Liga Indonesia Curahan Hati Pieter Huistra Soal Sepakbola Indonesia

Discussion in 'Bola' started by Bola, Dec 20, 2015.

Discuss Curahan Hati Pieter Huistra Soal Sepakbola Indonesia in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Mantan direktur teknik PSSI, Pieter Huistra, kembali mencurahkan isi hatinya setelah sekitar setahun bekerja di Indonesia. Huistra sendiri saat ini memilih untuk pulang ke Belanda, setelah melihat situasi sepakbola Indonesia yang semakin tidak menentu.

    Di dalam situs pribadinya, Huistra menuliskan kembali pengalamannya selama berada di Indonesia. Diawali dengan kedatangannya pertama kali ke kantor PSSI yang penuh energi, di mana menurutnya banyak perubahan yang telah terjadi sejak dua tahun sebelum kedatangannya dalam pengembangan sepakbola di Indonesia.

    Huistra menuturkan konsentrasinya yang terpenting ketika direkrut PSSI adalah untuk mengedukasi pelatih. Di samping itu, dia juga fokus untuk mengembangkan pembinaan usia dini. Menurutnya, semua berjalan dengan baik hingga akhirnya pada Kongres Luar Biasa PSSI, April 2015, Pemerintah melalui Kemenpora membekukan induk organisasi sepakbola tanah air itu. Kemudian dilanjutkan kompetisi Indonesia Super League yang terhenti, hingga FIFA menjatuhkan sanksi suspensi per 30 Mei 2015.

    "Tim Transisi dipasang Pemerintah untuk menggantikan PSSI, tapi itu tidak mempunyai rencana yang jelas bagaimana membantu kemajuan sepakbola," tulis pelatih asal Belanda tersebut.

    "Semua kursus kepelatihan AFC dibatalkan karena suspensi dan final AFF U-16 dan U-19 pindah ke negara lain. Program yang tampak menjanjikan berhenti setelah lebih dari sembilan bulan bekerja keras," tambah pelatih berusia 48 tahun itu.

    SIMAK JUGA
    RESMI: Pieter Huistra Putus Kontrak Dengan PSSI
    Pieter Huistra Sebut Pemain Persipasi Bandung Raya Punya Prospek
    Pieter Huistra Akui Salah Susun 'Starter'

    Masih menurut Huistra, efek dari pembekuan itu juga membuat klub-klub ISL sulit mendapatkan dana dari sponsor sehingga kehabisan uang untuk membayar gaji pemain. Para pemain pun pada akhirnya kehilangan kontrak dan pendapatan mereka karena situasi tersebut. "Ribuan orang terkena dampak keputusan Pemerintah yang membekukan PSSI," tuturnya.

    Di samping itu, mantan pelatih Groningen ini pun mengakui dirinya juga terkena dampak dengan situasi tersebut. Di mana gajinya dihentikan PSSI. Dalam situasi itu, Huistra masih memiliki harapan situasi ini bisa selesai dengan cepat.

    Maka itu, dia terus bekerja membuat perencanaan ke depan dan memberikan klinik dan presentasi untuk pelatih muda. "Saya mencoba untuk mencari sponsor guna mendanai kompetisi usia muda, tetapi perusahaan besar ragu-ragu untuk masuk ke sepakbola dalam situasi sekarang," bebernya.

    Selanjutnya, Huistra bercerita tentang turnamen Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman yang digelar untuk memberikan sebuah harapan dan pemasukan bagi pemain dan pelatih di Indonesia. Dia pun merasa mendapatkan pengalaman yang luar biasa saat menukangi Persipasi Bandung Raya di PJS, yang mana bisa merasakan atmosfer pertandingan dan mengetahui kualitas para pemain.

    "Pengalaman ini membuatku percaya ada sebuah kemungkinan untuk sepakbola Indonesia berkembang. Menyeleksi sebuah tim nasional yang bisa memenangkan pertandingan ketika mereka kembali ke panggung internasional."

    "Tapi ini hanya bisa terjadi ketika PSSI dan pemerintah berdamai dan mulai bekerja bersama-sama. Kemudian para sponsor akan masuk dan sepakbola usia muda bisa mendapatkan dorongan. Sayangnya itu akan terjadi tanpa saya. Saya telah kembali ke rumah dan menatap ke depan untuk sebuah tantangan baru," pungkasnya.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Curahan Hati Pieter Huistra Soal Sepakbola Indonesia
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page