Hacker Miliki Semua Data Pegawai Federal AS

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jun 12, 2015.

Discuss Hacker Miliki Semua Data Pegawai Federal AS in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Hacker Miliki Semua Data Pegawai Federal AS

    Dampak ulah hacker yg membobol sistem komputer Office of Personal Management (OPM) berbuntut pajang. Pasalnya, kini hacker memiliki semua data pegawai federal AS. Data-data itu adalah nama pegawai federal AS yg masih aktif orpun AS, alamat asli, email & juga nomor jaminan sosial. Dipastikan informasi personal itu dijadikan data intelijen orpun pencurian identitas (fraud).

    Senator Herry Reid dari Partai Demokrat AS mengatakan bahwa ia sudah menyurati Kepala OPM Katherine Archuleta untuk segera mengamankan langkah-langkah strategis dalam melindungi identitas pegawai federal AS. Walaupun Senator Reid tidak menuduh suatu pihak tertentu, ia sepakat bahwa Tiongkok berada di balik peretasa tersebut. American Federation of Government Employees menyatakan pada OPM bahwa mengincar database mereka.

    Tidak hanya itu saja database OPM pun memuat data eksekutif militer, anggota Kongres & Senat serta kegiatan non-intelijen mereka. Pemerintah AS mengatakan pula bahwa ada kemungkinan hacker berhasil mencuri data veteran perang & pensiunan pegawai federal. Di dalamnya termasuk nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nomor kontak & nomor jaminan sosial.

    Direktur American Federation of Government Employees, J. David Cox mengatakan bahwa nomor jaminan sosial para pegawai tidak dienkripsi dengan baik oleh OPM. “Ketiadaan enkripsi mengakibatkan database sangat rawan untuk diserang,” tandas Cox. Ia sendiri menambahkan bahwa OPM dinilai lalai dalam mengamankan database mereka dengan tidak mengimplementasikan sistem enkripsi. “Kebocoran data ini menjadi preseden buruk bagi pemerintah karena masyarakat akan memiliki persepsi buruk,” kata Cox.

    Samuel Schumach, juru bicara OPM mengatakan bahwa organisasinya tidak memberikan bocoran apapun terkait insiden tersebut. Pendapatnya langsung disanggah oleh Cox yg mengatakan bahwa dalam kondisi seperti ini seharusnya OPM mau berbagi informasi apapun yg menygkut kasus kebocoran data itu. Cox justru meman&g ada sesuatu yg ditutupi oleh OPM sehingga enggan membuka informasi penting yg dinilai sangat berharga.

    Tidak hanya Senator Reid yg beranggapan bahwa Tiongkok berada di balik peretasan ini. Senator Susan Collins pun menyatakan bahwa komite intelijennya menyimpulkan bahwa Tiongkok harus bertanggung jawab. Mike Rogers, mantan komite intelijen Kongres AS mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pemerintah Tiongkok telah mengumpulkan data-data intelijen warganya. Rogers memprediksi bahwa data intelijen itu akan digunakan untuk pemerasan orpun melakukan spear phising untuk mendapatkan informasi sensitif lainnya.



    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenHacker Miliki Semua Data Pegawai Federal AS diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page