Liga Inggris Debut Kepelatihan, Gary Neville Bisa Apa?

Discussion in 'Bola' started by Bola, Dec 9, 2015.

Discuss Debut Kepelatihan, Gary Neville Bisa Apa? in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Beberapa hari setelah ditunjuk sebagai pelatih baru Valencia, Gary Neville dihadapkan dengan tugas pertama yang lumayan berat, yakni meloloskan klubnya ke fase sistem gugur Liga Champions.

    Untuk saat ini, tim pimpinan Neville menghuni urutan ketiga di Grup H dengan koleksi enam poin dari lima laga perdana, dan mereka bisa lolos jika mampu mengalahkan Lyon di Mestalla selagi berharap Gent bermain imbang atau kalah di tangan Zenit St. Petersburg.

    Seperti diketahui, Neville mengambil alih tampu kepemimpinan di Mestalla pada 2 Desember kemarin, yang mana ini menjadi pekerjaan pertamanya di dunia manajerial menyusul pengunduran diri Nuno Espirito Santo dari klub La Liga tersebut.

    Neville meneken kontrak di Valencia sampai akhir musim ini, dengan ia yang sudah mengamati permainan anak asuhnya dari tribun VIP saat Los Che bermain imbang 1-1 kontra Barcelona pada akhir pekan kemarin.

    [​IMG]
    Neville menyaksikan penampilan anak asuhnya dari tribun saat mengimbangi Barcelona.​

    Meski pengalamannya dalam menangani tim bisa dibilang minim, di mana ia hanya menjadi staf kepelatihan untuk Roy Hodgson di tim nasional Inggris, namun Neville disebut memiliki atribut untuk memetik kesuksesan di Spanyol, demikian seperti diungkapkan mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson.

    Dalam hal ini, Ferguson meyakini bahwa mantan anak asuhnya itu akan sukses di pekerjaan barunya sebagaimana ia sempat memberi Neville wejangan setelah yang bersangkutan ditunjuk sebagai pelatih anyar Los Che.

    "Saya berbicara dengan dia; dia datang ke rumah saya. Dan saya berkata ‘jadilah diri sendiri, percayalah pada pendirianmu, seperti yang sudah kamu lakukan selama bermain dan hal itu takkan pernah membuat kamu ‘down’. Dan saya pikir hal itu akan membantunya,” ujar Ferguson saat menghadari acara TechCrunch Disrupt London.

    "Tipikal Gary, yang berani untuk melakukan hal semacam ini. Ini merupakan sebuah langkah besar untuk dia dari awalnya memiliki Salford City sampai menukangi Valencia,” tambah Ferguson.

    "Namun dia memiliki pengalaman di dunia sepakbola dan dia mengemban tugas dengan Inggris yang mana juga akan membantunya. Namun yang terpenting adalah dia memiliki deteriminasi luar biasa dan dia adalah seorang pengambil keputusan yang bagus. Dia mempersiapkan diri untuk membuat sebuah keputusan. Dia memiliki sikap positif itu dan dia adalah pemenang, pemenang sejati, dan saya pikir dia akan sukses.”

    [​IMG]
    Sir Alex Ferguson menilai jiwa pemenang Neville bakal membuatnya sukses.​

    Sementara itu, manajer United saat ini Louis van Gaal menilai tugas yang dijalani Neville bersama Valencia bukanlah perkara mudah.

    "Valencia adalah klub besar di Spanyol dengan sejarah besar," kata Van Gaal akhir pekan kemarin. "Mereka sudah memenangkan banyak gelar, jadi ini merupakan langkah besar, tantangan besar buatnya. Saya sangat senang, tapi juga penasaran bagaimana ia menjalankan tugasnya.

    "Saya masih 39 tahun ketika menangani Ajax, sementara Neville 40, jadi ada tanggung jawab besar. Anda tak bisa membayangkan bagaimana menjadi pemain, kemudian pelatih.

    "Saya harap ia bisa membuat keputusan tepat. Saya tidak tahu seberapa bagus dia, tapi membaca Sir Alex Ferguson memiliki kepercayaan diri padanya," tandasnya.

    Kemampuan Neville memang masih belum teruji, namun ia memiliki pengetahuan dan tingkat analisa di atas rata-rata – seperti yang sudah ia tunjukkan kala menjadi pandit untuk Sky Sports.

    Pengetahuan Neville sangat mendetail dengan ia yang bisa memutarbalikkan anggapan orang, seperti saat ia menganalisa kelemahan Simon Mignolet ketika gawangnya dibobol lewat tendangan spektakuler Phil Jagielka dalam hasil imbang 1-1 di derby Merseyside musim lalu.

    Waktu itu, banyak orang menyebut tendangan Jagielka mustahil untuk ditepis, namun Neville memiliki pandangan lain dengan ia menjabarkan kesalahan sang kiper sebelum membandingkannya dengan Manuel Neuer.

    Kepandaian Neville dalam menganalisa juga didukung oleh mantan rekan kerjanya di Sky Sports, Ed Chambrelain, dengan mengatakan: "Saya takkan melupakan Gary yang menghabiskan seluruh jeda babak pertama untuk menjelaskan sebuah gol Stoke [City] dari sepak pojok yang waktu itu terlihat tidak spesial buat saya, namun ia menunjukkan betapa briliannya set-piece yang mereka lakukan dan memaparkan latihan keras yang dikerjakan di tempat latihan.

