Liga Spanyol FOKUS: Max Meyer Siap Bersinar Kontra Real Madrid

Discussion in 'Bola' started by Bola, Feb 18, 2015.

Discuss FOKUS: Max Meyer Siap Bersinar Kontra Real Madrid in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Salah satu titik rendah dalam progres mengagumkan Max Meyer dalam tiga tahun ke belakang datang 12 bulan silam. Schalke 04 dipermalukan 6-1 di kandang sendiri oleh Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions, dan sang youngster bermain buruk.

    Tetapi dua pekan berselang dia sanggup bangkit, menyajikan performa memukau untuk membantu Schalke memberikan perlawanan lebih sengit pada leg kedua. Real unggul 3-1 dan hanya Cristiano Ronaldo serta Gareth Bale yang memperoleh penilaian lebih baik ketimbang Meyer dalam rapor pemain Goal.

    Ketika kedua tim bertemu lagi di babak yang sama pada kompetisi tahun ini, Meyer meyakini Die Konigsblauen mampu memetik hasil lebih baik ketimbang edisi lalu.

    "Saya optimistis," katanya. "Real adalah favorit kuat lagi, tetapi kami akan melakukan segalanya dalam kekuatan kami untuk memperbaiki hasil tahun lalu. Kalau kami bisa melakoni start bagus, dan mencegah mereka tampil baik, mungkin kami bisa membuat mereka cemas."

    Meyer digadang-gadang sebagai salah satu prospek terbaik Jerman di masa depan. Ia memiliki pusat gravitasi rendah, berpostur sama seperti idolanya, Lionel Messi, dan telah dibanding-bandingkan dengan Thomas Hassler serta Mario Gotze, dua gelandang hebat Jerman dari masa lampau dan masa kini.

    Ia sudah mengumpulkan lebih dari 50 penampilan Bundesliga di usia 19, menjadi pemain termuda ketiga yang melewati milestone tersebut. Schalke memiliki dua talenta mengagumkan lainnya dalam diri Julian Draxler dan Leon Goretzka. Namun, dengan cederanya Draxler, Meyer menjadi sosok andalan.

    [​IMG]

    Tahun lalu, usai sang gelandang serang melakoni debut internasionalnya di usia 18, pelatih Jerman Joachim Low mengatakan: "Saya sangat menyukai Max. Dia mempunyai teknik hebat dan akan meraih kesuksesan."

    Meyer telah membukukan enam penampilan Liga Champions musim ini dan mencetak gol yang menyegel tempat Schalke di babak knock-out. Dia mengasah skill-nya sebagai pemain futsal dan mempunyai kemampuan untuk melewati bek-bek lawan dalam ruang sempit.

    Sudah muncul spekulasi mengenai kemungkinan kepindahan ke Liga Primer, tetapi Meyer tak mau ambil pusing. "Transfer bukan sebuah opsi untuk saya," tegasnya kepada Goal beberapa waktu lalu. "Saya tidak memikirkan tentang ketertarikan dari tim-tim lain ketika saya keluar menapaki lapangan."

    "Tentunya dalam beberapa cara ini membuat tersanjung karena ini merupakan konfirmasi bahwa Anda bermain baik. Tapi saya tidak peduli tentang ketertarikan dari tim-tim lain karena saya sangat menikmati diri saya di Schalke. Benar-benar tak ada alasan bagi saya untuk pergi saat ini."

    "Saya tidak memikirkan tentang apa yang akan terjadi dalam dua atau tiga tahun ke depan. Saya hidup di tempat ini dan masa kini, jadi saya mengabaikan semua rumor."

    Meyer pastinya menyadari apa yang terjadi pada beberapa bintang muda top Bundesliga saat mereka memutuskan hijrah ke Inggris terlalu dini.

    Lewis Holtby, yang juga sempat bermain untuk Schalke, gagal membuat impak di Tottenham Hotspur dan kemudian dipinjamkan ke Fulham, di mana manajer saat itu, Felix Magath, menyatakan dia "bukan pejuang". Dia kini telah kembali ke Jerman, bergabung dengan Hamburg SV.

    Marko Marin adalah bintang Jerman di level junior, dan memperoleh cap senior perdana semasa remaja pada 2008. Dia cemerlang di Borussia Monchengladbach dan Werder Bremen tapi jeblok setelah hijrah ke Chelsea pada 2012, di mana ia sejauh ini baru memainkan enam pertandingan. Ia lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai pemain pinjaman, dengan Sevilla, Fiorentina -- di mana ia tak sekali pun tampil di Serie A -- dan kini Anderlecht. Di umur 25, nyaris tak ada perkembangan signifikan dari Marin dalam tiga tahun terakhir.

    [​IMG]

    Meyer, yang telah memperpanjang kontraknya sampai 2018, bergabung ke skuat junior Schalke dari rival lokal MSV Duisburg enam tahun silam. Dia angkat nama di Kejuaraan Eropa U-17 pada 2012 dengan menjadi topskor dan pemain terbaik turnamen -- penghargaan yang sebelumnya pernah diraih oleh Wayne Rooney, Cesc Fabregas, Toni Kroos, dan Gotze. Sayangnya Jerman gagal menjadi kampiun setelah ditundukkan Belanda lewat adu penalti di final.

    Musim lalu Meyer mengemas total 41 penampilan di bawah pendahulu Roberto Di Matteo, Jens Keller, tapi kebijakan rotasi sang bos anyar membuatnya kerap keluar masuk tim inti pada kampanye terkini.

    Sebagai figur yang emosional, kelihatan jelas saat Meyer tidak senang. Ia tak suka diistirahatkan, tapi telah menuntaskan segala permasalahan dengan Di Matteo. "Saya kini lebih matang," ujar Meyer. "Saya bisa menangani tekanan. Sang pelatih banyak berbicara dengan saya dan kami memiliki hubungan yang bagus."

    "Saya perlu lebih sering menggunakan kepala saya, karena lawan telah beradaptasi untuk bermain melawan saya pada musim kedua saya."

    Target besar berikutnya untuk Meyer bukanlah transfer, melainkan satu tempat dalam skuat Jerman asuhan Low untuk ajang Euro 2016. "Tentunya saya berharap dia membawa saya," katanya kepada Bild. "Tapi pertama-tama ada Kejuaraan Eropa dengan tim U-21. Saya harus bermain baik secara konsisten. Segala hal lainnya akan menyusul."

    liga spanyol table, klasemen, seri b, malam ini, terkini, divisi 2, FOKUS: Max Meyer Siap Bersinar Kontra Real Madrid
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page