[Hands-On] Stranded Deep Early Access

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Feb 15, 2015.

Discuss [Hands-On] Stranded Deep Early Access in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,745
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    Mungkin terlalu prematur buat ngomongin game yg idenya belum sepenuhnya rilis. Tapi premis yg dijanjikan game ini berhasil bikin gue tertarik buat ngebahas & berbagi info perkembangannya untuk kalian para pembaca setia Gamexeon. Video game bertema survival selalu diidentikkan dengan wabah virus mematikan yg mengubah orang jadi zombie / mutan. Atau mungkin ketika unsur fiksi-ilmiah absen dari tema game survival, unsur mitos & supranatural lah yg mengambil alih. Kalo ngga serba zombie, ya lawannya makhluk astral yg mengancam kelangsungan hidup umat manusia. Keduanya selalu jadi stereotip game bertema survival. Untungnya ada dua developer asal Brisbane, Australia, yaitu Ben Massey & Sam Edwards yg ngerasa bosen dengan genre game survival yg gitu-gitu aja.



    Untuk menjawab kejenuhan mereka pribadi atas genre game survival yg dianggep monoton, mereka mencoba ngembangin game dengan tema yg sama tapi jauh lebih fokus pada realita pengalaman di dunia nyata. Stranded Deep karya Beam Team Games merupakan game bertema survival yg cukup unik. Dalam game Stranded Deep, kita berperan sebagai satu-satunya korban yg selamat dari kecelakaan pesawat yg terdampar di pulau di tengah Samudera Pasifik.

    KESAN PERTAMA TERDAMPAR DI PULAU TAK BERPENGHUNI


    Saat itu gue lagi asik duduk di sebuah penerbangan kelas pertama sambil menikmati segelas anggur mahal. Sepertinya ini adalah tampilan interior dari sebuah pesawat jet pribadi. Semuanya berjalan baik sampe tiba-tiba pesawat tergoncang akibat turbulensi & lampu kabin mulai berkedip-kedip. Gue bisa merasakan tubuh pesawat yg jatuh bebas mengakibatkan benda-benda dalam pesawat mulai melayang berkelana di seisi ruang kabin. Sebuah ledakan melubangi dinding pesawat. Semua barang-barang dalam pesawat tersedot keluar. Tiba-tiba semuanya tampak gelap. Dalam sekejap mendadak air memenuhi seisi ruang kabin. Gue mencoba meloloskan diri dari badan kapal & berenang menuju benda bundar yg terapung di permukaan.



    Bukan cuma benda bundar yg ternyata perahu karet penyelamat yg mengapung di permukaan. Serpihan kepingan badan pesawat beserta isinya juga mengambang diselimuti kobaran api yg menyambar tumpahan avtur. Sepertinya pilot, co-pilot, & pramugari ngga ada yg selamat. Gue terapung sendirian di tengah samudera dinaungi gelapnya langit malam itu. Gue cuma bisa terdiam menunggu terbitnya matahari.



    Tanpa sadar matahari udah membumbung tinggi. Perahur karet penyelamat gue terapung-apung terbawa arus ombak mendekati sebuah pulau kecil. Perahu melaju pelan & gue merasa was-was dengan keberadaan ikan hiu yg sedari tadi berenang mengintai. Gue bergegas mendayung perahu menuju daratan, tempat gue seengganya bisa merasa sedikit aman. Tapi bahaya yg mengancam masih belum lenyap. Perjuangan yg sesungguhnya baru aja dimulai. Berbekal pisau saku, pemantik, & botol bersih untuk air minum, gue mulai menyusuri pulau kecil tak berpenghuni itu mencoba mencari sumber daya apa yg aja yg bisa gue pake untuk bertahan hidup. Di kejauhan terlihat sekumpulan pulau-pulau lain yan letaknya saling berjauhan. Kira-kira apa yg ada di pulau-pulau itu? Apakah mereka berpenghuni kah? Kemana selanjutnya gue harus melangkah? Apa yg harus dilakukan?



