Hideo Kojima Ingin Tinggalkan MGS untuk Melakukan Hal Baru

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 27, 2014.

Discuss Hideo Kojima Ingin Tinggalkan MGS untuk Melakukan Hal Baru in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    <p><img class="aligncenter size-full wp-image-141501" alt="" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/duniaku-kojima-1.jpg" width="610" height="341" /></p><p>Nama Hideo Kojima tentu sangat identik dengan<em> Metal Gear Solid (MGS)</em>. Tidak terasa, sudah 25 tahun Kojima menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mengembangkan seri tersebut. Yang terbaru, bulan Maret 2014 yang akan datang dia bersama timnya di Kojima Productions akan kembali menelurkan judul <em>MGS</em> baru, <em>MGS V: Ground Zeroes</em> yang akan menjadi prolog dari bagian inti dari <em>MGS V</em>, <em>The Phantom Pain</em>. Lantas, bagaimana jadinya jika Kojima meninggalkan franchise yang sudah membesarkan namanya di dunia game tersebut?</p><p>Ya, itulah yang terbersit dari pernyataan-pernyataan Kojima saat diwawancarai oleh Game Informer, bahwasanya dirinya ingin meninggalkan franchise tersebut dan fokus untuk mengembangkan sesuatu yang baru. Sayangnya, dia menilai pergantian estafet dari dirinya ini belum menghasilkan sesuatu yang memuaskan. Dia menganalogikan keinginannya ini seperti apa yang terjadi dalam franchise <em>Alien</em>. “Dalam Kojima Productions, jika studio kami diibaratkan sebagai dapur dan kepala kokinya berubah, maka hal tersebut akan mengubah rasa dan segalanya. Dunia franchise biasanya akan lebih terbuka, seperti <em>Alien</em>,” ungkap Kojima mengawali wawancara tersebut.</p><p>“Sejujurnya, saya ingin melakukan hal serupa hanya untuk mengubah franchise <em>MGS</em>. Saya tidak tahu jika franchise <em>MGS</em> kadang-kadang terlalu berat untuk diemban dan sulit untuk ditangani. Tetapi sejauh ini, saya belum melihat kesuksesan pergantian estafet tersebut.<em> Metal Gear Rising</em> mungkin contoh yang sukses, namun judul tersebut hanyalah spin off,” lanjutnya. “Idealnya, saya ingin keluar sebagai produser dari franchise <em>MGS</em>, dan mendedikasikan diri saya untuk game lainnya. Sejauh ini, hal tersebut terbukti sangat sulit. <em>Alien</em> adalah contoh yang sangat sukses dengan kehadiran sutradara baru. Sayangnya, masalah kami lebih mirip dengan <em>Terminator</em>, dimana saat ditinggalkan James Cameron, franchise tersebut menjadi kacau,” paparnya.</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-55654" alt="cover-groundzeroes-2" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2012/09/cover-groundzeroes-2-640x360.jpg" width="640" height="360" /></p><p>Lantas, ke mana Kojima akan melangkah selanjutnya? “Saya ingin membuat lebih banyak game yang memiliki cita rasa game indie, atau sebuah tipe game yang sama sekali berbeda dengan game berbudjet besar,” paparnya. “Jika saya tidak kembali mengerjakan game, tentu saja saya ingin terlibat dalam film, atau menulis novel. Usia saya hampir 50 tahun, jadi saya tidak memiliki banyak waktu tersisa. Jika saya bisa menulis daftar apa yang ingin saya lakukan sebelum meninggal, daftar tersebut akan sangat panjang. Karena usia saya, saya mulai memikirkan hal lain yang akan saya lakukan sebelum meninggal,” urainya panjang lebar.</p><p>Yang menarik, Kojima justru ingin melihat franchise <em>MGS</em> memiliki pendekatan ala <em>GTA</em>. Seperti yang kita tahu, Kojima sangat mengagumi game hasil besutan Rockstar tersebut, dan <em>The Phantom Pain</em> nantinya akan memiliki elemen open world, satu elemen yang ditawarkan oleh <em>GTA</em>. “Satu hal dalam Kojima Productions, saya ingin memberikan semua usaha dan waktu saya dalam mengembangkan <em>MGS</em> seperti yang dilakukan Rockstar terhadap <em>GTA</em> mereka. Sayangnya, kasusnya bukan seperti itu, tetapi tetap sebuah bisnis. Dalam waktu bersamaan, kami harus bekerja untuk proyek lain dan menyeimbangkan Konami secara keseluruhan. Menemukan keseimbangan tersebut dan bagaimana kami bekerja dalam semua proyek kami adalah sebuah hal yang sulit,” pungkasnya.</p><p>Jika Kojima benar-benar meninggalkan <em>MGS</em>, kira-kira game seperti apa ya yang akan dia kembangkan? Dan kira-kira bagaimana ya jadinya <em>MGS</em> jika tanpa Kojima? Sebelum berandai-andai, sebaiknya kita menyiapkan diri untuk menikmati game yang mungkin akan menjadi <em>MGS</em> terakhirnya dalam <em>MGS V: Ground Zeroes</em> pada 18 Maret 2014 dan diikuti dengan <em>MGS V: The Phantom Pain</em>.</p><p>[Sumber: GameInformer/Wikipedia]</p>

    Salam pintas!
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page