Hacker Incar Institusi Kesehatan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Apr 1, 2015.

Discuss Hacker Incar Institusi Kesehatan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Hacker Incar Institusi Kesehatan

    Rentetan kasus yg menimpa Anthem & Premera Blue Cross menjadi suatu pertanda bahwa hacker kini mengincar institusi kesehatan. Dapat dikatakan bahwa hampir semua industri yg ada saat ini tidak luput dari target hacker. Para penyerang kini melihat ada kesempatan emas di institusi kesehatan yg bisa mereka manfaatkan. Bobolnya sistem keamanan Anthem & Premera merupakan cerita ironis tersendiri bagi industri kesehatan.

    Pertanyaan terbesar dari bobolnya dua institusi asuransi terbesar itu menyisakan sebuah pertanyaan besar. Mengapa hacker kini menargetkan perusahaan asuransi kesehatan? David Spire, CEO dari United System mengatakan bahwa keamanan informasi di institusi kesehatan sangatlah lemah. Memang ada transformasi pengalihan data secara fisik menjadi digital. Namun hal itu tidak menutupi kelemahan bahwa sistem mereka sangat rentan, ujar David.

    Proses digitalisasi itu tidak menutup kemungkinan a&ya serangan siber & kebocoran data. Asumsi terbesar yg dipaparkan oleh David mengapa hacker memiliki target baru adalah a&ya gu&g emas di industri kesehatan yg bisa memiliki manfaat bagi mereka. Data rekam medis yg memuat seluruh informasi penting pasien lebih berharga ketimbang kartu kredit karena identitas tersebut dapat dicuri & digunakan untuk kejahatan fraud perbankan.

    Beberapa tahun ke belakang, hacker memang menargetkan industri perbankan seperti apa yg diutarakan oleh David. Pencurian uang secara daring & penipuan kartu kredit adalah modus yg digunakan pelaku. Seiring semakin matangnya keamanan di dunia perbankan, maka pertahanan mereka pun semakin canggih, papar David. Hal itulah yg membuat hacker mengalihkan pan&gannya ke industri asuransi kesehatan. Terlebih lagi, sistem keamanan mereka tidak sekuat perbankan, tambahnya.

    Informasi sensitif yg biasanya menguntungkan bagi hacker untuk meraup keuntungan dari industri perbankan adalah empat nomor digit kartu kredit. Se&gkan di institusi kesehatan, informasi sensitif yg bisa diperoleh hacker lebih jauh menguntungkan. Setidaknya dengan meretas perusahaan asuransi kesehatan, hacker bisa memperoleh nama asli, data kartu kredit, nomor jaminan sosial hingga alamat pos-el & tempat tinggal pasien.

    David memberikan empat rekomendasi yg bisa dilakukan oleh insitusi kesehatan untuk menjaga keamanan datanya. Yaitu:
    Lindungi jaringan Internet & Wifi. Hacker biasanya menggunakan seperangkat alat TI untuk membobol sistem keamanan. Institusi kesehatan perlu menginvestasikan sejumlah teknologi keamanan untuk melindungi data mereka. Segregasi jaringan adalah salah satu solusi bijak ketika hacker bisa mengakses salah satu jaringan, mereka tidak akan bisa mengakses jaringan yg lain.
    Edukasi staf. Pemberian edukasi pada seluruh staf sangatlah penting. Para pegawai setidaknya bisa mengetahui bagaimana hacker melakukan jebakan phising, malware orpun metode lainnya untuk mencuri data.
    Enkripsi data. Cara terbaik dalam berkomunikasi untuk mengirimkan data & informasi penting adalah melakukan enkripsi untuk mencegah dintervensi. Temuan yg dipaparkan oleh FBI & Mandiant menyatakan bahwa sistem pengamanan data di Anthem diduga kuat tidak terenkripsi, sehingga memudahkan hacker mencuri data tersebut.
    Keamanan fisik data. Mayoritas data rekam medis masih didominasi penyimpanan secara fisik. Memasang kamera pengawas & pembatasan akses adalah salah satu cara ampuh untuk menghindari kebocoran data secara fisik.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenHacker Incar Institusi Kesehatan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page