    Kurang lebih seperti itulah premis yg coba ditawarkan Stranded Deep untuk gamer penggemar tema survival. Kita bebas bereksplorasi di pulau tak berpenghuni dikeliling lautan biru dengan ragam biota laut & misteri sekaligus bahaya yg mengintai di dalamnya. Bertahan hidup sambil menikmati matahari terbenam mungkin ngga pernah seindah ini. Meskipun bukanlah game simulasi bertahan hidup yg sesungguhnya, paling ngga kita bisa banyak belajar apa yg bisa kita perbuat ketika terdampar di pulau terpencil tak berpenghuni sendirian.

    KAIS, TEMUKAN, DAN BERTAHAN


    Tiga kata kunci yg bakal sering kalian praktekin di Stranded Deep. Untuk bertahan hidup, kalian kudu menyusuri tiap sudut tempat baik di daratan maupun di kedalaman laut untuk mencari sumber daya & peralatan yg dibutuhkan supaya bisa bertahan hidup. Dengan berdasar pada rumus gameplay ini, berikut beberapa skema permainan yg ada dalam Stranded Deep.

    Crafting & Building


    Kedua hal ini adalah kunci gimana pemain akan bisa bertahan hidup selama terdampar di dunia Stranded Deep. Dengan ngumpulin sumber bahan baku yg diperlukan, kalian bisa bikin berbagai macem benda baik peralatan untuk berburu (tombak/kapak/pisau/panah/crossbow), memasak, hingga tempat tinggal non-permanen untuk bernaung, & alat transportasi seperti rakit untuk berpindah ke pulau lain. Untuk memperkuat kesan terdampar & unsur bertahan hidup, di game versi Alpha ini ngga ada HUD yg terlihat di layar. UI dalam game baru muncul ketika pemain mengakses item library ketika akan melakukan crafting.



    Resource Management


    Dunia Stranded Deep diliputi oleh kepulauan yg terdiri dari pulau-pulau kecil & pulau-pulau karang dalam laut. Beberapa sumber daya di pulau merupakan sumber daya alam terbarukan, seperti misalnya ada sejumlah tanaman tertentu yg bisa tumbuh lagi setelah dipanen. Tapi ada juga sumber daya alam yg sifatnya terbatas & bisa habis. Pohon kelapa yg ditebang untuk rakit / gubuk bisa habis kalo pemain ngga bijaksana dalam menggunakannya. Sebagai sumber daya alternatif ketika sumber daya di satu pulau mulai menipis, pemain bisa berpindah ke pulau lain / mengeksplorasi pulau-pulau karang di dalam laut. Lokasi pulau karang ini biasanya ditandai dengan buih gelembung udara yg naik ke permukaan ketika pemain berada di tengah laut. Di pulau karang tersebut bisa ditemui timbunan kapal-kapal karam yg nyimpen peralatan berguna dari kru kapal sebelumnya, seperti misalnya jerigen bensin, obat-obatan, dayung, golok, pistol suar, & banyak lagi. Tapi tentu aja bukan tanpa bahaya ketika pemain menyelam ke kedalaman lautan. Ngga cuma bisa kehabisan oksigen, ada predator seperti hiu yg mengintai & siap menerkam kapan aja. Hiu putih biasanya sering berenang di kedalaman laut sedangkan hiu macan bisa berenang hingga ke perairan dangkal.

    Priorities


    Kapasitas bawaan dalam game Stranded Deep ngga sebanyak game bertema survival pada umumnya. Peralatan yg bisa dibawa saat bepergian sangat terbatas. Makanya butuh bikin prioritas daftar barang bawaan sesuai kegiatan yg lagi pengen dikerjakan. Ketika lagi keluar untuk berburu, persenjataan untuk berburu sekaligus melindungi diri penting sifatnya. Selain akan banyak sisa ruang di tas untuk hasil tangkapan buruan, siapa tau bakal nemu item berharga dari bangkai kapal di tengah jalan.

    Health System


    Sistem kesehatan dalam Stranded Deep berdasar pada sistem stamina & kebutuhan nutrisi kalori yg realistis. Semua sumber makanan yg udah ngga segar bisa membusuk. Buah-buahan yg udah dipanen & hasil hewan buruan bisa membusuk kalo disimpan terlalu lama. Terlalu banyak minum air laut akan buruk bagi kesehatan, untuk itulah proses penyulingan penting banget. Faktor cuaca juga ikut berpengaruh. Terlalu lama berada di bawah sinar matahari bisa bikin dehidrasi. Sedangkan di malam yg dingin, pemain butuh bikin api unggun untuk menghangatkan diri.

