Enam Fakta Tentang Insiden Anthem

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 9, 2015.

Discuss Enam Fakta Tentang Insiden Anthem in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,095
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Enam Fakta Tentang Insiden Anthem

    Lagi & lagi, insiden Anthem menjadi tinta hitam bagi sejumlah perusahaan di Amerika Serikat. Setelah sebelumnya Sony Pictures menjadi bulan-bulanan para penjahat siber, sekitar 69 juta akun nasabah Anthem diperkirakan terancam risiko pencurian identitas. Insiden Anthem ini menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Obama dalam penanggulangan kejahatan siber. Walaupun negara AS memiliki tingkat keamanan informasi yg tinggi, hal itu tidak menjadikannya kuat dalam mencegah serangan siber. Di balik insiden peretasan Anthem tersebut, tersimpan enam fakta yg harus diketahui tentang peristiwa tersebut.

    Ketiadaan Enkripsi?
    Pertanyaan terbesar dari peristiwa ini adalah apa yg salah sehingga hacker bisa menyusup ke dalam sistem keamanan informasi Anthem? Sejumlah praktisi menyebutkan bahwa server yg dimiliki oleh Anthem tidak menggunakan sistem enkripsi dengan baik. Ketiadaan sistem tersebut menjadikan semua informasi sensitif yg dimiliki Anthem bersifat plain text. Alhasil, hacker yg berhasil menyusup ke dalam sistem keamanan tidak perlu bersusah payah untuk mencuri data-data sensitif yg ada.

    Hati-hati surel Scam.
    Pasca insiden ini, penjahat siber memanfaatkan momen tersebut dengan menyebar surel yg berisi scam yg menyatakan bahwa Anthem akan memberikan perlindungan kartu kredit selama lima tahun. Pihak Anthem menyatakan bahwa isi dari surel tersebut adalah scam & para nasabah dihimbau untuk tidak mengaksesnya. Surel ini sudah menyebar ke sejumlah nasabah Anthem, dimana mereka diminta untuk mengakses sebuah link yg meminta mereka untuk memberikan nomor kartu kredit & informasi penting lainnya.

    Bersifat sistemik
    Para praktisi keamanan menyatakan bahwa insiden Anthem ini bersifat sistemik. Mereka mengkhawatirkan bahwa pembobolan keamanan ini akan berdampak pada pembobolan institusi kesehatan lainnya. Para ahli mengatakan bahwa hacker tidak mencuri informasi kesehatan milik pasien. Adapun data yg dicuri adalah nama lengkap, nomor jaminan sosial, alamat & surel pribadi. Berdasarkan pendapat dari para ahli, mereka mengatakan bahwa bisnis pencurian data medis se&g booming belakangan ini.

    Tuntutan hukum
    Insiden peretasan inipun berdampak risiko legal terhadap Anthem. Sejumlah warga di California mengatakan bahwa mereka sudah menuntut pihak Anthem ke pengadilan federal dengan tuntutan karena lalai dalam mengamankan data keamanan nasabah. Mereka mengakui bahwa pasca insiden ini, muncul kekhawatiran identitas para nasabah dimanfaatkan untuk kepentingan kejahatan.

    UU Siber Diperkuat
    Waldo Jaquith, pimpinan US Open Data menuntur pemerintah AS untuk segera memperkuat UU siber mereka. Jaquith mengatakan bahwa peretasan Anthem ini adalah rentetan dari sekian banyak kasus yg menimpa sejumlah perusahaan ternama di AS. Target, Home Depot, Sony & terakhir Anthem, sudah menjadi cerita buruk bagi perusahaan AS. Pemerintah harus bersikap proaktif terhadap isu ini, tutur Jaquith.

    Tetap Waspada
    Ada hikmah di balik sebuah peristiwa. Kasus Anthem ini justru semakin meningkatkan awareness semua pihak. Setiap orang yg memiliki terdaftar pada sebuah penyedia asuransi kesehatan sebaiknya tetap waspada dari aktifitas fraud, jangan mengakses tautan yg mencurigakan, selalu mengelola akun penting dengan baik, menggunakan aplikasi password manager & two authetication process & mengikuti program perlindungan identitas yg disediakan oleh penyedia asuransi.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenEnam Fakta Tentang Insiden Anthem diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page