Darwin Nuke Intai Pengguna Apple

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Apr 15, 2015.

Discuss Darwin Nuke Intai Pengguna Apple in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Darwin Nuke Intai Pengguna Apple

    Darwin Nuke adalah sebuah vulnerability baru yg ditemukan oleh pakar keamanan dari Kaspersky Lab. Kerentanan ini menjadi celah yg dapat dieksploitasi oleh penyerang pada pengguna Apple OS X & IoS. Peneliti dari Kaspersky Lab menyatakan bahwa vulnerability tersebut terletak di sistem kernel Darwin pada sistem operasi open source yg biasa digunakan di produk Apple.

    Berdasarkan hasil temuan mereka, Darwin Nuke membuka celah bagi para penyerang untuk melakukan serangan DDoS. Ketika penyerang melancarkan serangan DDoS, perangkat pada Apple & sistem jaringan pun akan lumpuh. Serangan DDoS pada celah yg disebabkan oleh Darwin Nuke itu dapat dieksekusi dari jarak jauh.

    Secara garis besar, tim riset Kaspersky Lab menyatakan bahwa Darwin Nuke meninggalkan celah berbahaya pada perangkat Apple dengan sistem operasi OS X 10.10 & iOS 8. Mereka mengatakan bahwa kerentanan Darwin Nuke ini sangat sulit untuk dieksploitasi.

    Kesulitan utama bagi para penyerang untuk mengeksploitasi ini adalah banyaknya rintangan yg harus dilalui, kata Anton Ivanov, pakar keamanan dari Kaspersky. Bagi para penjahat siber yg gigih, celah tersebut dapat menjadi senjata untuk melakukan serangan DDoS pada jaringan komputer perusahaan orpun perangkat pribadi, lanjutnya.

    Pakar keamanan Kaspersky Lab mengatakan kerentanan ini ada pada prosesor 64-bit di perangkat Apple serta sejumlah perangkat tablet & telepon iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPad Air, iPad Air 2, iPad mini 2, & iPad mini 3.

    Bagaimana cara penyerang memanfaatkan vulnerability ini? Ivanov mengatakan bahwa penyerang akan mengirimkan paket jaringan tidak valid pada target. Setelah target mengakses paket jaringan itu, sistem pun dengan cepat akan lumpuh. Walaupun demikian, Ivanov mengatakan bahwa ada beberapa syarat yg harus dipenuhi agar serangannya sukses.

    Paket jaringan IP yg digunakan oleh penyerang akan sukses jika IP Header tidak lebih dari 60 bit, IP Payload tidak lebih dari 65 bit & IP Options harus berada di fitur incorrect. Routers orpun firewalls biasanya tidak akan mengizinkan invalid option sizes. Hanya saja, beberapa kombinasi IP invalid option sizes ada yg berhasil lolos masuk ke jaringan Internet, kata Ivanov.

    Para pengguna Apple sebaiknya segera melakukan pembaharuan patch sesegera mungkin, lanjut Ivanov. Beberapa pakar keamanan mengatakan bahwa kerentanan Darwin Nuke ini berpotensi mematikan bagi para pengguna produk Apple khususnya perangkat tablet & telepon pintar. Vulnerability ini sangat berbahaya untuk pengguna Apple yg mengakses Wifi publik, ungkap beberapa pakar keamanan. Ketika menggunakan Wifi, sistem operasi IoS tidak akan berdampak apapun terhadap kerentanan ini. Hanya saja, produk telepon pintar & tablet sangat berbahaya bila menggunakan Wifi publik, jelas mereka.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenDarwin Nuke Intai Pengguna Apple diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page