Esai Foto GameStart Asia 2015 | Tech in Asia Indonesia

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Nov 16, 2015.

Discuss Esai Foto GameStart Asia 2015 | Tech in Asia Indonesia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,759
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Pada tanggal 14 & 15 November, saya & Risky mewakili Tech in Asia Indonesia untuk mengunjungi GameStart Asia 2015 di Singapura. Acara yg bisa dibilang merupakan Tokyo Game Show versi Singapura ini betul-betul menunjukkan betapa berkembangnya komunitas gaming di Singapura, & betapa tertinggalnya kita yg di Indonesia.

    GameStart yg berlangsung selama tiga hari di Suntec Convention Center berisi banyak sekali acara, mulai dari konferensi yg diisi oleh berbagai pakar dari perusahaan ternama, sampai ke ajang pameran studio-studio raksasa seperti Blizzard, PlayStation, Bandai Namco, ataupun Warner Bros.

    Berbagai studio independen lokal juga memamerkan karya-karya mereka yg bisa dibilang sangat keren. Di sini para developer lokal tampil dalam sebuah booth SG50 yg merupakan program pemerintah dengan salah satu vertikalnya adalah mendukung game lokal Singapura. Area SG50 dihiasi dengan tampilan yg mempromosikan Humble Weekly yg tengah berlangsung saat ini yaitu Humble Bundle Weekly Made in Singapore.
    Tentunya kami juga memiliki seri esai foto dari Tokyo Game Show yg perlu kamu cek

    Parade cosplay serta stan-stan yg menjual game klasik ataupun merchandise video game seperti kaus buatan lokal pun juga meramaikan acara bergengsi ini. Dikarenakan hampir seluruh demo game belum rilis yg disajikan sudah kami babat habis di Tokyo Game Show 2015, maka tidak banyak game yg kami jajal kembali di sini.

    Bagian menarik lainnya di GameStart Asia 2015 adalah adanya konser musik game. Jika di GDG 2014 & 2015 kita disajikan dengan konser dari Manami Matsumae, komposer seri Mega Man klasik, Mighty No. 9, & Target Acquired, maka GameStart Asia 2015 kehadiran Norihiko Hibino, komposer dari beberapa game buatan Hideo Kojima (seri Metal Gear, Zone of Enders, dan Boktai), Bayonetta, Yakuza 2, & masih banyak game populer lainnya.

    Musik-musik yg disajikan lebih terkesan santai karena Norihiko Hibino menggunakan saksofon sebagai alat musik utamanya. Dia ditemani oleh Ayaki Saito, seorang pemain organ elektrik asal Jepang. Total mereka memainkan sembilan lagu di hadapan para pengunjung GameStart.

    [​IMG]

    GameStart Asia 2015 ditutup dengan presentasi khusus dari Yoshinori Ono & Tomoaki Ayano, duo produser dari Street Fighter Vyang mengenalkan fitur tutorial di game tersebutdan penjelasan tentang karakter lainnya. Presentasi dari mereka lebih terasa seperti pertunjukan stand-up comedy daripada presentasi video game. Hal ini semakin diperparah dengan cara bicara Yoshinori Ono yg nyeleneh serta kostum Chun-Li yg digunakan Tomoaki Ayano (ya, dia adalah seorang lelaki).

    Puncak acara ini juga diisi dengan hadirnya tiga pemain Street Fighter profesional yaitu Poongko, Xian, & Infiltration yg bertarung melawan penonton. Bagi penonton yg menang akan mendapatkan sebuah PS4 beserta goodie bag dari Sony & Capcom, sedangkan yg kalah (spoiler: semuanya kalah) akan mendapatkan goodie bag saja.

    Acara unik ini dibuat semakin lucu karena Yoshinori Ono memilih cosplayer Terry Bogard dari Fatal Fury sebagai penantang pertama sambil membuat berbagai bercandaan yg mengejek seri King of Fighters. Bahkan dia bercanda jika cosplayer Terry Bogard itu menang melawan Poongko, dia akan mengembangkan Capcom vs. SNK 3.
    Jangan lupa juga cek kumpulan foto-foto menarik dari GDG Prime 2015 yg diadakan di Bandung minggu lalu

    Satu hal yg menarik perhatian saya adalah kombinasi pengunjung yg menghadiri acara ini. Jika di Indonesia acara tentang video game biasanya didominasi oleh kaum pria, maka acara di Singapura ini cukup rata dalam urusan pembagianpengunjung. Tidak hanya pria saja, pengunjung wanita pun banyak, & mereka tidak terbatas ke booth babe ataupun cosplayer saja.

    Mau tahu bagaimana penampakan acara yg letaknya begitu dekat namun terasa begitu jauh dengan Indonesia ini. Tanpa panjang lebar lagi langsung saja cek foto-foto di bawah.
    #gallery-3 {margin: auto;}#gallery-3 .gallery-item {float: left;margin-top: 10px;text-align: center;width: 100%;}#gallery-3 img {border: 2px solid #cfcfcf;}#gallery-3 .gallery-caption {margin-left: 0;}/* see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php */[​IMG][​IMG][​IMG][​IMG]Ya, kalian sangat cinta indie[​IMG][​IMG][​IMG][​IMG]Keiichiro Toyama, produser seri Gravity Rush[​IMG][​IMG][​IMG][​IMG]Nothing to see hereā€¦[​IMG]Klasik[​IMG]Kakek dari Oculus Rift, Virtual Boy[​IMG][​IMG]Bukan foto terbaik, tapi momen yg sempurna[​IMG][​IMG][​IMG][​IMG][​IMG][​IMG][​IMG][​IMG][​IMG][​IMG]Jamaah terhipnotis Uncharted[​IMG]Norihiko Hibino & Ayaki Saito[​IMG]Duo produser Street Fighter V, Yoshinori Ono & Tomoaki Ayano[​IMG]Bagian luar konferensi tempat para cosplayer melakukan banyak hal

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page