GameFounders - Kado dari Estonia untuk Industri Game di Asia

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Dec 10, 2015.

Discuss GameFounders - Kado dari Estonia untuk Industri Game di Asia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,760
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Estonia adalah sebuah negara di Eropa. Di industri game global sendiri, negara ini bukanlah negara yg begitu populer, tidak seperti beberapa negara Eropa lainnya yg mampu melahirkan berbagai studio papan atas seperti Ubisoft, Gameloft, / bahkan Mojang (developer Minecraft) sekalipun.

    Meski begitu, kondisi tersebut tidak mengurungkan niat GameFounders, sebuah akselerator khusus video game, untuk melakukan ekspansi ke belahan dunia lainnya yaitu Asia, tepatnya di Kuala Lumpur, Malaysia.

    Bagaimana tim dari bagian utara Eropa ini bisa sampai ke salah satu bagian paling selatan dari Asia. Simak kisahnya di bawah.
    Membangun Iklim Game di Daerah Tropis
    Y Combinator untuk video game,” saya rasa itulah cara paling mudah untuk mendeskripsikan apa itu GameFounders kepada orang-orang yg cukup familier dengan dunia startup. Sebagai akselerator, GameFounders mengundang berbagai developer indie untuk mengikuti program tiga bulan mereka.

    [​IMG]

    Selama tiga bulan, GameFounders akan membawa developer-developer terpilih untuk bergabung di program intensif & memberikan bimbingan dalam berbagai aspek dari pengembangan game seperti urusan teknis & arahan game, masalah marketing, latihan pitch, serta membantu para developer dalam melakukan networking dengan calon partner potensial.

    Ketika ditanya mengapa mereka memilih Asia, perwakilan dari sekaligus COO dari GameFounders, Andrew Walker, dalam sebuah sesi wawancara dengan Tech in Asia mengatakan bahwa itu bukanlah pilihan berat.

    Kami ingin menciptakan akselerator berskala global, & kami juga sudah mengamati Asia Tenggara selama beberapa tahun terakhir sebagai ekspansi pertama kami dari Eropa. Ditambah lagi kami telah menemukan partner yg luar biasa di Malaysia yaitu MDeC.

    Walker juga optimis dengan pasargamedi Asia. “Pertumbuhan pasar industri ini berkembang sangat baik di sini, bersamaan dengan itu talenta-talenta yg ada pun juga berkembang dengan sangat pesat. Sudah banyak studio game di daerah ini, namun baru sekarang kita mulai melihat generasi baru dengan semangat independen yg ingin menciptakan game mereka sendiri daripada sekadar mengerjakan pekerjaan outsourcing,” jelasnya.

    Lebih lanjut Walker menambahkan bila pihaknya ingin bisa membantu developer dari seluruh dunia. “Kami percaya metode yg kami gunakan akan sangat cocok di sini, & kami tidak hanya bisa membantu developer-developer dari Asia, tapi juga developer dari belahan dunia lainnya yg ingin merasakan pengalaman langsung mengamati industri game di region ini,” tambahnya. Hal inilah yg menyebabkan peserta GameFounders Asia yg diadakan tahun 2015 tidak hanya diikuti oleh studio game dari Asia, tapi juga dari benua lain seperti Amerika Selatan.
    [​IMG]Kadri Ugand, CEO dari GameFounders, bersama dengan orang-orang yg terlibat GameFounders Asia gelombang pertama

    Walker memprediksi dalam lima tahun ke depan, banyak negara di Asia yg akan menyusul kesuksesan Jepang, Cina, & Korea di ranahgame.

    Kita akan melihat perkembangan besar dari game mobile & penggunaan internet. Kedua hal tersebut bisa membuka peluang untuk membuka studio besar yg bisa menggapai industri pengembangan game di seluruh region Asia.

