Liga Jerman CATATAN: Krisis Cedera, Pep Guardiola Kembali Main Pragmatis?

Discussion in 'Bola' started by Bola, Apr 15, 2015.

Discuss CATATAN: Krisis Cedera, Pep Guardiola Kembali Main Pragmatis? in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,246
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Pep Guardiola, arsitek Bayern Munich, mengaku tak pernah mengalami krisis cedera separah ini sebelumnya. "Sepanjang hidup saya belum pernah berada dalam situasi seperti ini," ungkapnya kepada pers minggu lalu. "Situasi kami kritis, sangat kritis." Daftar absensinya amat panjang dengan deretan nama-nama beken sepakbola, termasuk pemain-pemain kampiun Piala Dunia, jawara Liga Champions, dan nomine Ballon d'Or.

    Laga-laga dalam tiga kompetisi datang beruntun dan Guardiola nyaris tak mempunyai cukup pemain untuk mengisi bangku cadangan. Cuma ada tiga pemain outfield dalam lis cadangan untuk laga Bundesliga menghadapi Eintracht Frankfurt pada Sabtu (11/4) lalu; dua pemain homegrown Gianluca Gaudino dan Holger Badstuber, dan satu lagi pemain yang digaet dengan bebas transfer, Sebastian Rode. Begitu kuatnya dominasi Bayern di Bundesliga saat ini -- dengan keunggulan sepuluh poin di puncak klasemen -- tim yang dipilih Guardiola untuk mengawali laga tak mengalami kendala berarti untuk menggasak Frankfurt 3-0.

    Ada berkah di balik masalah, karena hantaman badai cedera justru mempersolid penggawa tersisa dalam skuat Bayern. Untuk sekian lama, mereka terbiasa menggilas lawan-lawan dengan kemampuan pemain-pemain yang lebih superior. Sekarang, mereka dipaksa untuk menemukan cara-cara lain meraih kemenangan. Ada bukti bahwa Bayern kian gemilang di tengah kesulitan.

    "Terdapat dua kemungkinan," ujar direktur olahraga Matthias Sammer, Senin kemarin. "Antara Anda jatuh ke dalam ketidakberdayaan, karena Anda tak memiliki semua pemain dalam kondisi siap, atau Anda fokus pada kelompok kecil tapi kuat yang bisa membangun kekuatan lebih besar lagi. Mereka semua berada dalam kondisi bagus."

    Kemenangan pada akhir pekan melawan Frankfurt datang hanya tiga hari usai duel perempat-final DFB-Pokal kontra Bayer Leverkusen, tim yang lebih baik ketimbang Frankfurt dan yang sempat merepotkan Bayern sebelum akhirnya menyerah lewat adu penalti, seperti halnya ketersingkiran mereka di Liga Champions melawan Atletico Madrid. Pertandingan di BayArena dapat dijadikan bahan analisis untuk mengekspos dampak masalah terkini bagi skuat Die Roten. Bayern kewalahan menghadapi Leverkusen seiring dahsyatnya efek badai cedera yang mereka alami. Permainan sang raksasa Bavaria kurang mengalir, minim inspirasi, dan mereka hanya bisa bernapas lega setelah meraih kemenangan di adu penalti.

    Laga semacam itu bisa menjadi acuan untuk pertandingan nanti malam kontra tuan rumah FC Porto. Jangan harapkan performa atraktif dari Bayern atau hasrat besar untuk langsung menghabisi lawan pada leg pertama. Letih, dengan skuat yang terkikis, Bayern akan senang pulang dari Porto dengan hasil imbang.

    [​IMG]

    Ini akan menjadi partai tandang ke-17 Guardiola di babak gugur Liga Champions. Ia hanya meraih empat kemenangan dari jumlah tersebut. Bukan hal aneh bagi tim besutan Guardiola untuk menahan tekanan, meminimalisir kerusakan, sebelum menggempur lawan di kandang. Contohnya, skor 1-1 versus Shakhtar Donetsk diikuti dengan kemenangan telak 7-0 di Allianz Arena. Bahkan dengan kekuatan penuh sekalipun, tipis kemungkinan Guardiola akan mengincar kemenangan di Estadio do Dragao menghadapi tim yang dilatih oleh eks rekan setimnya di Barcelona, Julen Lopetegui. Dengan kondisi sekarang, ia tak punya banyak opsi.

