Diincar FBI, Rusia Sembunyikan Penjahat Siber

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 26, 2015.

Discuss Diincar FBI, Rusia Sembunyikan Penjahat Siber in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Diincar FBI, Rusia Sembunyikan Penjahat Siber

    Pemerintah Amerika Serikat menuding Kremlin sembunyikan penjahat siber yg mereka cari selama ini. Evgeniy Bogachev adalah seorang penjahat siber asal Rusia yg menjadi buronan nomor satu paling dicari oleh FBI. Tidak segan-segan, FBI memberikan hadiah tiga juta dolar AS siapa saja yg bisa membawa Bogachev ke pengadilan tinggi AS. Bogachev terbukti adalah penjahat siber paling handal yg mampu mengakali sistem keamanan komputer milik institusi perbankan AS. Jumlah uang yg dicuri oleh Bogachev berkisar 100 juta dolar AS. Semuanya ia lakukan dengan modus fraud. Lembaga penyelidik nomor satu di AS tersebut bahkan menjuluki Bogachev sebagai master fraud.

    Bogachev adalah otak dibalik penciptaan malware Zeus & ZeusGameOver. Di dunia maya, Bogachev menggunakan nama sandi Lucky12345. Kabar terakhir yg diperoleh FBI adalah Bogachev terakhir kali berada di vilanya yg mewah di sebuah resort terkenal di daerah Laut Hitam. Resort wisata Laut Hitam terkenal dengan vilanya yg mewah. Pemerintah AS telah mengirimkan nota diplomatik yg meminta Rusia untuk segera menangkap Bogachev & mereka pun menjanjikan sejumlah imbalan. Namun hingga saat ini pemerintah Rusia masih tidak bertindak sedikit pun terkait permintaan Washington tersebut.

    Perang dingin antara Barat & Rusia tidak hanya terjadi saat ini saja. Dahulu Rusia sempat bersitegang dengan negara Barat karena mereka tidak ingin menyerahkan Andrei Lugovoi, agen Rusia yg meracuni mantan mata-mata KGB yg membelot ke Inggris, Alexander Litvinenko. Beberapa pendapat meyakini bahwa sikap diam Rusia ini dapat diartikan sebagai tindakan balas dendam. Pemerintahan Putin terkenal dengan sikapnya yg selalu melindungi penjahat siber asal Rusia dengan imbalan mereka mau mengembangkan senjata or pertahanan sibernya. Bogachev sendiri kini memiliki vila mewah di resort wilayah Laut Hitam & terkenal di kalangan tetangganya sebagai seseorang yg ahli dalam mereparasi komputer.

    Pemerintah AS melalui FBI sudah membuat surat penangkapan terhadap Bogachev sejak Juni yg lalu & kini tinggal menunggu hasil kesepakatan diplomatik di antara kedua negara. Malware Zeus yg diciptakan oleh Bogachev sangatlah unik. Sekitar satu juta komputer di AS telah terpasang malware ini tanpa mereka ketahui. Seorang hacker yg menggunakan malware ini dapat memancing pengguna yg mengakses situs tertentu untuk memasukkan tidak hanya password, tetapi juga nomor jaminan sosial & data kartu kredit. Alhasil, banyak data kartu kredit yg berhasil dicuri oleh Bogachev & merugikan sejumlah bank yg terkenal di AS.

    Sikap Kremlin yg melindungi sejumlah penjahat siber asal Rusia tidak terlepas dari keinginan pemerintahnya untuk mengembangkan senjata siber untuk kepentingan nasionalnya. Pada tahun 2007 yg lalu, pemerintah Rusia pernah melumpuhkan sistem keuangan, energi & infrastruktur penting lainnya milik Estonia karena negara tersebut bermaksud menghancurkan patung Tentara Merah di alun-alun kota Tallin. Tidak terima atas sikap Estonia itu, Rusia melumpuhkan sistem infrastrukturnya dengan malware bomb.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenDiincar FBI, Rusia Sembunyikan Penjahat Siber diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page