Iran Memata-Matai AS Lewat Akun Facebook Palsu

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 31, 2014.

Discuss Iran Memata-Matai AS Lewat Akun Facebook Palsu in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,126
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Perusahaan intelijen siber ISight Partners baru-baru ini merilis sebuah fakta yang mengejutkan. Pihak ISight Partners mengatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir ini, hacker Iran telah memata-matai negara Amerika Serikat melalui akun Facebook palsu.
    Seperti yang dirilis oleh Reuters pada Kamis,(29/05/14), para hacker Iran ini melakukan praktek spionase di Amerika Serikat dengan membuat akun palsu dan situs palsu untuk memata-matai pemimpin politik dan militer Amerika Serikat.
    Perusahaan intelijen siber yang berbasis di Dallas, Texas ini juga mengungkap bahwa operasi ini menargetkan para petinggi Angkatan Laut Amerika Serikat, Duta Besar, para anggota legislatif hingga personil dari Afghanistan, Inggris, Iraq, Israel, Arab Saudi dan Suriah.
    Namun, ISight Partners menolak untuk mengidentifikasi korban dan data apa yang telah dicuri oleh para hacker ini. Jika ini telah terjadi begitu lama, sudah jelas bahwa mereka telah sukses Wakil Presiden Eksekutif ISight Partners, Tifanny Jones mengungkapkan.
    Operasi ini dijuluki operasi Newscaster atau Penyiar Berita, dinamakan seperti ini karena hacker Iran membuat 6 akun palsu yang bekerja untuk situs berita palsu, NewsOnAir.org. Situs berita palsu ini sering melansir berita dari Associated Press, BBC, Reuters dan kantor berita lainnya. Selain membuat 6 akun palsu tersebut, hacker Iran ini juga membuat 8 akun palsu lainnya yang bekerja untuk perusahaan jasa keamanan dan perusahaan lainnya.
    Selain membuat akun Facebook palsu, hacker ini juga membuat akun palsu pada media sosial lainnya seperti pada Google+, Linkedin dan Twitter. Hacker ini merekayasa kehidupan sosial dari akun palsu ini dengan konten palsu dan mencoba membangun jaringan korban dari golongan kelas atas.
    ISight Partners juga mengungkapkan bahwa hacker ini sering mengirimkan target sebuah konten yang tidak berbahaya, seperti artikel berita dari NewsOnAir.org, hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan korban. Kemudian mereka mengirimkan link yang dapat menginfeksi komputer dengan software yang berbahaya atau memancing target untuk masuk ke situs yang membutuhkan login dari pengguna.
    Total akun palsu yang digunakan hacker ini adalah 14 akun, yang berhubungan dengan lebih dari 2000 orang. Dari 2000 orang ini yang menjadi target mata-mata ada sekitar ratusan orang.
    Mereka melakukan operasi ini tidak dengan gaduh. Ini sangat pelan dan rendah. Mereka ingin menjadi tersembunyi. Mereka ingin berada di bawah radar Jones mengungkapkan.
    Menanggapi aktivitas spionase yang dilakukan hacker Iran melalui media sosial ini, juru bicara Facebook, Jay Nancarrow, mengatakan bahwa perusahaan mereka telah menemukan kelompok hacker ini ketika menginvestigasi aktivitas Friend Request dan aktivitas lain yang mencurigakan pada situs ini.
    Kita menghapus semua profil jahat yang berhubungan dengan perusahaan berita palsu NewsOnAir.org dan kita menggunakan kasus ini untuk memperbaiki sistem kami untuk mencari akun palsu Nancarrow mengatakan.
    Senada dengan Facebook, Linkedin melalui juru bicaranya juga mengungkapkan bahwa perusahaan telah menginvestigasi laporan tersebut, walaupun saat ini akun-akun palsu tersebut sudah tidak aktif di situs Linkedin.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page