    Javi Martinez masih absen dan barangkali tidak akan bermain sama sekali di sisa musim ini. Medhi Benatia terpaksa ditarik keluar kontra Leverkusen, dan kian mengurangi stok Bayern di posisi bek sentral. Jerome Boateng lalu menyusulnya absen dalam kemenangan melawan Frankfurt pada akhir pekan akibat "cedera otot" meski pada Senin ia menghadiri sidang perebutan hak asuh anak dengan mantan kekasihnya sebelum terbang ke Portugal.

    Lalu ada David Alaba, pemain kidal multifungsi yang berkembang pesat menjadi salah satu pesepakbola terkomplet di dunia. Ia selalu tampil cemerlang di mana pun Guardiola menempatkannya. Alaba terlilit cedera dalam tugas internasional dan divonis absen dua bulan.

    Bastian Schweinsteiger dan Franck Ribery juga mengisi daftar absensi. Ribery tak bisa pulih tepat waktu dari problem engkel, sedangkan Schweinsteiger juga menderita masalah serupa, ditambah sakit flu.

    Sementara itu, Arjen Robben Selasa kemarin mengungkapkan sekarang ini ia bahkan tak bisa pergi ke toilet tanpa merasakan sakit akibat cedera perut yang dialaminya. Pentingnya keberadaan Robben untuk Bayern barangkali setara dengan Lionel Messi di Barcelona. Guardiola tak bisa begitu saja menggantikan bintang Belanda itu. Ia mesti menemukan cara bermain baru tanpanya.

    Metode tersebut amat terbantu oleh comeback vital yang datang di waktu tepat dari kapten Philipp Lahm dan gelandang Thiago Alcantara. Meski demikian, keduanya sejauh ini masih kekurangan match fitness.

    Permainan Bayern dalam beberapa pekan terakhir kurang mengalir, dengan kemenangan kontra Borussia Dortmund tidak diraih melalui sepakbola indah. Ada banyak umpan panjang dan pelanggaran sistematis untuk menghentikan serangan-serangan Dortmund, pragmatisme yang tampak "bukan Guardiola banget", tapi perlu dilakukannya. Gol tunggal pada laga tersebut diceploskan oleh Robert Lewandowski.

    Bintang Polandia itu sempat menerima kritikan lantaran performanya dianggap tak sesuai ekspektasi, tapi ia bermain cemerlang dalam beberapa minggu terakhir. Lewy membuat dua gol lagi melawan Frankfurt dan itu menjadi penegasan bahwa Guardiola dapat kembali mengandalkannya untuk memimpin garis depan saat melawat ke Portugal. Setali tiga uang, Thomas Muller juga tampil brilian guna mengkover absensi para koleganya.

    Namun ini tak akan menjadi laga mudah untuk Bayern. Porto tengah dalam performa eksepsional. Di panggung domestik mereka terus menempel ketat Benfica, dan di Liga Champions Porto adalah satu-satunya tim tersisa yang belum menelan kekalahan. Porto telah mengemas 21 gol dalam delapan partai sejauh ini, hanya kalah dari koleksi 23 gol Bayern, dan memiliki beberapa talenta ofensif yang pantas disegani. Meski belum benar-benar teruji di Eropa musim ini, mereka akan dipenuhi rasa percaya diri untuk bersaing dengan klub-klub terbaik.

    Bayern, yang membidik partisipasi keempat beruntun di semi-final, berada dalam kategori tersebut. Bahkan dalam situasi terkini sekalipun, Die Rekordmeister tetap lebih baik daripada kebanyakan tim. Tetapi, duel ini baru akan ditentukan di Munich pekan depan. Bayern akan mendapatkan kembali sejumlah penggawa mereka saat itu dan siap menggempur Porto di hadapan publik sendiri.

    "Mereka yang available semuanya mendapatkan kepercayaan kami dan mereka sendiri juga merasa yakin, karena mereka memberikan hasil yang tidak diduga-duga semua orang," kata Sammer. Tentu sebaiknya tidak ada banyak cedera dari sekarang. Tapi momen kekhawatiran telah usai. Kecemasan saya hilang, kini optimisme saya kembali."

    Sampai nama-nama seperti Robben dan Ribery kembali, Bayern akan melihat ke sisi positif dan menganggap periode sulit ini sebagai ujian ketangguhan mereka.

    liga jerman, u19, hari ini, logo, seri b, malam ini, klasemen, CATATAN: Krisis Cedera, Pep Guardiola Kembali Main Pragmatis?
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page