan dengan patung dewa & dewi. Kekeliruan penafsiran yg umum adalah; karena bangunan tertua di Khajuraho adalah kuil, maka ditafsirkan adegan seks itu dilakukan oleh dewa & dewi, padahal itu menggambarkan kegiatan manusia biasa.

    [​IMG]

    Sudut pan&g lain diberikan oleh James McConnachie. Dalam tulisannya mengenai sejarah Kamasutra, McConnachie menggambarkan bahwa 10% patung-patung “panas” Khajuraho adalah “puncak seni erotik”: “Bidadari dengan payudara yg penuh & pinggul besar & tubuh meliuk dihiasi perhiasan ini mempercantik panel dinding bagian luar. Apsara bertubuh sintal & indah ini merajalela di seluruh permukaan batu, mengenakan make-up, mencuci rambut, bermain, menari, & terus menerus melepas & mengenakan pakaian mereka… Selain bidadari surgawi ini terdapat pula griffin & makhluk-makhluk surgawi, dewata penjaga, & yg paling terkenal, para maithuna dengan tubuh yg saling terkunci, para pasangan yg tengah bercinta.”

    [​IMG]

    Karena menampilkan ukiran adegan hubungan seksual maka situs ini dijuluki kuil Kamasutra, meskipun demikian tidak disebutkan jenis-jenis posisi tersebut, juga tidak menggambarkan secara pasti filosofi Kamasutra karya Vatsyayana yg terkenal itu. Dengan bentuk “perpaduan aneh antara aliran Tantra & motif kesuburan, dengan dosis besar ilmu sihir” maka dinilai bahwa dokumen yg lebih mementingkan kesenangan daripada menghasilkan keturunan adalah hal yg remeh. Patung-patung ini dengan sengaja ditempatkan berdasarkan diagram sihir simbolis yg disebut “yantra” yg dirancang untuk menyenangkan roh jahat. Alamkara (ornamentasi) ini mengungkapkan ekspresi seni canggih yg melampaui hal alami; gambar seksual menampilkan kekuatan & keperkasaan, yg merujuk kepada penguasa yg perkasa.

    [​IMG]

    Saat ini Khajuraho adalah rumah bagi 3.000 orang sederhana, kaya akan budaya tradisional India. Meskipun toko-toko suvenir menjual kartu bermain menyampaikan instruksi kama sutra, kota ini terkenal bagi penduduk Jain yg taat. Jainisme adalah sebuah sekte yg ketat percaya non-kekerasan, usaha sendiri, membebaskan jiwa & penolakan terhadap barang-barang mewah.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Candi Kamasutra – Khajuraho diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page