    "Hal itu menjabarkan Gary seluruhnya. Menyeluruh dan inventif dengan antusiasme yang tak terbatas untuk sepakbola. Satu hal yang pasti, La Liga bakal semakin keras dengungnya [dengan kedatangan Neville].”

    Neville di awal kedatangannya telah menekankan bahwa ia takkan mengusung filosofi United yang begitu kental dengan dirinya, sembari menegaskan akan beradaptasi dengan pemain yang dimiliki di skuat Kelelawar Hitam.

    "Saya tidak akan menghina Valencia dengan mengatakan saya datang ke sini dan bermain sepakbola seperti Manchester United,” kata Neville kepada wartawan saat perkenalannya di Mestalla.

    "Pengalaman saya dengan Sir Alex Ferguson tidak ternilai tapi saat Anda bicara soal gaya, ini akan sangat berbeda melawan Barcelona di akhir pekan dengan kontra Lyon [di Liga Champions] pekan depan.

    "Setiap pelatih ingin main sepakbola menyerang untuk menghibur fans tapi kami juga harus menemukan cara untuk menang.”

    [​IMG]
    Filosofi United takkan dipakai Neville di Mestalla.​

    Neville sendiri menjadi sosok lainnya asal Britania Raya yang mengambil pekerjaan di Spanyol, setelah sebelumnya ada John Toshack di Real Sociedad (tiga periode) Deportivo La Coruna (satu periode), Real Madrid (dua periode) hingga Real Murcia (satu periode), dan David Moyes di Sociedad.

    Toshack menjadi pelatih paling sukses sebagaimana pria asal Wales itu pernah membawa Sociedad, Madrid hingga Deportivo meraih gelar, selagi Moyes mendapati kegagalan setelah membawa klubnya terpuruk di musim ini.

    Saat kedatangannya pada 10 November 2014 silam, Moyes, yang meneken kontrak selama 18 bulan guna menggantikan Jagoba Arrasate yang dipecat, membawa klubnya meraih hasil imbang 0-0 saat melawat ke markas Deportivo pada 22 November tahun lalu.

    Enam hari berselang, di laga kandang pertamanya di Anoeta, Moyes berhasil mengantar timnya meraih kemenangan dengan mengatasi Elche 3-0 berkat hat-trick Carlos Vela, dan secara tak terduga ia meraih tiga poin saat menjamu Barcelona pada 4 Januari tahun ini.

    Di musim 2014/15 kemarin, Moyes menempatkan Sociedad di urutan ke-12 di tabel klasemen akhir La Liga, sebelum akhirnya dipecat pada 9 November kemarin menyusul hasil-hasil buruk yang diraih.

    [​IMG]
    Moyes didepak Sociedad pada pertengahan musim ini.​

    Kini, semua mata tertuju pada Neville, yang akan menjalani debutnya sebagai pelatih Valencia di laga melawan Lyon. Tantangan yang ia hadapi di Mestalla jelas berat, karena sebelum ini pihak klub juga pernah gagal ketika menunjuk Mauricio Pellegrini beberapa tahun lalu.

    Santiago Canizeras, yang mencatatkan 400 penampilan lebih dan memenangkan dua gelar liga selama sepuluh tahun membela Valencia, menilai Neville masih kurang pengalaman dan ia sangat menyangsikan penunjukkannya sebagai pelatih.

    "Di Valencia, kami nyaris tidak tahu apa-apa tentang Gary Neville, ia tak dikenal," ungkap pria berusia 45 tahun itu. "Menjadi analis yang hebat tidaklah sama dengan menjadi pelatih bagus. Valencia bukan tim untuk eksperimen, ini bukan tempat bagi para pelatih untuk mendapatkan pengalaman awal.

    "Tiga tahun lalu pihak klub memberikan kesempatan pada mantan pemain, Mauricio Pellegrino, yang mana menjadi pekerjaan pertamanya sebagai pelatih. Ada kesamaan dengan Neville, faktanya, tapi dulu tidak berjalan lancar. Jadi karena itulah saya meragukannya."

    [​IMG]
    Canizares meragukan kemampuan juru taktik Valencia yang baru.​

    Meski meragukan kemampuan Neville, Canizares tetap berharap mantan klubnya itu bisa menembus empat besar dan lolos ke Liga Champions.

    "Masih ada jalan panjang musim ini dan Valencia hanya tertinggal lima poin dari peringkat keempat, jadi ini takkan sulit, apalagi karena tak ada tim di atas yang memiliki skuat seperti Valencia.

    "Jika ia bisa membawa Valencia tampil 80 persen dari potensi mereka, mereka akan mencapai target itu. Jadi semuanya sudah tersedia dengan manis untuknya," tandas Canizares.

    Di lain pihak, bek kiri andalan Valencia Jose Luis Gaya menyatakan jika penggawa timnya senang dengan pengangkatan Neville sebagai pelatih baru.

    "Kami sudah mendengarnya berbicara, tapi masih ada beberapa hari lagi sebelum ia benar-benar datang di sini," ujar Gaya menyambut kedatangan Neville.

    "Kami juga diberitahu jika ia akan berusaha dekat dengan pemain dan membuat kami tampil maksimal. Kami sangat senang mendengar hal tersebut."

    Di Valencia, Neville akan bekerja bersama sang adik – Phil – untuk membawa Kelelawar Hitam meraih mimpinya. Mampukah dia?

    liga inggris musim depan, liga inggris live, jadwal bola liga inggris di tv, Debut Kepelatihan, Gary Neville Bisa Apa?
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page