iPhone Menjadi Ancaman Keamanan Bagi Tiongkok

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 15, 2014.

Discuss iPhone Menjadi Ancaman Keamanan Bagi Tiongkok in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Pemerintah Tiongkok mengklaim bahwa smartphone keluaran perusahaan Apple, iPhone dapat mengancam keamanan negara tersebut. Ketakutan negara komunis tersebut dikarenakan kemampuan iPhone yang dapat melacak lokasi dan mencatat waktu pengguna.

    Hal ini diungkapkan oleh stasiun tv milik pemerintah Tiongkok, CCTV pada Jumat (11/07) yang mengkritik fungsi dari fitur Frequent Locations yang terdapat pada iOS 7, program ini dapat mencatat waktu dan lokasi yang telah dikunjungi pengguna iPhone. Wall Street Journal mengutip pernyataan peneliti yang mengatakan bahwa siapapun yang memiliki akses terhadap data dapat mengumpulkan informasi sensitif seperti situasi ekonomi sebuah negara atau bahkan rahasia negara.

    Pada iOS, Frequent Location dapat diakses dengan masuk ke pengaturan aplikasi dan masuk ke item Privacy > Location Services > System Services > Frequent Location. Fitur ini juga dapat menampilkan peta area yang telah dikunjungi pengguna, termasuk waktu, data dan alamat. Fitur ini dapat membeberkan data history lokasi yang sering dikunjungi oleh pengguna.


    Menanggapi hal ini, pihak Apple merilis pernyataan melalui situs resminya. Pernyataan yang berjudul Your Location Privacy ini terdiri dalam dua bahasa, Inggris dan Mandarin.

    Apple sangat berkomitmen dalam melindungi privasi semua pengguna. Privasi yang dibangun pada produk dan pelayanan kami dari tahap awal rancangan Kita sangat berkomitmen untuk memberikan kepada pengguna kejelasan dan pemberitahuan yang transparan, ungkap pernyataan tersebut.

    Pada pernyataan ini Apple juga mengatakan bahwa fitur yang terdapat pada iOS tidak dapat melacak pengguna atau menyebarkan lokasi pengguna dengan orang lain. Fitur Frequent Location dibuat untuk mempermudah pengguna mencari lokasi yang pernah dituju olehnya. Menurut Apple data lokasi telah dienkripsi dan tersimpan di dalam perangkat. Perusahaan ini bahkan mengatakan bahwa fitur untuk melacak dapat dihentikan pada mode pengaturan perangkat.

    Kekhawatiran Tiongkok terhadap iPhone disinyalir berhubungan dengan laporan mantan kontraktor NSA, Edward Snowden, yang membeberkan program penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat ke negara lain. Pada tayangan tersebut CCTV, juga mengutip pernyataan NSA yang mengatakan bahwa pusat data perusahaan teknologi Amerika Serikat sebagai tambang emas.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page