Hacker Rusia Mencuri 1,2 Miliar Password

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 6, 2014.

Discuss Hacker Rusia Mencuri 1,2 Miliar Password in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Hacker Rusia telah mencuri 1,2 miliar nama dan password pengguna Internet, dan 500 juta akun email. Pencurian password ini akan menjadi pencurian terbesar sepanjang sejarah kejahatan dunia siber.

    Kejahatan ini diungkap oleh perusahaan keamanan, Hold Security. Perusahaan yang berpusat di Milwaukee, Amerika Serikat, ini juga memiliki catatan sejarah peretasan termasuk pencurian data puluhan juta catatan yang dicuri dari Adobe Systems.

    Menurut pendiri Hold Security, Alex Holden seperti yang dikutip dari New York Times Selasa (05/08), beberapa situs yang diretas masih memiliki celah keamanan. Namun Hold Security menolak untuk membeberkan nama-nama korban dan situs perusahaan yang memiliki celah keamanan tersebut.

    Hacker tidak hanya menargetkan perusahaan Amerika Serikat, mereka menargetkan semua situs yang bisa mereka serang, mulai dari perusahaan besar hingga situs kecil. Dan sebagian besar sari situs-situs ini masih memiliki celah keamanan ungkap Alex Holden.

    Menanggapi hal ini analis dari lembaga riset Gartner mengatakan bahwa perusahaan yang mengandalkan nama dan password harus waspada mengingat kejahatan pencurian password dan nama akun menjadi semakin canggih.

    “Perusahaan yang mengandalkan nama pengguna dan password harus memperhatikan hal ini. Sampai mereka lakukan hal tersebut, penjahat hanya akan terus menimbun akun pengguna.” Avivah Litan mengingatkan.

    Terkait dengan pelaku peretasan yang merupakan warga Rusia, Alex Holden mengatakan bahwa tidak ada keterkaitan antara hacker ini dengan pemerintah Rusia. Bahkan beberapa situs yang terdapat di Rusia juga diretas oleh hacker ini. Holden juga telah merencanakan untuk mengingatkan penegak hukum setelah melakukan riset publik.

    Sejauh ini penjahat siber ini belum menjual data-data online ini. Namun penjahat ini menggunakan data curian mereka untuk mengirimkan spam melalui jejaring sosial seperti Twitter. Hal ini dilakukan oleh hacker ini atas permintaan pihak lain, yang membayar dengan sejumlah imbalan uang.

    Sebelum kejadian pencurian ini, pada Desember 2013 lalu, 40 juta nomor kartu kredit dan 70 juta data pengguna dicuri dari perusahaan ritel Amerika Serikat, Target oleh hacker asal Eropa Timur. Hal ini berimbas pengunduran diri CEO, Gregg Steinhafel. Data yang dicuri ini kemudian dijual ke pasar gelap oleh hacker tersebut.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini
  2. Anonymous 5 SD Level 2

    Messages:
    665
    Likes Received:
    38
    Trophy Points:
    54
    Game:
    Tidak Ada
    cepat" lah ganti password email dan jejaring sosial mu :D
     

Share This Page