Gadget Paling Unik di CES 2016

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 12, 2016.

Discuss Gadget Paling Unik di CES 2016 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,756
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Setiap awal tahun, perhatian seluruh penggemar teknologi di dunia pasti tertuju ke kota Las Vegas, Amerika Serikat, tempat digelarnya salah satu pameran elektronik terbesar di dunia, yaitu Consumer Electronic Show (CES).

    CES merupakan ajang bagi produsen-produsen teknologi terkenal seperti Samsung, Sony, & LG, meluncurkan produk-produk terbaru mereka. Oleh karena itu, tak jarang apa yg ditampilkan di CES sering dijadikan barometer tren teknologi selama 1 tahun ke depan.

    Selain produk-produk mainstream seperti smartphone, notebook, & smartwatch, CES juga sering diisi oleh gadget-gadget unik. Di tahun 2016 ini, CES kembali menampilkan inovasi-inovasi terbaru mulai dari perangkat penumbuh rambut hingga sepatu yg bisa menghangatkan kaki sang pemilik. Berikut ini adalah 7 gadget unik yg dipamerkan di CES 2016.
    Baca juga: Inilah Sejumlah Pengumuman Penting di CES 2016 yg Mungkin Kamu Lewatkan
    BB-8 Star Wars Force Band
    [​IMG]

    Di akhir tahun 2015 kemarin, LucasFilm resmi merilis Star Wars: The Force Awakens. Film ini seperti menghilangkan dahaga para penggemar Star Wars, yg sudah 10 tahun menantikan kemunculan film terbaru Star Wars. Seketika, dunia pun seperti terserang demam Star Wars. Tak hanya filmnya yg ditayangkan di hampir semua bioskop di seluruh dunia, aksesori yg berhubungan dengan Star Wars pun ramai diperjual belikan di mana-mana.

    Perusahaan teknologi Sphero seolah tak mau ketinggalan momentum untuk membuat produk yg berkaitan dengan Star Wars. Bekerja sama dengan Disney, yg telah mengakuisisi LucasFilm pada tahun 2012, Sphero pun membuat tiruan dari BB-8, salah satu tokoh dalam film Star Wars: The Force Awakens tersebut.

    Droid yg mereka buat bukan mainan biasa, karena droid tersebut bisa digerakkan layaknya droid di filmnya dengan aplikasi di smartphone yg berbasis Android, iOS, & Windows Phone. Mulai dijual pada awal bulan September 2015 dengan harga $150 (sekitar Rp2,1 Juta), droid ini pun langsung habis diserbu para penggemar Star Wars di berbagai lokasi penjualannya.



    Di CES 2016, Sphero kembali melengkapi droid BB-8 tersebut dengan alat kendali baru, yaitu sebuah gelang yg bernama Force Band. Dengan gelang tersebut, pengguna bisa menggerakkan droid BB-8 yg mereka punya dengan gerakan tangan. Droid BB-8 tersebut akan mengikuti apabila anda menggerakkan tangan ke depan, belakang, kiri, & kanan.
    OMbra
    [​IMG]

    Pada tahun 2014 silam, perusahaan teknologi OMsignal meluncurkan sebuah kaos pintar untuk pria yg bisa digunakan untuk memantau tekanan darah, kondisi napas, & kalori yg hilang selama berolahraga. Pada CES tahun ini, OMsignal kembali meluncurkan perangkat serupa namun kali ini berbentuk bra untuk perempuan, mereka menyebutnya OMbra.

    Menurut OMsignal, sebenarnya ide untuk membuat smart bra ini sudah ada sejak 4 tahun yg lalu. Namun, demi membuat produk yg nyaman ketika digunakan, mereka pun harus menguji 1.633 prototipe sebelum akhirnya memutuskan sebuah desain OMbra yg mereka luncurkan di CES tahun ini.

    Produk ini mempunyai bahan yg elastis, serta tali pengikat yg bisa diatur panjang pendeknya agar bisa sesuai dengan berbagai ukuran payudara pengguna. Pengguna OMbra tidak akan merasa aneh saat mengenakannya, & tetap merasa nyaman layaknya menggunakan bra biasa.



    OMbra bisa memantau kondisi tubuh kamu ketika berlari, mulai dari denyut jantung, jumlah tarikan napas, serta bagaimana pergerakan tubuh kamu selama berlari. Dengan begitu, OMbra bisa memberikan masukan terkait jarak lari maksimal yg bisa kamu tempuh, setiap berapa langkah kamu harus menarik napas, & mengingatkan ketika kondisi tubuh kamu sudah sangat lelah.
    Smart Ski Airbag Vest
    [​IMG]

    Michael Schumacher, mantan pebalap Formula 1, tidak pernah mengalami kecelakaan yg begitu parah saat mengemudikan jet darat. Namun ia justru dalam keadaan koma selama berbulan-bulan akibat sebuah kecelakaan ketika ia sedang melakukan olahraga yg lain, yaitu ski.

    Mungkin itulah salah satu alasan yg mengilhami perusahaan In&Motion untuk meluncurkan sebuah gadget menarik di CES 2016, yaitu rompi pintar untuk para pemain ski. Tak hanya mencatat pergerakan penggunanya, rompi yg diberi nama Smart Ski Airbag Vest ini juga sekaligus merupakan pelindung tubuh.

