Liga Indonesia Jafri Sastra: Saya Bersyukur Dipecat Semen Padang

Discussion in 'Bola' started by Bola, Jan 23, 2015.

Discuss Jafri Sastra: Saya Bersyukur Dipecat Semen Padang in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Dipecatnya Jafri Sastra sebagai pelatih Semen Padang FC, masih menyisakan banyak cerita. Jafri sendiri mengaku sebagai manusia dia tentu sedih, tapi dibalik itu dia bersyukur, dalam arti ada hikmah positif yang didapatnya.

    "Saya bersyukur sekali diberhentikan dari SPFC. Bersyukur maksud saya di sini ketika mengalami kekalahan di pramusim. Kenapa? Karena jika tidak demikian tentu saya bisa lupa diri dan tidak melakukan evaluasi. Artinya tim saya sudah hebat dan timbul kesombongan, namun nanti di kompetisi ISL tim ini terus mengalami kekalahan," ucap Jafri.

    Dalam perbincangan dengan Goal Indonesia, Jumat (23/1), dia kembali menegaskan bisa menerima pemecatan dirinya. "Sebagai pelatih sepakbola profesional soal pecat memecat sudah hal yang biasa, saya sangat paham hal itu," tegasnya.

    Namun dibalik ketegaran Jafri, ternyata ada sisi humanis yang menyentuh. Ya, para pemainnya justru merasa terhenyak begitu mengetahui dirinya dipecat. Bahkan kapten tim, Hengki Ardiles, meminta bertemu secara khusus dengannya.

    "Tadi Hengki menelepon dan ingin bertemu saya. Ketika bertemu saya dipeluknya dan dia menangis," ujar Jafri.

    Begitupun Esteban Vizcarra, langsung berkicau di twitternya dan seolah tak percaya dengan pemecatan Jafri dan mempertanyakannya. "Terima kasih banyak coach, semua pemain sedih. Itu bukan salah pelatih. What happen S. Pdg? Why?. God Bless Coach," tulis pemain asal Argentina itu melalui akun twitternya @23Vizcarra.

    "Vizcarra, Yu Hyun-ko, Nerius Alom, Kamis (22/1) malam, datang ke mess menanyakan langsung. Juga Eka Ramdani dan Airlangga yang sedang ke Bandung menelepon saya. Mereka semua seakan tidak percaya saya dipecat," paparnya.

    Memang, selama memegang tim sangat dekat dengan pemainnya, lantaran punya pendekatan personal yang bagus dengan pemainnya. "Di tim Semen Padang, rasa kekeluargaan memang saya bangun semenjak saya diberi amanah. Alhamdulillah hal itu berjalan dengan baik," katanya.

    Tentang rencananya ke depan, Jafri mengaku belum memikirkan, karena dia ingin berkumpul dulu dengan keluarganya di Kota Payakumbuh. Bahkan, Jafri dijemput oleh istri dan putrinya ke Padang.

    "Saya di sini tidak punya rumah. Kemarin sudah mencoba mencari rumah kontrakan namun tidak berhasil. Makanya tadi dijemput istri dan putri saya untuk pulang ke Payakumbuh. Alhamdulillah saya sudah di Payakumbuh sekarang," katanya.

    Selain itu, Jafri juga ingin secepatnya menyelesaikan urusan administrasinya dengan pihak manajemen Semen Padang, sebelum mengambil langkah berikut. Dia juga tak akan menutup mata jika ada tawaran melatih untuknya. "Kalau memang ada klub yang meminta tentu akan saya pelajari, bagaimana pun saya ini pelatih sepakbola," ujarnya.(gk-33)

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Jafri Sastra: Saya Bersyukur Dipecat Semen Padang
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page