    Advanced Animal AI


    Developer mengklaim bahwa variasi hewan darat & laut punya perilaku yg udah diprogram sesuai perilaku hewan aslinya di dunia nyata. Dari kepiting, kadal, ular laut, hingga hiu akan punya reaksi yg berbeda ketika didekati manusia. Tentunya seberapa tinggi kecerdasan AI hewan ini akan terus ditingkatkan mengingat video game-nya sendiri masih dalam tahap Alpha.

    Fishing


    Meski terdapat hewan darat untuk diburu, perburuan di laut dengan cara memancing biota laut tetep perburuan paling utama karena sumber dayanya lebih banyak. Tapi bahaya-bahaya yg mengancam ketika bertualang di kedalaman laut juga jauh lebih tinggi.

    Exploration


    Stranded Deep fokus pada eksplorasi petualangan & bertahan hidup. Akan banyak lingkungan pulau & dunia di kedalaman laut tak terbatas untuk dijelajahi.

    Brutal Reality


    Seperti yg udah dibilang sebelumnya, sistem bertahan hidup dalam game ini udah disesuaikan dengan pengalaman manusia dalam bertahan hidup di dunia nyata. Kalo ngga makan, bisa mati. Terlalu lama berada di bawah sinar matahari, bisa mati. Kalo terkena luka luar maupun luka dalam yg ngga segera diobati, bisa mati juga. Nekat berenang bebas tanpa senjata ke sarang hiu, jawabannya udah jelas banget. Langsung dapet status almarhum.

    Open World


    Dunia dalam game Stranded Deep diprogram dengan sistem algoritma procedural generation sama seperti video game No Man's Sky. Jadi bisa dibilang habitat pulau-pulau yg terbentuk beserta flora & faunanya jumlahnya tak terbatas & unik satu sama lain.

    Graphic Content


    Stranded Deep mencoba untuk serealistis mungkin dalam menampilkan tampilan grafis sesuai efek yg terjadi ketika manusia bertahan hidup. Efek grafis yg dimaksud udah disesuaikan dengan skenario bertahan hidup yg ada dalam game, seperti ketika membunuh & menguliti hewan buruan, / ketika saat diserang hewan buas.

    Technology



    Teknologi grafis game Stranded Deep terfokus pada sistem pencahayaan & simulasi animasi air laut yg realistis sesuai dengan aslinya. Teknik render air laut dirancang serealistis mungkin meliputi aspek pantulan cahaya matahari & bulan di permukaan air, gradasi warna air laut sesuai perbedaan tingkat kedalaman, pergerakan gelombang air laut, & sebagainya. Semuanya dirancang untuk menghasilkan kesan terdampar yg nyata bagi para gamer.

    Co-operative Gameplay
    Wacana fitur permainan co-op diklaim cukup menarik bagi developer. Kalopun fitur ini akan dimasukkan, rencananya akan dirilis setelah game ini memasuki tahap beta.



    Berkelana dari pulau ke pulau adalah sumber bahaya sesungguhnya dalam game ini. Ngga cuma hewan buas bawah laut yg bisa menyerang setiap saat, tapi keadaan cuaca buruk seperti badai bisa mempengaruhi kemampuan navigasi pemain. Parahnya, bukannya sampe ke pulau tujuan, malah bisa kesasar & justru terapung-apung di tengah samudera. Stranded Deep masih dalam versi Alpha yg ngga terlepas dari bug. Meski begitu belum ada bug yg terlalu parah yg merusak core mechanic dari gameplay Stranded Deep.

    Versi Early Access game Stranded Deep bisa kalian beli seharga Rp 115.999,- via Steam. Kalian juga bisa ikut gabung di forum game Stranded Deep untuk mengirim kritik & saran melalui link berikut: Stranded Deep Steam Forum Discussions. Untuk saat ini Stranded Deep hanya tersedia untuk platform OS Windows & Mac. Platform OS Linux akan memperoleh dukungan di masa yg akan datang.

    images: beamteamgames.com

    Sumber

    cheat game online terbaru, cheat game online [Hands-On] Stranded Deep Early Access, apk, android, cheat card online, cara cheat, kumpulan cheat
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page