    Smart Ski Airbag Vest dilengkapi dengan GPS, accelerometer, & sensor giroskopik yg bisa mengetahui apabila pemakainya telah kehilangan keseimbangan. Begitu hal itu terjadi, rompi ini akan langsung mengembang dalam waktu 0,1 detik & berubah menjadi sebuah airbag untuk menahan benturan yg lebih fatal.


    Vuze
    [​IMG]

    Beredarnya perangkat Virtual Reality (VR) tentu akan lebih menarik apabila diiringi dengan berkembangnya perangkat untuk membuat konten video berbasis VR. Dalam CES 2016, HumanEyes merilis sebuah perangkat yg bisa merekam video VR dengan kualitas 3D. Menariknya lagi, mereka memasang harga yg cukup terjangkau, yaitu sekitar $10.000 (sekitar Rp14 Juta). Mereka mengklaim kalau perangkat bernama Vuze ini merupakan produk consumer pertama di kategori VR 3D.

    Vuze dilengkapi dengan 8 buah kamera yg bisa merekam gambar di sekelilingnya. Gadget ini bisa dipakai untuk merekam video dengan durasi maksimal 1 jam. Video tersebut kemudian bisa dikirimkan ke software Vuze Studio yg akan menyatukannya menjadi sebuah video VR yg bisa kamu nikmati dengan berbagai perangkat VR, seperti Google Cardboard & Oculus Rift.
    Ili
    [​IMG]

    Perbedaan bahasa, seringkali menjadi masalah ketika kita tengah menjalin kerjasama bisnis dengan orang asing. Tak hanya itu, perbedaan bahasa juga bisa menyulitkan ketika kita sedang liburan ke luar negeri. Itulah alasan di balik pembuatan Ili, sebuah alat penerjemah mobile. Bentuknya sangat kecil, bahkan bisa kamu pakai sebagai kalung.

    Cara penggunaannya pun sangat mudah. Kamu hanya perlu mengucapkan apa yg kamu mau di depan alat tersebut, kemudian tekan tombol kecil yg tersedia. Secara otomatis, Ili akan menerjemahkan kata-kata kamu & mengucapkannya kembali lewat speaker. Menariknya, alat ini bisa berfungsi tanpa koneksi internet.



    Sayangnya, setiap perangkat Ili hanya bisa menerjemahkan satu bahasa saja, sehingga kita harus membeli perangkat yg berbeda apabila ingin menerjemahkan bahasa yg lain. Saat ini, Ili baru menyediakan database untuk bahasa Inggris, Mandarin, & Jepang. Setelah ini, mereka akan langsung menyiapkan versi berikutnya dengan penambahan bahasa Perancis, Thailand, & Korea.
    Laserband 82
    [​IMG]

    Bagi sebagian orang, rambut yg mulai menipis & potensi menjadi botak, merupakan sebuah mimpi buruk. Itulah alasan mengapa perusahaan teknologi HairMax membuat sebuah alat penumbuh rambut berbentuk bando yg bernama Laserband 82. Sesuai namanya, Laserband 82 mempunyai 82 sinar laser yg menurut mereka bisa menstimulasi pertumbuhan rambut mulai dari akarnya.

    Agar rambut bisa tumbuh lebat, kamu hanya perlu menggunakan Laserband 82 sebanyak 3 kali dalam seminggu, masing-masing selama 90 detik. Menurut HairMax, dengan pemakaian rutin, rambut pengguna akan tumbuh lebat dalam waktu 12 minggu. Apabila selama 5 bulan belum juga ada perubahan pada rambut pengguna, HairMax berjanji akan mengembalikan uang yg telah dibayarkan.


    Digitsole Smartshoe
    [​IMG]

    Impian akan sebuah sepatu pintar sebenarnya sudah ada sejak dibuatnya film Back to The Future pada tahun 1985. Marti McFly, tokoh utama film tersebut, mempunyai sebuah sepatu pintar yg talinya bisa mengikat sendiri. Digitsole, sebuah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, mencoba merealisasikan mimpi tersebut dengan sebuah produk yg bernama Smartshoe. Walaupun tidak mempunyai tali, sepatu ini mempunyai pengait khusus yg bisa dikencangkan dengan menekan tombol di smartphone pengguna.
    Baca juga: 3 Teknologi Back to the Future yg Sudah Ada Hari Ini

    Layaknya perangkat wearable lainnya, Smartshoe juga bisa mencatat jumlah langkah pengguna, serta menghitung jumlah kalori yg hilang. Tak berhenti sampai di situ, Digitsole juga membuat Smartshoe sebagai satu-satunya sepatu yg bisa diatur temperaturnya, lagi-lagi dengan menggunakan aplikasi di smartphone. Dengan begitu, kamu bisa mengatur agar Smartshoe tersebut bisa lebih hangat saat dikenakan di cuaca dingin.



    Walaupun telah dikenalkan di CES 2016, belum tentu gadget-gadget unik seperti yg disebutkan di atas bisa langsung dibeli secara bebas. Beberapa di antaranya masih merupakan prototipe yg perlu pengembangan lebih lanjut sebelum bisa dijual ke masyarakat luas.

    Dari tujuh gadget unik di atas, mana yg menurut kamu paling menarik & paling layak beli?

    (Diedit oleh Pradipta Nugrahanto, sumber gambar fitur, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page