Liga Indonesia Jadi Tersangka, La Nyalla Mahmud Mattalitti Enggan Mundur Dari Ketua Umum PSSI

Discussion in 'Bola' started by Bola, Mar 17, 2016.

Discuss Jadi Tersangka, La Nyalla Mahmud Mattalitti Enggan Mundur Dari Ketua Umum PSSI in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Ketua umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, angkat bicara terkait dirinya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim), hari ini. Menurutnya, hal itu tak akan mengganggu eksistensinya sebagai ketum PSSI.

    "Ini tidak akan terlepas kaitannya dengan sepakbola. Saya tetap tidak akan mundur, karena saya maju PSSI berdasarkan amanah dari 92 voters. Saya sudah katakan sama mereka, kalau mau mundurkan saya, lobi pemilik suara untuk mencabut amanah itu," kata La Nyalla, dalam wawancara langsung dengan salah satu televisi swasta nasional.

    SIMAK JUGA
    Ketua Umum PSSI Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi
    Menpora Cabut Pembekuan PSSI Bulan April?
    Menpora: FIFA 'Baru' Menghargai Upaya Pemerintah

    "Saya tidak mau dikatakan sebagai pengkhianat, karena ini amanah," tambah ketua Kadin Jatim tersebut.

    "Saya akan mundur apabila terbukti saya sebagai terpidana. Ini sesuai statuta. Saya sampaikan kepada pendukung-pendukung saya, semua harus tenang. Terutama kepada para voter dan anggota PSSI semua tetap tenang," tegasnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, La Nyalla menjadi tersangka lantaran tersandung kasus dugaan korupsi penggunaan dana hibah pada Kadin Jatim tahun anggaran 2016 untuk pembelian IPO Bank Jatim. La Nyalla pun dalam waktu dekat bakal mengajukan praperadilan terkait keputusan Kejati Jatim itu.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Jadi Tersangka, La Nyalla Mahmud Mattalitti Enggan Mundur Dari Ketua Umum PSSI
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page