Liga Italia CATATAN: Gianluigi Buffon Adalah Kiper Terbaik Sepanjang Masa

Discussion in 'Bola' started by Bola, Mar 18, 2016.

Discuss CATATAN: Gianluigi Buffon Adalah Kiper Terbaik Sepanjang Masa in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Pada sesi tanya jawab dengan fans muda Juventus tahun lalu, seorang anak laki-laki berdiri dan memperkenalkan dirinya sebagai Lorenzo dari Parma.

    "Ini pertanyaan saya," ujarnya. "Mengapa Anda memutuskan untuk turun ke Serie B bersama Juventus [pada 2006] ketika Anda seorang pemenang Piala Dunia, dengan banyak klub menginginkan Anda?"

    "Hai Lorenzo," jawab Buffon, "Katakan halo kepada Parma untuk saya ketika Anda pulang - itu selalu memiliki tempat di hati saya.

    "Saya memilih untuk turun ke Serie B dengan Juve karena saya memikirkan Anda. Saya memikirkan Anda karena, dalam sepakbola, kami berbicara banyak. Tetapi saya sangat yakin dalam momen-momen tertentu Anda harus menggantikan kata-kata dengan perbuatan."

    Buffon menghabiskan seluruh karirnya dengan membiarkan sepakbola berbicara untuknya. Ketika mantan pelatih Parma Nevio Scala datang kepadanya pada 18 November 1995 dan mengatakan, dia mungkin akan melakukan debut profesional melawan AC Milan keesokan harinya, dia yang baru berusia 17 tahun menjawab dengan sederhana: "Tidak masalah, coach."

    Keesokan siangnya, Buffon menampilkan salah satu performa kiper terbaik yang pernah dilihat di Serie A, membuat penyelamatan demi penyelamatan dengan Parma meraih hasil mengejutkan imbang 0-0 melawan klub yang diperkuat George Weah dan Roberto Baggio.

    Namun Buffon enggan berselebrasi setelah itu. Bahkan ketika media datang kepadanya untuk mencari sepatah kata dari pemuda sensasional ini, dia hanya berterima kasih kepada Scala dan Parma atas kepercayaan yang diberikan. "Itu seperti melakukan hal paling normal di dunia," ungkap mantan rekannya, Allesandro Melli. "Nyaris seperti dia tidak menyadari apa yang telah dia lakukan."

    [​IMG]

    Terlepas dari fakta, Buffon kemudian menjadi kiper paling mahal dalam sejarah ketika dia meninggalkan Parma ke Juventus pada 2001 dan kemudian menjadi pemenang Piala Dunia bersama Italia lima tahun berselang, dia tidak kehilangan kerendahan hatinya.

    Ketika Juve terdegradasi karena keterlibatan dalam skandal Calciopoli, Buffon menolak tawaran Inter, AC Milan dan ARsenal. "Jika saya menjadi juara dunia, itu berkat Juve," ujarnya saat itu. "Saya bisa bertahan dengan satu tahun di divisi kedua dan saya mencoba sesuatu baru dengan memenangkan gelar Serie B."

    Pria yang menepati kata-katanya, Buffon memainkan peran krusial dalam keberhasilan Juve kembali ke Serie A di musim pertama. Loyalitasnya tidak akan pernah dilupakan oleh fans Bianconeri. Tetapi dia memang seperti itu. Dia tidak pernah lupa dari mana dia berasal. Karena itulah dia menyebut Parma dalam sebuah sesi tanya jawab. Karena itulah dia menginvestasikan dana ke klub kampung halamannya, Carrarese. Dan karena itu juga dia menyapa Federico Bernardeschi seperti saudara ketika pemain yang juga berasal dari Carrara itu diundang berlatih ke timnas Italia. "Dia memeluk saya dua atau tiga kali," ujar bintang Fiorentina itu kepada Gazzetta dello Sport. "Itu perasaan yang luar biasa. Bulu kuduk saya berdiri."

    Tindakan terpuji dan kemurahan hati seperti itu sangat mengagumkan dalam level kemanusiaan, tetapi menurut mantan kiper utama AC Milan, Giovanni Galli, hal itulah yang membuat Buffon sebagai kiper hebat. Ketika ditanya awal pekan ini, apa yang membuat Buffon melebihi kiper lain, Galli menjawab: "Karakter dia, di mana itu paling penting bagi seorang kiper."

