Indonesia Cyber Security Summit 2015 dan Urgensi Keamanan Siber Nasional

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 24, 2015.

Discuss Indonesia Cyber Security Summit 2015 dan Urgensi Keamanan Siber Nasional in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,087
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Indonesia Cyber Security Summit 2015 dan Urgensi Keamanan Siber Nasional

    “Membahas cyber security jangan hanya mengandalkan pemerintah saja, tetapi harus melibatkan multi stakeholder,” kata Ardy Sutedja,founder IDEX yg menggagasIndonesia Cyber Security Summit2015. Ardy menjelaskan bahwa keamanan siber melingkupi semua bi&g manusia sehingga jangan sampai melibatkan pemerintah saja. Hal itu disampaikannya pada awak media di sela-sela konferensi pers terkait diadakannya acara tersebut.

    Indonesia Cyber Security Summit 2015 sendiri dibuka oleh Menteri Komunikasi & Informatika (Menkominfo), Rudiantara. Menkominfo berkesempatan pula memberika beberapa kata sambutan terkait tema acara yg bertajuk The New and Growing Digital Economy. Rudiantara menjelaskan bahwa Indonesia memiliki total keuntungan dari e-commerce yg mencapai 2 miliar dolar AS. Menurutnya, e-commerce dapat menjadi salah satu pemasukan bagi negara Indonesia.

    Untuk dapat melindungi perekonomian Indonesia yg sudah terdigitalisasi, Rudiantara menyatakan bahwa perekonomian Indonesia perlu dilindungi dari serangan siber. “Kita perlu mengimplementasikan keamanan siber,” tegas Rudiantara dalam pidato sambutannya. Rudiantara sendiri menambahkan bahwa secara sumber daya manusia, Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan keamanan sibernya sendiri.

    Lebih lanjut, Rudiantara menjelaskan bahwa cyber security sangat relevan dengan program pemerintah yg mulai masuk memberdayakan dunia digital. “Kita ambil contoh E-KTP misalnya. Saat ini program E-KTP sudah mencapai hampir 80 persen warga negara Indonesia. Selanjutnya, E-KTP itu akan menjadi database bagi pemerintah untuk mendata warga negaranya,” tegas Rudiantara. Ia mengutarakan bahwa tanpa a&ya implementasi cyber security data warga negara akan sangat rentan dicuri.

    Pada saat konferensi pers, Rudiantara berusaha untuk meluruskan isu yg berkembang di masyarakat bahwa Ba& Cyber Nasional (BCN) yg akan segera dibentuk bakal bekerja sama dengan CIA dalam mengelola data warga negara. “Jumat lalu kami sudah mengadakan rapat dengan Pak Luhut (red-Menko Polhukam) bahwa isu tersebut tidak benar. Masa data warga Indonesia harus dibagi-bagi,” ujar Rudiantara sambil tertawa.

    Secara spesifik, Rudiantara pun menginginkan a&ya input or masukan bagi pemerintah dari hasil acara ini. “Saya berharap acara ini dapat memberikan masukan berharga bagi pemerintah,” tegas Rudiantara. Acara Indonesia Cyber Security Summit 2015 ini sendiri direncanakan akan berlangsung pada hari ini & Selasa dengan menghadirkan seminar keamanan yg dibawakan oleh panelis-panelis berkompeten.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenIndonesia Cyber Security Summit 2015 dan Urgensi Keamanan Siber Nasional diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page