Hati-hati Terhadap Malware Pada Game Smartphone

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 13, 2015.

Discuss Hati-hati Terhadap Malware Pada Game Smartphone in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Hati-hati Terhadap Malware Pada Game Smartphone

    Berhati-hatilah bagi Anda yg menyukai permainan di Android & Ios. Tanpa disadari, banyak penjahat siber yg memanfaatkan game untuk menyebarkan malware. Game di Android & Ios sangat menarik banyak orang karena mudah dimainkan di mana saja. Saygnya, banyak di antara mereka yg tidak menyadari bahwa aplikasi game di smartphone sangat rentan ditanam malware. Terrence Tang, Senior Director of Consumer Business APAC dari Trend Micro mengatakan bahwa permainan di smartphone menjadi media terbaik bagi penjahat siber karena banyak orang memang menyukai aplikasi tersebut. Berdasarkan penelitian dari Trend Micro, sebanyak 4,37 juta malware terdeteksi di aplikasi smartphone khususnya Android pada tahun 2014 saja.

    Malware tersebut diperuntukkan bagi penjahat siber untuk mencuri data-data pribadi seperti surel orpun informasi sensitif lainnya. Malware tersebut menurut Terrence bisa saja merusak sistem operasi smartphone & beberapa di antaranya ada yg bersifat APT (advanced persistent threat). APT tersebut ditanam di dalam game untuk menyerang & mencuri data kredensial dari Internet Banking. Penyebaran malware seperti yg diutarakan oleh Terrence, paling banyak menyebar melalui adware & cheat tools. Pengguna yg ceroboh bisa saja dengan tidak sengaja mengakses dua media di atas yg kemudian tanpa mereka sadari, smartphone tersebut terinfeksi malware.

    Terrence mengemukakan pendapat lainnya dalam acara Safe Gaming Alliance yg digelar oleh Trend Micro untuk menyosialisasikan keamanan dalam aktifitas gaming (11/2/15). Maraknya game yg mengandung malware menurut Terrence tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat yg kini kian intensi, interaktif & kolaboratif dalam menikmati hiburan digital seperti ini. Hal tersebut dijadikan kesempatan bagi para penjahat siber untuk mencari keuntungan dengan tidak halal. Salah satu contoh kasus game yg disusupi malware adalah Flappy Bird. Permainan yg pernah fenomenal ini resmi ditutup oleh penyedianya. Pasca ditutup tersebut, banyak aplikasi yg menyerupai Flappy Bird bermunculan. Pengguna yg mengunduh game tersebut kemudian akan dipaksa untuk membayar premium melalui pemotongan pulsa untuk bisa melanjutkan permainan tersebut.

    Pada acara itupun ditandatangani pula nota kerja sama antara Trend Micro & sejumlah perusahaan pengembang game lokal untuk membuat sebuah lingkungan yg aman dalam bermain game. Faktor keamanan pun menjadi prioritas bagi para pengembang game karena beberapa di antara fitur game mereka ada yg bersifat in-app-purchase. Untuk membeli fitur tertentu dalam game tersebut, mereka harus membayar kartu kredit. Keamanan data kartu kredit itulah yg menurut para pengembang sangat rentan untuk diretas. Andi Taru, CEO dari Educa, pengembang game untuk pendidikan anak mengatakan bahwa pencegahan ditanamnya malware di permainan miliknya adalah salah satu strategi untuk memancing reputasi positif khususnya para orang tua. Ada beberapa malware yg bisa mengunduh konten pornografi. Hal ini tidak baik bagi game yg menitikberatkan pada pendidikan anak. Oleh karenanya, faktor keamanan menjadi prioritas kami juga, ungkap Andi.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenHati-hati Terhadap Malware Pada Game Smartphone diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page