Kasus Premera Blue Cross Dibawa Ke Pengadilan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 31, 2015.

Discuss Kasus Premera Blue Cross Dibawa Ke Pengadilan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Kasus Premera Blue Cross Dibawa Ke Pengadilan

    Kasus peretasan yg menimpa Premera Blue Cross beberapa waktu yg lalu akhirnya berlanjut ke meja hijau. Sebuah ironis & menjadi preseden buruk bagi industri asuransi di AS setelah sebelumnya Anthem, perusahaan asuransi kesehatan harus menanggung kerugian reputasi yg mana 80 juta akun nasabahnya dicuri penjahat siber. Premera pun menanggung nasib yg sama saat 11 juta akun nasabahnya hilang pasca satu bulan peristiwa Anthem. Kini, Premera se&g menghadapi gugatan hukum dari masyarakat khusus warga wilayah negara bagian Nevada, Washington & Massachussets. Ketiga negara bagian tersebut menuntut Premera di pengadilan distrik Seattle.

    Klaim gugatan yg mereka laygkan pada Anthem adalah perusahaan asuransi tersebut abai terhadap keamanan data nasabah. Pengabaian terhadap keamanan data nasabah adalah bagian dari kontrak kesepakatan, tegas pihak penggugat. Premera sendiri mengaku bahwa mereka sudah menerapkan sistem keamanan yg sesuai dengan standar. Kejadian peretasan ini terjadi tanggal 17 Maret 2015 yg lalu. Premera pun memberikan pernyataan bahwa mereka percaya peretasan ini dimulai sejak tanggal 5 Mei 2014 yg lalu. Sama seperti kejadian yg menimpa Anthem ini, Premera mengalami kerugian dengan tereksposnya alamat nasabah, nama asli, alamat pos-elektronik (pos-el), nomor jaminan sosial & nomor telepon nasabah.

    Senator dari negara bagian Washington yaitu Patty Murray telah memberikan lima belas pertanyaan pada Premera terkait permasalahan ini. Senator Murray memberikan ultimatum pada Premera untuk segera memberikan responsnya di akhir bulan Maret ini. Permasalahan ini cukup pelik bagi masyarakat terutama dengan isu yg menyatakan bahwa peretasan ini sudah terjadi dari bulan Mei tahun lalu. Masyarakat berhak & sudah menjadi kewajiban kami untuk mencari tahu permasalahan tersebut, tegas Senator Murray. Ia mengatakan bahwa mengacu pada regulasi HIPPA, penyedia asuransi harus memberi tahu nasabah 60 hari bila mereka mengidentifikasi a&ya kebocoran data.

    Jeffrey Roe, CEO dari Premera menyatakan bahwa ia sudah memberi respons terhadap pertanyaan Senator Murray & pihaknya tengah mengidentifikasi segala bentuk intrusi tersebut. Premera tengah berkolaborasi dengan FBI & Mandiant, firma konsultan keamanan milik FireEye untuk melakukan forensik di tempat perkara kejadian. Roe sendiri mengatakan bahwa Premera enggan berkomentar lebih banyak terkait insiden tersebut sebelum ada temuan lebih lanjut dari pihak penyedik. Adapun beberapa pertanyaan yg diajukan oleh Senator Murray pada Premera, yaitu:
    Bagaimana kebocoran data itu pertama kali diidentifikasi?
    Bagaimana cara penyerang menyusup pada sistem keamanan Premera?
    Apakah ada koneksi antara peretasan yg dialami Anthem dengan Premera?
    Apakah Premera bisa meyakinkan bahwa data yg dicuri tidak digunakan untuk kepentingan jahat?
    Bisakah Premera menjelaskan kerangka keamanan siber mereka sesuai dengan standar yg dikeluarkan oleh National Institute Standar and Technology?

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenKasus Premera Blue Cross Dibawa Ke Pengadilan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page