ISIS Tawari Hacker India 10.000 Dolar AS

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Oct 10, 2016.

Discuss ISIS Tawari Hacker India 10.000 Dolar AS in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,091
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. ISIS Tawari Hacker India 10.000 Dolar AS

    [​IMG]

    Kelompok teroris ISIS kembali membuat berita baru. Kini mereka menawari hacker India untuk meretas situs pemerintah & mencuri informasi rahasia di dalamnya. Bahkan ISIS sanggup membayar mereka dengan angka fantastis yaitu 10.000 dolar AS. Untuk merekrut calon hacker, ISIS meminta mereka untuk memberikan notifikasi kesediaan melalui media sosial seperti Facebook & Twitter. Tawaran ini cukup menggiurkan karena bayaran yg mereka tawarkan sangat banyak.

    Kislay Choudari, salah seorang pakar cyber di India yg seringkali menjadi penasihat pemerintah mengatakan bahwa ada banyak komunitas underground di negaranya. “Para hacker umumnya berkumpul di sana & bersosialisasi. Besar kemungkinan ISIS akan memanfaatkan komunitas bawah tanah tersebut,” papar Choudary. “Jumlah yg ditawarkan pada hacker India belum pernah sebanyak itu & hal tersebut berpotensi menyebarkan pemahaman radikal mereka di negara kami,” tambahnya.

    Kelompok teroris ISIS sangat sering menggunakan media sosial seperti Facebook & Twitter untuk mencuci otak generasi muda. Choudary pun memperkirakan bahwa ada sekitar 30.000 akun media sosial yg dijadikan alat propaganda di negara India. Choudary pun menjelaskan bahwa ISIS menggunakan beberapa jenis media sosial lainnya seperti Skype, Silent Circle, WhatsApp & Telegram.

    Choudary mengatakan, “ISIS sudah menyebarkan propagandanya dalam bahasa lokal seperti Hindi & Tamil. Bahkan di beberapa wilayah seperti Kashmir, Maharasthan & Rajasthan, sudah mulai terlihat peningkatan signifikan propaganda yg mendukung ISIS.” Tidak hanya itu, ISIS pun melakukan propaganda yg sama di negara tetangga India yaitu Bangladesh. Sama seperti di India, ISIS menargetkan anak mudanya untuk direkrut & menjadi bagian dari tentara cyber mereka.

    Menanggapi ancaman dari ISIS tersebut, pemerintah India sudah membuat sebuah war room yang aktif 24 jam sehari untuk memonitor segala bentuk mencurigakan dalam komunikasi di media sosial. “Kami melakukan pengawasan selama 24 jam di media sosial, khususnya posting yang berbau radikalisme & anti-Barat,” kata Choudary. Pemerintah India pun telah membentuk analysis center untuk menahan radikalisme ISIS via media sosial. Mereka pun kini telah menyiagakan negaranya karena ISIS acapkali sering masuk ke dalam kelompok minoritas India & menyulut kebencian melalui hashtag populer sehingga jangkauannya dapat dibaca oleh masyarakat luas.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenISIS Tawari Hacker India 10.000 Dolar AS diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page