Liga Indonesia Keputusan BOPI Tak Diakui FIFA

Discussion in 'Bola' started by Bola, Apr 3, 2015.

Discuss Keputusan BOPI Tak Diakui FIFA in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    FIFA akhirnya memberikan keputusannya terkait polemik peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Seperti diketahui, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) telah menetapkan hanya memberikan rekomendasi untuk 16 klub mengikuti ISL.

    Sementara dua klub yaitu Arema Cronus dan Persebaya Surabaya belum diberikan rekomendasi lantaran dinilai BOPI masih terganjal masalah legalitas. Sebaliknya, PT Liga Indonesia tetap keukeuh ISL harus dijalankan dengan 18 klub.

    Melihat situasi itu, FIFA sependapat dengan PT Liga untuk menjalankan kompetisi yang kini bernama QNB League tersebut diikuti 18 klub dan tak mengakui keputusan dari BOPI. "Kami dapat mengonfirmasi bahwa surat dari sekretaris jenderal FIFA, Jerome Valcke dikirim pada tanggal 19 Februari 2015 untuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyusul penundaan dimulainya Indonesian Super League," kata juru bicara FIFA, seperti dilansir Reuters, Jumat (3/4).

    Juru bicara itu menambahkan, dalam surat tersebut PSSI diingatkan bahwa asosiasi anggota harus mengelola urusan mereka secara independen dan tanpa pengaruh pihak ketiga. "Hal itu sudah jelas diatur dalam pasal 13 dan 17 Statuta FIFA," tegasnya.

    Dalam Statuta FIFA Pasal 13 I tertulis setiap anggota dari FIFA harus berdiri sendiri atau independen. Sementara pasal 17 ayat 4 mengatakan FIFA tidak akan mengakui keputusan yang dibuat oleh organisasi lokal.

    Sementara itu, QNB League sendiri akan mulai bergulir pada Sabtu (4/4) besok. Tercatat, ada enam laga yang bakal dimainkan di hari tersebut.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Keputusan BOPI Tak Diakui FIFA
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page