Liga Indonesia FOKUS: Menyelisik Tukang Gedor Di Piala Presiden

Discussion in 'Bola' started by Bola, Aug 30, 2015.

Discuss FOKUS: Menyelisik Tukang Gedor Di Piala Presiden in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Kick-off turnamen Piala Presiden 2015 bakal terjadi, Minggu (30/8) sore WIB, di Stadion Dipta Gianyar, Bali. Hadirnya sejumlah klub papan atas tentunya juga akan menyuguhkan tontonan menarik di tengah kondisi persepakbolaan nasional yang tak menentu.

    Pemain pun kembali bergairah menghadapi turnamen ini setelah kompetisi, baik Indonesia Super League (ISL) maupun Divisi Utama, dihentikan. Sektor depan kerap menjadi sorotan tiap laga. Di Piala Presiden ini sejumlah pemain yang berlabel masih, atau pernah memperkuat tim nasional akan unjuk kebolehan. Tak ketinggalan beberapa pemain asing yang tidak bermasalah dengan administrasi.

    Di Grup A, Persib Bandung memiliki sejumlah pemain dengan naluri mencetak gol tinggi. Bukan hanya dari Ilija Spasojevic dan Tantan yang menghiasi barisan depan, tapi juga Zulham Zamrun, Atep, dan Makan Konate di lini kedua.

    Bahkan lini tengah Persib ini jauh lebih berbahaya. Bersama Persipura Jayapura, Zulham mencetak dua gol dari dua laga. Ia juga menorehkan tujuh gol saat memperkuat Mitra Kukar di ISL 2014. Sedangkan Atep mencetak enam gol di musim 2014, serta satu di tahun ini. Di Piala AFC 2015, Atep mengoleksi tiga gol. Yang menjadi sorotan tentunya Makan Konate dengan torehan 13 gol di ISL 2014, serta satu gol di musim 2015.

    Sedangkan Persebaya United mengandalkan pemain muda setelah Emile Mbamba tidak bisa dimainkan. Tumpuan kini diberikan kepada Ilham Udin Armaiyn bersama Agung Supriyanto, dan Rudi Widodo. Fandi Eko Utomo bisa diharapkan muncul dari baris kedua.

    Persiba Balikpapan dan Martapura FC pun tak bisa dipandang sebelah mata. Di Persiba, I Made Wirahadi dan Suheri Daud menjadi tumpuan utama paska tidak bisa dimainkannya Amadou Gakou. Sementara Martapura FC pun memiliki pemain lini tengah yang tak jarang mencetak gol, seperti atau Dedi Hartono.

    Di Grup B, peta kekuatan barisan depan cukup merata. Arema Cronus mempunyai Cristian Gonzales, Samsul Arif, dan Lancine Kone. Pengalaman dan ketenangan Gonzales di kotak penalti tak perlu diragukan lagi. Sedangkan Samsul dan Kone memiliki sikap ngotot.

    Sriwijaya FC menjadi pesaing utama di grup ini untuk urusan menggedor gawang lawan. Di Laskar Wong Kito bercokol sejumlah striker papan atas, seperti Titus Bonai, dan Patrich Wanggai. Mereka pun baru kedatangan TA Mushafry yang juga tak kalah tajam.

    Persela akan mengandalkan Mamadou Lamarana Diallo dan Bijahil Chalwa untuk urusan menjebol gawang lawan. Di kubu PSGC Ciamis, hadir penyerang yang sudah kenyang pengalaman di Indonesia, Osas Saha. Dalam laga uji coba beberapa waktu lalu, Osas sukses menjebol gawang Persib.

    Di Grup C, striker veteran Bambang Pamungkas tetap menjadi sorotan. Bepe, sebutan Bambang, melesakkan tiga gol di dua laga Persija Jakarta di ISL 2015. Sedangkan sepuluh gol diciptakan saat memperkuat Pelita Bandung Raya (sekarang Persipasi Bandung Raya) di musim 2014. Bepe bakal berduet dengan James Koko Lomell yang pernah menjadi andalan Persiram Raja Ampat.

    Mitra Kukar pun memiliki tukang gedor mumpuni. Airlangga Sucipto diboyong dari Semen Padang untuk menambah kekuatan. Airlangga makin menyetel dengan skema permainan Mitra Kukar, dan bakal diduetkan dengan Rachmat Affandi, atau Yogi Rahardian.

    Sedangkan tuan rumah Bali United Pusam yang berisikan pemain muda mengandalkan Bayu Gatra dan Lerby Eliandry. Posisi Bayu sedikit di dorong ke depan, karena mempunyai kemampuan menggiring bola yang bagus. Sementara Persita bertumpu kepada pemain pinjaman dari Sriwijaya FC, Rishadi Fauzi.

    Parade tukang gedor akan hadir di Grup D. Sejumlah pemain papan atas, maupun yang belakangan bersinar bakal adu ketajaman. Tuan rumah PSM Makassar mendatangkan Ferdinand Sinaga dari Sriwijaya FC. PSM bisa menurunkan trio striker Ferdinand, M Rahmat, dan Muhlis Hadi Ning Saifullah.

    Pusamania Borneo FC mengandalkan Jajang Mulyana dan Jaya Teguh Angga setelah Alan Bruno terganjal administrasi. Namun mereka juga punya pemain dengan naluri mencetak gol tinggi dari lini kedua pada diri Srdjan Lopicic.

    Gresik United tetap mengandalkan Herman Dzumafo Epandi. Tapi mereka punya dua pemain yang tak kalah garang, yakni Yusuf Effendi dan Riko Simanjuntak. Dua nama ini bersinar bersama Gresik United di tiga laga awal. Sementara PBR bertumpu kepada Gaston Castano dan Yongki Aribowo.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, FOKUS: Menyelisik Tukang Gedor Di Piala Presiden
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page