Data Pengemudi Uber Diretas

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 2, 2015.

Discuss Data Pengemudi Uber Diretas in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,117
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Data Pengemudi Uber Diretas

    Uber Technologies, Inc, pernah mengalami kasus peretasan pada bulan September 2014 yg lalu. Kasus peretasan tersebut belum muncul ke publik & baru diumumkan pada tahun ini oleh pihak Uber sendiri. Mereka mengatakan bahwa pusat data mereka yg berisikan data pengemudinya diretas oleh pihak ketiga & Uber sendiri mengaku sudah melakukan langkah-langkah hukum untuk menghentikannya. Selain itu, Uber pun telah memastikan data apa saja yg hilang dari pusat data mereka. Berdasarkan pengakuannya, sekitar 50.000 data pengemudi Uber berhasil diretas oleh penyerang.

    Kasus peretasan yg dialami oleh Uber ini dimulai sejak Mei 2014 yg lalu. Kejadian ini terjadi di tahun 2014 yg berbarengan dengan kasus peretasan yg dialami oleh JP Morgan & Sony Pictures. Penjahat or kriminal siber melihat bahwa perusahaan-perusahaan tersebut melindungi data konsumen & pegawainya dari berbagai macam serangan siber. Tindaka-tindakan yg sudah dilakukan oleh Uber adalah menyingkarkan akses ilegal terhadap pusat data mereka serta melakukan langkah mitigasi risiko pasca ditemukannya serangan selama lebih dari empat bulan lamanya.

    Katherine Tassi, orang yg bertanggung jawab dalam keamanan data Uber mengatakan bahwa hingga saat ini ia belum menemukan penyalahgunaan terhadap data-data pribadi pengemudinya. Kami sudah memberitahukan pada para pengemudi untuk berhati-hati terhadap kartu transaksi mereka serta waspada jika mereka mencurigai a&ya transaksi mencurigakan pada keuangan mereka, ujar Katherine. Hingga saat ini Uber masih percaya diri bahwa peretasan yg terjadi di perusahaan mereka tidak begitu besar. Informasi pribadi yg diretas oleh penyerang hanya mengincar nama asli & nomor izin mengemudi. Adapun 50.000 data pengemudi Uber yg terekpos menurut mereka hanya secuil dari jumlah data yg lebih besar.

    Kasus peretasan yg dialami oleh Uber ini hanyalah sedikit dari permasalah yg dihadapi oleh perusahaan tersebut. Hingga saat ini Uber masih dilanda berbagai problematika seperti regulasi izin transportasi baik di AS maupun di dunia. Bahkan pemerintah Korea Selatan tidak memberi izin bagi Uber untuk beroperasi di negara ginseng tersebut karena masalah regulasi. Kabar terbaru yg beredar mengatakan bahwa negara bagian Maryland & Uber telah sepakat untuk membentuk satu regulasi penting bahwa pemerintah mempunyai wewenang untuk mengatur data pengemudi & rute transportasi. Tidak hanya itu saja, Uber & pemerintah kota Boston se&g menjajaki kesepakatan regulasi agar perusahaan tersebut bisa beroperasi sesuai dengan aturan yg ada.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenData Pengemudi Uber Diretas diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page