Liga Jerman EKSKLUSIF - Philipp Lahm: Anda Tidak Bisa Membeli Tim Hebat Dengan Uang

Discussion in 'Bola' started by Bola, Feb 23, 2016.

Discuss EKSKLUSIF - Philipp Lahm: Anda Tidak Bisa Membeli Tim Hebat Dengan Uang in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    13 November, 2002: Pada menit ke-90 pertandingan melawan RC Lens, skor 3-3 ketika pelatih Bayern Ottmar Hitzfeld memasukkan saya ke lapangan Olympiastadion.

    Itu hari musim gugur yang dingin. Saya mengenakan jersey merah dengan lengan panjang, celana biru. Jika saya melihat gambar itu sekarang, semuanya tampak terlalu besar bagi saya! Stadion tidak terisi penuh dan pertandingan tidak berarti apapun setelah salah satu babak grup Liga Champions terburuk dalam sejarah klub.

    Saya menggantikan Markus Feulner. Pertandingan saya bertahan selama satu menit, setidaknya saya mendapatkan sentuhan. Itu adalah pertandingan profesional pertama saya bersama Bayern Munich dan debut saya di Liga Champions.

    Ketika saya melihat gambar itu sekarang, saya tersenyum, karena saya tampak sangat muda waktu itu. Dua hari sebelum saya merayakan ulang tahun ke-19. Baik ketika saya meniup lilin hari itu, atau momen saat pergantian pemain, saya bisa membayangkan karir yang dimulai sejak hari itu.

    [​IMG]

    [​IMG]

    Hari ini, saya akan memainkan laga ke-100 di Liga Champions. Angka yang saya nilai impresif, meski secara umum saya tidak terlalu peduli dengan statistik dan rekor. Tetapi angka ini membuat saya merasa sangat bersyukur, saya tahu bahwa banyak kepingan harus jatuh di tempat yang tepat untuk bisa menyusuri jalan ini di sepakbola.

    Dan saya bahkan lebih bahagia, saya mungkin akan memainkan laga spesial ini dengan melawan Juventus. Klub besar dengan identitas mereka sendiri, pemain hebat dan karakter luar biasa.

    Melihat ke belakang pada pertandingan saya sejak 2002, ada satu kriteria utama bagi saya yang menjadi tanda kesuksesan klub dalam jangka panjang: pemain besar, yang berkembang dengan klub mereka, yang nama mereka terikat dengan kesuksesan dan mereka yang memiliki 100 persen identifikasi dengan tim, klub dan sejarah.

    Ketika saya berpikir mengenai pertandingan-pertandingan dan kompetisi, saya langsung berpikir tentang klub-klub seperti itu dan pemain-pemain hebat mereka. Barcelona memiliki Xavi dan Andres Iniesta, Real Madrid memiliki Iker Casillas dan Sergio Ramos.

    Ketika saya bermain untuk Stuttgart, saya bertemu Manchester United dan Chelsea. Dengan United, saya langsung berpikir mengenai duel melawan Ryan Giggs dan Paul Scholes, dan melawan Chelsea saya berpikir John Terry. Pemain-pemain itu adalah simbol klub dan kesuksesan yang mereka miliki saat itu.

    [​IMG]

    Saya yakin semua klub-klub besar memiliki simbol-simbol ini dan saya yakin di masa depan, klub-klub besar masih membutuhkan mereka. Klub besar membutuhkan pemain-pemain inti yang memiliki akar klub mereka, yang berkembang dengan klub dan mewarisi budaya. Menjadi representasi di dalam lapangan dan juga di luar.

    Saya tidak berpikir Anda bisa membeli tim yang benar-benar hebat dengan uang, seperti yang diusahakan Paris Saint-Germain atau Manchester City. Milan tidak akan pernah sama tanpa Paolo Maldini atau Franco Bares dan mereka tentu tidak akan mendapatkan kesuksesan yang sama.

    Ketika dua tim besar bertemu di panggung besar, jelas ada dua tim mahal dengan kualitas individu melimpah. Pada akhirnya, klub yang memenangkan pertandingan adalah mereka yang memiliki pemain yang ingin sukses lebih banyak. Dan tidak hanya untuk diri mereka, tetapi juga untuk klub.

    Ketika kami memenangkan Liga Champions 2013, kami mampu mewujudkannya dengan tim yang berusaha meraih kesuksesan selama bertahun-tahun. Tim yang ingin meraih kemenangan.

    Dan saya menghitung Arjen Robben dan Franck Ribery untuk satu ini. Selama bertahun-tahun, mereka menjadi identitas Bayern. Identifikasi bukan hanya masalah negara. Ini adalah masalah menyerahkan diri kepada sesuatu sepenuhnya.

    Dan karena itulah, saya tidak sabar bertemu Juventus hari ini, dengan pemain seperti Gianluigi Buffon. Buffon adalah Juve.

    Ini akan menjadi pertandingan melawan klub besar. Pertandingan ke-100 saya di Liga Champions. Dengan jersey Bayern, yang telah saya kenakan sejak 2002.

    [​IMG]

    [​IMG]

    [​IMG]

    liga jerman, u19, hari ini, logo, seri b, malam ini, klasemen, EKSKLUSIF - Philipp Lahm: Anda Tidak Bisa Membeli Tim Hebat Dengan Uang
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page