    Tentu, ketika Buffon di Parma, Scala, Melli dan lainnya menyadari kedewasaan yang ada pada usia muda dirinya. Namun, saat ini, pelatih Juve Massimiliano Allegri secara reguler memuji Buffon karena mempertahankan antusiasme seperti seorang pemuda, meyakini hal itu menjadi kunci bagi pemain berusia 38 tahun tersebut tetap menjaga kemampuannya dalam level mengagumkan selama dua dekade terakhir.

    Motivasi Buffon tidak diragukan lagi menjadi krusial bagi dirinya untuk mempertahankan peran penting di klub dan negara. Seperti yang dikatakan gelandang Juve, Claudio Marchisio, setelah kemenangan atas Sassuolo pekan lalu: "Gigi sangat penting di ruang ganti dan juga di atas lapangan, baik sebagai kapten dan laki-laki. Dia membuktikan profesionalismenya dan keinginan untuk berkembang setiap hari."

    Karena alasan itu dia menjadi ikon bagi banyak orang. Paul Pogba mengakui pada tahun pertamanya di Juve, hanya setelah melihat bagaimana Buffon menyikapi setiap sesi latihan dengan semangat hebat, dia menyadari, seberapa besar dedikasi yang dibutuhkan untuk mencapai puncak. Neymar mengakui tahun lalu bahwa dia secara reguler memilih Juventus ketika bermain Playstation hanya agar dia bisa menjadi Buffon.

    Meski, respak dari rivalnya yang akan sangat berpengaruh. Buffon dengan rendah hati mengklaim, Iker Casillas adalah kiper terbaik di era-nya, sementara kiper asal Spanyol itu mengatakan Buffon selalu menjadi inspirasinya. "Siapapun di generasi saya yang bermimpi menjadi kiper, memiliki target untuk menirunya," ujar mantan kiper utama Real Madrid tersebut.

    [​IMG]

    Meski, ada hal-hal yang telah digapai Buffon yang tidak akan pernah bisa disamai. Pencapaian yang tidak akan pernah dilewati. Pada akhir pekan, melawan Torino, kapten Juventus berpeluang besar memecah rekor Serie A Sebastiano Rossi, 929 menit tanpa kebobolan. Itu akan menjadi pencapaian luar biasa tetapi mungkin keberhasilan dia melewati catatan 930 menit milik Dino Zoff pekan lalu lebih memiliki arti simbolis, mengingat Buffon kerap dibandingkan dengan kapten juara Piala Dunia 1982 tersebut. "Dua pemimpin absolut," ujar Galli, "seorang pria memimpin seluruh tim."

    Buffon juga mengalami naik turun, yang masyhur pada 2013 ketika Franz Beckenbauer menyebutnya sebagai 'pensiunan' setelah melakukan blunder yang mengakibatkan kekalahan Juve di perempat-final Liga Champions melawan Bayern Munich. Namun, ia masih di sini dan berada di ambang rekor.

    "Dia kiper terbaik sepanjang masa," ujar mantan rekannya di Juventus, David Trezeguet. "Saya tidak melihat siapapun yang memiliki konsistensi seperti yang Buffon miliki dalam 20 tahun terakhir." Fakta bahwa dia masih bermain dalam level tertinggi meski sudah berusia 38 tahun adalah hal yang sensasional. "Saya tidak bisa menjelaskan, bagaimana dia melakukannya," ungkap Trezeguet. Pelatih Italia, Antonio Conte sepakat: "Menemukan kata yang tepat untuk mendeskripsikan Gigi adalah hal sulit."

    Tetapi, mengapa repot-repot? Seperti yang ingin dibuktikan lagi oleh Buffon akhir pekan nanti, aksi berbicara lebih nyaring daripada kata-kata.



    Bagi pengguna news app Goal dapat menyimak cuplikan pertandingan Liga Primer Inggris, Serie A Italia, dan Ligue 1 Prancis di sini.

    [​IMG]

    liga italia seri a b, liga italia era digital, liga italia tabla, liga italia terkini, liga italia tvri, liga italia klasemen, CATATAN: Gianluigi Buffon Adalah Kiper Terbaik Sepanjang Masa
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page