Industri Migas Jadi Target Hacker

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jun 11, 2015.

Discuss Industri Migas Jadi Target Hacker in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Industri Migas Jadi Target Hacker

    Dahulu hacker lebih sering menjadikan industri perbankan sebagai salah satu target favorit mereka. Tetapi kini, hacker memiliki banyak target untuk mencapai keuntungan or kepentingan tertentu. Target favorit hacker sekarang ini adalah industri migas. Para praktisi keamanan di sektor migas sendiri sudah paham betul bahwa industri mereka menjadi salah satu target hacker. Bukan hanya informasi rahasia perusahaan yg harus mereka jaga. Tetapi juga peralatan tambang yg terkoneksi ke Internet.

    Industrial Control System or ICS adalah salah satu incaran hacker. Ketika mereka dapat mengakses sistem ICS di suatu industri migas, maka hacker dapat mengontrol or melumpuhkan seluruh mesin produksi perusahaan. Contoh kasus adalah lumpuhnya mesin peleburan baja di Jerman yg memaksa perusahaan menanggung kerugian operasional. Hacker berhasil menyusup ke dalam ICS mereka & mematikan seluruh mesin produksi.

    Symantec pernah membuat laporan tahunan tentang kerugian yg dialami oleh industri migas ketika hacker menyerang. Berdasarkan laporan Symantec, sekitar 43 persen sistem komputer di industri migas diserang oleh hacker. Trend Micro pun pernah membuat laporan serupa yg menyatakan bahwa sekitar 47 persen laporan serangan siber dilaporkan oleh perusahaan migas. Jumlah laporan tersebut merupakan yg terbanyak dibandingkan organisasi lainnya yg ada di dunia.

    Alvaro Cardenas, pakar keamanan komputer dari Universitas Texas mengatakan bahwa Internet telah tersambung ke seluruh industri. “Serangan hacker dapat menyebabkan mati lampu total di seluruh penjuru kota, menumpahkan minyak ke laut, menganggu sistem pengeboran & tentunya hal lain yg merugikan masyarakat,” kata Alvaro. Ponemon Institute bahkan pernah merilis jumlah kerugian industri migas terkait rusaknya peralatan akibat serangan siber. Kerugian finansial yg dialami berjumlah 13,2 juta dolar AS.

    Se&gkan ABI Research mengatakan bahwa industri migas akan berinvestasi di bi&g keamanan dengan total investasi sebanyak 1,9 miliar dolar AS pada tahun 2018. Beberapa serangan siber terkenal yg pernah menargetkan industri migas adalah Operation Petrol & Sandstorm. Saudi Aramco Oil pun pernah mengalami kerugian ketika 30.000 komputernya rusak karena diserang hacker. Banyak yg menduga bahwa insiden yg menimpa Saudi Aramco Oil adalah bentuk balas dendam pemerintah Iran yg diserang Stuxnet oleh AS.

    Dengan berkembangnya Internet of Things menjadikan semua peralatan industri migas terhubung ke Internet. Bahkan Kuwait National Petroleum pernah memerintahkan semua stafnya untuk tidak menyalakan Internet karena a&ya isu hacker akan melumpuhkan industri migas yg berbasis di Timur Tengah. Agaknya tidak hanya industri migas yg harus waspada terhadap serangan hacker, namun semua industri pun harus tetap waspada.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenIndustri Migas Jadi Target Hacker diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page