Fakta-fakta Unik Tentang Kedipan Mata

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Jun 3, 2013.

Discuss Fakta-fakta Unik Tentang Kedipan Mata in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    <div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">Mata manusia dirancang selalu berkedip setiap beberapa waktu yang berfungsi untuk meratakan air mata yang kaya oksigen ke seluruh permukaan mata. Untuk apa? tentu saja untuk menghalau kotoran yang ada di bola mata terutama bagian kornea.

    Rupanya frekuensi seseorang berkedip juga bervariasi, sebagian besar dipengaruhi oleh usia. Kelenjar air mata pada orang lebih tua akan berkurang kinerjanya, sehingga bola mata menjadi lebih cepat kering. Akibatnya, mereka berkedip dengan lebih sering. Sebaliknya, bayi berkedip lebih jarang karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur, sehingga kondisi kelembaban bola mata tetap terjaga.

    Selain itu, ada lag fakta unik lainnya seputar kedipan mata. Apa sajakah?
    <span><b>&nbsp;</b></span></span></span></div><table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody><tr><td><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><a class="noBottomLine" href="http://3.bp.blogspot.com/-7OHVIVBJDcc/UabyqUCds7I/AAAAAAAAQbU/ifAiH19jYtY/s1600/mata+kedip.jpg" target="_blank"><img border="0" height="223" src="http://3.bp.blogspot.com/-7OHVIVBJDcc/UabyqUCds7I/AAAAAAAAQbU/ifAiH19jYtY/s400/mata+kedip.jpg" width="400" /></a></span></span></td></tr><tr><td class="tr-caption"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"></span></span>
    </td></tr></tbody></table><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">
    </span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><b>1. Perempuan bisa mengatur waktu berkedip</b>
    Dugaan bahwa perempuan lebih sering berkedip daripada pria ternyata sulit dibuktikan dengan fakta ilmiah. Tetapi kenyataannya, perempuan berkedip dua kali lipat lebih banyak dibanding pria. Jumlah kedipan setiap orang berbeda-beda tiap menitnya.

    Namun, rata-rata kita berkedip 15 kali setiap 4 detik. Jumlah kedipan ini akan meningkat ketika seseorang dalam suasana cemas, gelisah, dan lelah.


    Seperti yang dikutip dari Men’s Health para peneliti menyebutkan bahwa perempuan yang tengah mengonsumsi pil kontrasepsi akan berkedip 32 persen lebih sering daripada mereka yang tidak mengonsumsinya.


    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><b>2. Kedipan menginspirasi terciptanya sistem wiper</b>
    Ternyata frekuensi mata manusia yang berkedip setiap detik menginspirasi Robert Kearns, untuk menciptakan wiper pada kaca depan mobil. Ide tentang wiper ini terjadi pada malam pernikahannya di tahun 1953, ketika sumbat botol champagne terpental ke mata kirinya.
    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">Insiden itu menyebabkan ia mengerjap-ngerjapkan matanya dengan tak beraturan. Ia berkesimpulan bahwa mekanisme kerja wiper pada kaca depan mobil mirip seperti kedipan mata manusia.

    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">
    </span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><b>3. Bayi jarang berkedip</b>
    Sampai saat ini belum ada yang peneliti yang bisa menjelaskan mengapa bayi jarang berkedip dibandingkan orang dewasa. Bayi berkedip hanya dua kali atau kurang per menit nya. Namun, frekuensi kedipan ini akan semakin bertambah sering seiring dengan pertumbuhannya.</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">
    </span></span></div><table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"><tbody><tr><td><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><a class="noBottomLine" href="http://3.bp.blogspot.com/-g_fPnHLXN0o/Uab0r51G5VI/AAAAAAAAQbk/q-6ELa0k7f4/s1600/baby0wink.JPG" target="_blank"><img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-g_fPnHLXN0o/Uab0r51G5VI/AAAAAAAAQbk/q-6ELa0k7f4/s400/baby0wink.JPG" width="298" /></a></span></span></td></tr><tr><td class="tr-caption"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><i></i></span></span>
    </td></tr></tbody></table><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">Namun, kedipan “normal” akan mulai didapatkan ketika anak sudah berusia 14-15 tahun. Teorinya, bayi lebih jarang berkedip karena mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur, sehingga bayi tidak perlu “melumasi” matanya sesering orang dewasa.

    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">
    </span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><b>4. Kedipan dipengaruhi kondisi </b>
    Frekuensi kedipan seseorang ternyata juga dipengaruhi oleh kondisi dan lingkungan sekitarnya. Misalnya, ketika mendapatkan informasi penting, biasanya kita jarang berkedip, atau sebaliknya.
    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">Pilot pesawat Angkatan Udara Amerika dalam simulasi terbangnya akan berkedip lebih sering ketika berada di zona aman, dibandingkan ketika berada dalam zona musuh. Hal ini dipicu rasa takut akan kurangnya informasi yang diperoleh di tempat musuh.

    Dr John Stern, profesor emeritus di bidang psikologi dari Washington University, mengatakan bahwa George W. Bush berkedip lebih cepat saat mendapat serangan dari lawan politiknya, John Kerry, dalam debat kepresidenannya yang pertama tahun 2004. Kerry, yang lebih jarang berkedip, akhirnya memenangkan debat tersebut.


    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"><b>5. Hewan pun berkedip</b>
    Seperti manusia, ternyata hewan pun berkedip, kecuali hewan-hewan seperti ikan, ular, dan binatang lainnya yang tidak memiliki kelopak mata. Ada pula beberapa hewan lain seperti hamster yang berkedip hanya dengan satu mata. Tahun 1927, WP Blount menerbitkan sebuah buku tentang hewan yang berkedip, <i>Studies of the Movements of the Eyelids of Animals: Blinking.</i>
    &nbsp;</span></span></div><div style="text-align: left;"><div style="text-align: left;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;">Di buku ini, Blount menemukan bahwa monyet Sudan berkedip sangat sering, tikus berkedip ketika bersin, dan kambing berkedip dengan jeda 30-60 detik.</span></span>
    <span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"></span></span></div><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"></span></span></div><div style="text-align: left;">&nbsp;</div><div style="text-align: left;"><a href="http://www.apakabardunia.com/2013/05/fakta-fakta-unik-tentang-kedipan-mata.html">sumber</a>
    <span style="font-size: small;"><span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"></span></span></div>
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page