Daftar IPO Perusahaan Teknologi di Asia Tenggara

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 28, 2016.

Discuss Daftar IPO Perusahaan Teknologi di Asia Tenggara in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,756
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Perusahaan teknologi di Asia Tenggara yg melakukan penawaran saham perdana / IPO masih tergolong jarang. Baik perusahaan maupun pasar di wilayah ini masih dianggap belum sempurna. Itulah sebabnya perusahaan teknologi asal Asia Tenggara yg berniat melakukan IPO, cenderung lebih memilih bursa efek Australia / lebih dikenal dengan nama Australian Stock Exchange (ASX).

    Sepertinya tren ini akan berlanjut, sebab Australia sedang melakukan berbagai cara, salah satunya dengan mengiming-imingi pertumbuhan yg menjanjikan bagi perusahaan asal Asia untuk menawarkan saham perdana di negara mereka.

    Malaysia & Singapura memimpin sebagai dua negara Asia Tenggara yg perusahaan teknologinya paling banyak melakukan IPO. Perlu dicatat bahwa dari 13 perusahaan ini, empat di antaranya berafiliasi dengan Catcha Group, kerajaan digital milik Patrick Grove yg menguasai beberapa perusahaan media, properti, & e-commerce di wilayah Asia Tenggara.

    Sebelum kita telusuri daftarnya, berikut sedikit fakta mengenai IPO perusahaan-perusahaan tersebut:

    [​IMG]

    Selanjutnya, mari kita mulai dengan informasi utama tentang IPO tiap perusahaan.
    Baca juga: 5 E-commerce Asia Paling Menggigit di Tahun 2015
    Singapura
    [​IMG]
    Netccentric (ASX: NCL)
    Tahun berdiri: 2006
    Tahun IPO: 2015

    Berdasarkan catatan kami, IPO yg terakhir kali terjadi di Asia Tenggara dilakukan oleh perusahaan pemasaran media digital Netccentric. Perusahaan ini mulai trading saham di ASX pada bulan Juli tahun 2015. Netccentric meraih $9,35 juta (sekitar Rp129 miliar) pada penawaran saham tersebut.

    Netccentric merupakan induk perusahaan yg menaungi enam unit bisnis di area periklanan digital media, di antaranya jaringan periklanan Nuffnang, platform mobile blogging Dayre, & jaringan periklanan media sosial Churp Churp.

    Secara keseluruhan, harga saham mereka sedikit merosot sejak mereka memutuskan untuk go public.
    Migme (ASX: MIG)
    Tahun berdiri: 2006
    Tahun IPO: 2014

    Migme tercatat dalam ASX melalui proses akuisisi terbalik (reverse takeover). Perusahaan yg tercatat di bursa saham mengambil alih perusahaan privat agar pemegang saham perusahaan privat dapat menjadi pemilik mayoritas dari perusahaan yg telah digabungkan tersebut. Proses ini dianggap lebih mudah & lebih sederhana dibandingkan melalui proses pendaftaran saham (listing) yg biasa.

    Dalam hal ini, Migme (dulu kita mengenalnya sebagai Mig33) diambil alih oleh Latin Gold, perusahaan asal Australia yg mengelola eksplorasi mineral & investigasi proyek. Harga saham Migme meningkat semenjak reverse takeover yg mereka lakukan di ASX.
    Ensogo (ASX: E88)
    Tahun berdiri: 2013
    Tahun IPO: 2013

    iBuy Group milik Patrick Grove yg bermarkas di Singapura dibentuk melalui akuisisi beberapa bisnis e-commerce flash sale di berbagai negara di Asia Tenggara. Beberapa perusahaan yg ada di bawah kendalinya adalah Dealguru dari Singapura, Dealmates dari Malaysia, serta LivingSocial yg menjalankan usahanya di Filipina, Thailand, Malaysia, & Indonesia. Seiring berjalannya waktu, iBuy Group melakukan rebranding dengan nama Ensogo.

    Mereka melakukan IPO dalam tempo yg cepat, yaitu hanya dalam satu tahun sejak resmi berdiri. Ditambah lagi Patrick Grove telah berpengalaman sebelumnya dalam melakukan IPO. Harga saham mereka beberapa kali naik turun, & secara keseluruhan mengalami sedikit penurunan.
    Baca juga: LivingSocial Indonesia Berubah Jadi Ensogo Indonesia, Mengapa?
    Asiatravel (SGX: 5AM)
    Tahun berdiri: 1995
    Tahun IPO: 2001

    Asiatravel bisa dibilang sebagai pelopor agensi travel di Asia Tenggara, karena telah berdiri sejak pertengahan tahun 90-an. Asiatravel terdaftar di Singapore Stock Exchange pada tahun 2011.

    Mengingat sengitnya persaingan dari situs pemesanan travel online yg lebih baru, Asiatravel secara keseluruhan mengalami sedikit penurunan harga saham sejak IPO.
    Malaysia
    [​IMG]
    MOL (NASDAQ: MOLG)
    Tahun berdiri: 2000
    Tahun IPO: 2014

    Pada bulan Oktober 2014, perusahaan pembayaran online MOL Global mencatatkan sejarah sebagai perusahaan teknologi asal Malaysiadan Asia Tenggara pertama yg terdaftar di bursa efek AS.

    Namun sayang, performa mereka di bursa saham tak begitu baik. MOL hanya berhasil mengantongi $169 juta (sekitar Rp2,23 triliun) dalam IPO mereka di NASDAQ, jauh di bawah target awal mereka, yaitu $300 juta (4,12 triliun).