    Saat ini Walker melihat Cina sebagai salah satu negara yg berhasil mengembangkan industrigamedi Asia. “Tapi saya pribadi merasa ada peluang besar untuk menciptakan pusat pengembangan game di tempat seperti Kuala Lumpur / daerah lainnya dengan populasi besar & talenta yg tengah berkembang pesat,” katanya lagi.
    Apakah Ini Semua Berharga?
    [​IMG]

    Selain memberikan bimbingan intensif kepada para developer yg mewakili studio, GameFounders juga akan memberikan dana antara 10.000 sampai 15.000 (sekitar Rp 152 juta sampai Rp227 juta, dikonversikan dari euro) untuk sembilan persen saham dari studio yg mereka bimbing.

    Beberapa orang mungkin akan langsung merasa bahwa persentase saham yg diminta dengan jumlah pendanaan yg diberikan sangatlah rendah, tapi salah satu developer Indonesia yg mengikuti program ini, Viananda Andrias dari Nightspade, berkata lain.
    Ikuti perjalanan Nightspade yg dimulai dari tugas kuliah, hingga menjadi salah satu studio game paling disegani di Bandung

    “Apa yg saya pelajari dari GameFounders selama tiga bulan terakhir betul-betul berharga. Mentor-mentor yg didatangkan pun sangat menguasai materi mereka, memiliki pengalaman banyak di industri game, & bersedia untuk terus membantu bahkan setelah masa pendidikan intensif selesai. Segala ilmu & pengalaman yg didapatkan dari mengikuti GameFounders jelas sangat worth dengan nilai saham yg mereka minta,” ujar Andrias.
    [​IMG]Viananda Andrias (tengah) bersama dengan para peserta program akselerasi GameFounders lainnya

    Dilihat dari nilai valuasi yg digunakan GameFounders, bisa ditebak kalau studio game yg mereka incar bukanlah studio dengan jajaran game yg bisa dibilang sukses besar / memiliki investasi dengan nilai tinggi. Namun, untuk bisa tergabung dalam GameFounders, studio yg berminat harus sudah cukup mapan & siap melakukan bisnis.

    Kami berusaha untuk menyeleksi tim yg dinamis & berkomitmen serta siap untuk bekerja keras & mendengarkan saran-saran yg diberikan selama mereka mengikuti program ini. Kami mencari tim yg sudah mapan dari segi pengembangan game & kualitasnya, namun butuh bantuan dalam urusan pembangunan strategi bisnis yg baik. Mungkin saja mereka sudah merilis game, dapat jumlah unduhan yg banyak, tapi belum menghasilkan laba yg signifikan, hal-hal seperti itulah yg dapat kami bantu.
    Bersiap untuk Perjalanan Berikutnya
    Pertengahan November lalu, GameFounders baru menyelesaikan program perdananya di Malaysia. Program yg diikuti oleh studio game dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, & bahkan Brazil serta Ukraina ini menjadi pembuktian bahwa GameFounders bisa membawa apa yg telah mereka lakukan di Estonia, & menerapkannya di Asia dengan bantuan pemerintah Malaysia.

    [​IMG]

    Saat ini GameFounders tengah menyiapkan gelombang kedua dari program akselerasi mereka yg akan dimulai pada bulan Maret 2016. Jika kamu memiliki studio game & berminat untuk menjadi bagian dari program ini, kamu bisa langsung mengunjungi tautan di bawah. Meskipun ada pepatah yg mengatakan “tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina,” kalau ilmunya bisa didapatkan di negeri jiran, apa salahnya mencoba bukan?
    Tautan Pendaftaran: GameFounders Spring 2016 Asia

    Bagaimana pendapat kamu tentang program akselerator asal Estonia ini? Selain itu bagaimana kamu bereaksi melihat besarnya dukungan pemerintah Malaysia yg membantu perusahaan asal Estonia untuk membangun industri game di negara tersebut? Sampaikan pendapatmu di bagian komentar ya.

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page