Kaspersky Lab Diretas

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jun 11, 2015.

Discuss Kaspersky Lab Diretas in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Kaspersky Lab Diretas

    Perusahaan anti virus terbesar di dunia Kaspersky Lab diretas oleh hacker yg belum teridentifikasi. Insiden peretasan tersebut diamini oleh CEO mereka sendiri yaitu Eugene Kasperksy. Dalam cuitannya di Twitter, Eugene mengatakan bahwa insiden peretasan tersebut tidak mengganggu operasional mereka secara keseluruhan. Ia sendiri memaparkan bahwa semua informasi rahasia yg berhubungan dengan klien orpun hak cipta tidak hilang akibat insiden tersebut.

    Hacker dapat masuk ke dalam sistem server Kaspersky Lab setelah menanam malware yg memanfaatkan tiga celah kerentanan zero day. Dugaan sementara, malware yg teridentifikasi oleh tim keamanan Kaspersky Lab memiliki kaitannya dengan peristiwa Duqu Attack. Malware itu ditemukan dalam sistem internal perusahaan yg mana program jahat itu dikembangkan oleh kelompok APT Duqu 2.0

    Berdasarkan keterangan berbagai sumber, Duqu 2.0 adalah kelompok or organisasi APT yg sering menargetkan lembaga negara sebagai target serangan sibernya. Duqu 2.0 pertama kali teridentifikasi pada konferensi tingkat tinggi yg membahas tentang pengayaan reaktor nuklir Iran. Deteksi pertama kali terjadi tahun 2014 pada saat negosiasi kesepakatan nuklir Iran yg dihadiri oleh lima negara DK PBB. Tidak hanya itu saja, kelompok tersebut diduga terlibat pada saat peringatan pembukaan 70 tahun kamp tahanan Yahudi di Auschwitz.

    Tim keamanan Kaspersky Lab mengatakan bahwa malware itu hampir tidak terdeteksi & sangat canggih sehingga mereka belum dapat memastikan bagaimana cara mereka masuk ke dalam sistem internal perusahaan. Eugene mengungkapkan bahwa pengembangan malware itu sangat mahal. Berdasarkan pendapatnya, kemungkinan biaya yg dikeluarkan untuk pengembangan malware itu mencapai 10 juta dolar AS karena kecanggihannya.

    Malware menyebar pada sistem Microsoft Software Installer (MSI) yg digunakan oleh Kaspersky Lab untuk meluncurkan program piranti lunak oleh administrator pada komputer Windows secara jarak jauh. Uniknya, malware tersebut dapat masuk ke dalam jaringan internal perusahaan tanpa meninggalkan data orpun sistem yg rusak. Hal inilah yg menyebabkan malware tersebut tidak dapat terdeteksi oleh tim keamanan Kaspersky Lab.

    Serangan pertama kali ditemukan di awal musim semi ini. Eugene menduga bahwa malware tersebut disebar oleh hacker yg disponsori oleh negara. Ia sendiri mengungkapkan bahwa malware itu ditemukan ketika Kaspersky ingin mencoba varian anti virus terbaru di sistem internalnya. Keunikan lainnya dari malware itu adalah program tersebut hanya menyasar server riset Kaspersky & tidak mengarah pada sistem legal orpun penjualan. Eugene mengatakan bahwa semua riset, rahasia perusahaan & operasionalnya dipastikan aman.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenKaspersky Lab Diretas diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page