    Harga saham mereka sedikit melemah setelah terdaftar & masih belum menunjukkan tanda perbaikan.
    iCar Asia (ASX: ICQ)
    Tahun berdiri: 2012
    Tahun IPO: 2012

    iCar Asia merupakan perusahaan ketiga yg melakukan IPO di bawah pimpinan Patrick Grove. iCar Asia mirip seperti iBuy/Ensogo, yaitusekumpulan marketplace otomotif yg berada dalam satu naungan. Di dalamnya ada Mobil123 dari Indonesia, One2Car dari Thailand, juga ada Carlist & LiveLifeDrive dari Malaysia, serta beberapa lagi lainnya.

    Performa harga saham mereka cukup baik, secara keseluruhan mengalami kenaikan.
    iProperty Group (ASX: IPP)
    Tahun berdiri: 2003
    Tahun IPO: 2007

    Hunian vertikal hingga kini menjadi lahan bisnis yg paling menguntungkan bagi Patrick Grove. Pada tahun 2007, Patrick mengakuisisi iProperty asal Malaysia & mengakuisisi situs-situs serupa di wilayah Asia Tenggara, termasuk Rumah123 dari Indonesia & ThinkofLiving dari Thailand. Selanjutnya, masih di tahun yg sama, iProperty Group mengubah status mereka menjadi perusahaan publik.

    Pada bulan November 2015, iProperty terjual sebagai salah satu exit perusahaan teknologi asal Asia Tenggara terbesar yg pernah terjadi. Perusahaan tersebut diambil alih oleh kelompok properti yg lebih besar lagi, yaitu REA.

    Secara keseluruhan nilai saham perusahaan mereka meningkat.
    Rev Asia Berhad (REV: MK)
    Tahun berdiri: 2004
    Tahun IPO: 2011

    Perusahaan pertama Patrick Grove, Catcha Media, telah ada semenjak eraInternet Bubble, namun mengalami restrukturisasi masif pada tahun 2004. Brand media yg dipayungi Catcha Media di antaranya adalah Says, Juice, & Klips, semuanya adalah portal yg berfokus pada konten Malaysia.

    Perusahaan tersebut melakukan IPO di bursa saham Malaysia, ACE Market (dulunya dikenal sebagai MESDAQ), pada bulan Juli 2011 & baru-baru ini mengumumkan rebranding dengan nama Rev Asia.
    MYEG Services Berhad (MYEG: MK)
    Tahun berdiri: 2000
    Tahun IPO: 2005

    MYEG adalah perusahaan perangkat lunak yg terhubung dengan pemerintah Malaysia. Perusahaan itulah yg bertanggung jawab membuat berbagai solusi perangkat lunak bagi pemerintah, contohnya untuk pembayaran pajak secara online. Perusahaan ini terus berkembang & berinvestasi di teknologi terkini & yg akan datang seperti teknologi Internet of Things (Iot).
    Jobstreet Corp Berhad (JOBS: MK)
    Year founded: 1995
    Year of IPO: 2004

    Jobstreet merupakan perusahaan veteran asal Asia Tenggara di dunia online. Pada saat IPO tahun 2014, mereka mengklaim memiliki 2,8 juta anggota & telah mewadahi lebih dari satu juta lamaran kerja per bulannya.

    Jobstreet mendirikan kantor di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, India, & Filipina. Diikuti dengan kantor di Jepang & beberapa negara lain di Asia Tenggara.

    Perusahaan asal Australia, yg juga merupakan situs pencari kerja, mengakuisisi Jobstreet pada tahun 2014.
    Baca juga: 8 Website Terpopuler di Indonesia Untuk Mencari & Melamar Pekerjaan
    Vietnam
    [​IMG]
    Th Gii Di ng (HOSE: MWG)
    Tahun berdiri: 2004
    Tahun IPO: 2014

    Juga dikenal sebagai The Gioi Di Dong, / MobileWorld, portal e-commerce asal Vietnam yg biasanya menjual produk-produk elektronik, perusahaan ini meraup pendapatan sebesar $370 juta (sekitar Rp5,1 triliun) pada tahun 2013, satu tahun sebelum mereka melakukan IPO.

    Harga saham perusahaan tersebut telah terkikis dari nilai awalnya dalam beberapa tahun terakhir.
    FPT (HOSE: FPT)
    Tahun berdiri: 1998
    Tahun IPO: 2013

    FPT merupakan perusahaan raksasa di Vietnam. Berawal dari markasnya yg berpusat di Hanoi, perusahaan ini telah menjalar ke 19 negara berbeda selama beberapa tahun ini. FPT mengelola berbagai macam hal mulai dari perangkat lunak outsourcing, infrastruktur, telekomunikasi, & pendidikan.

    Pada tahun 2013, FPT melaporkan pendapatan tahunan sebesar $1,65 miliar (sekitar Rp227 triliun). Saat ini mereka juga telah memiliki perusahaan pendanaan sendiri. Performa saham mereka baik.
    Filipina
    [​IMG]
    Xurpas
    Tahun berdiri: 2001
    Tahun IPO: 2014

    Xurpass merupakan perusahaan teknologi Filipina pertama yg go public. Mereka melakukan IPO di negara sendiri, yaitu Philippine Stock Exchange.

    Perusahaan ini mengembangkan sekumpulan produk seperti game mobile & aplikasi, juga menciptakan platform privat bagi operator mobile besar di Filipina.

    Saham mereka naik turun, namun secara umum terus membaik.
    Baca juga: Dampak Keberhasilan IPO Alibaba Bagi Ekosistem Startup di Asia Tenggara

    (Diterjemahkan oleh Faisal Bosnia Ahmad & diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page