Kisah Pria Lawan Buaya yang Memangsa Istri dan Anaknya

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Feb 5, 2015.

Discuss Kisah Pria Lawan Buaya yang Memangsa Istri dan Anaknya in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,152
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Suatu hari pada bulan Oktober 2014, Demeteriya Nabire masuk ke pinggiran Danau Kyoga di Uganda. Untuk mengumpulkan air. Saat itu ia asyik mengobrol bersama sesama perempuan dari desanya. Sama sekali tak menyadari bahaya mengancam.

    Tiba-tiba muncul buaya. Seperti yg dikutip dari liputan6.com, Hewan buas itu menyeretnya pergi. Setelah itu Demeteriya tak lagi diketahui keberadaannya.

    Sang suami, Mubarak Batambuze sedih bukan main. Ia tak hanya kehilangan istri, tapi juga calon anaknya. Demeteriya sedang mengandung kala itu.

    Mubarak merasa tak berdaya. Hingga bulan lalu, saat ia mendengar buaya yg membunuh istrinya kembali memunculkan diri.

    “Seseorang memanggilku & berkata, ‘Mubarak, aku punya berita buat kamu. Buaya yg memangsa istrimu ada di sini. Kami sedang mencarinya’,” kata pria 50 tahun itu seperti dimuat BBC, Rabu (4/2/2015).

    Nelayan tersebut kemudian menuju danau. Ditemani sejumlah rekannya. “Buaya itu sangat besar, seperti monster. Kami mencoba melawannya menggunakan batu & tongkat. Tak berhasil.”

    Lalu, Mubarak kembali ke desanya, ia mendatangi seorang pandai besi.

    “Aku berkata padanya, aku sedang melawan hewan buas yg membunuh istri & calon anakku. Aku mantap untuk balas dendam. Pada pandai besi itu aku meminta dibuatkan tombak yg bisa mematikan buaya itu,” kata dia.

    Si pandai besi meminta bayaran sekitar Rp 63.000. Itu uang yg besar bagi Mubarak. Namun, ia bertekad menghabisi makhluk yg merampas miliknya yg paling berharga.

    “Bayangkan, buaya itu memangsa istriku. Tak bersisa. Tak ada sisa pakaian, bagian tubuh yg tertinggal. Aku tak tahu apa yg kulakukan — istri & anakku yg belum lahir. Duniaku serasa runtuh. Aku kehilangan segalanya.”

    Bersenjatakan tombak barunya itu, yg didesain khusus dengan mata kail besar di satu sisi, Mubarak siap perang.

    Saat ia kembali ke danau, buaya itu masih ada di sana. Sejumlah warga menghalanginya mendekati makhluk buas itu.

    “Jangan serang dia. Buaya itu sangat besar, bisa-bisa kamu akan dimangsa. Tombak tak akan sepadan untuk melawannya,” kata rekan-rekannya

    Namun, Mubarak kukuh. Ia tetap melawan. “Pada upaya pertama aku gagal membunuhnya,” jawab dia. “Aku tak takut mati demi membunuhnya. Tetap berjuang menggunakan tombak ini & memastikan buaya itu binasa.”

    Petugas margasatwa Uganda, Oswald Tumanya mengatakan, buaya yg jadi lawan Mubarak memiliki panjang lebih dari 4 meter. Bobotnya mencapai 600 kilogram.

    [​IMG]



    Meski didera ketakutan, Mubarak menggunakan tombaknya yg dikombinasikan dengan tambang.

    Butuh waktu 1,5 jam bagi pria itu & para rekannya untuk bergelut sengit dengan buaya, sampai akhirnya hewan buas itu mati.

    Dalam kondisi kelelahan, mereka pulang ke desa dengan menyeret bangkai musuhnya. Orang-orang yg melihat binatang pemangsa itu kaget bukan main. Itu bukan buaya biasa, besar!

    Mubarak & teman-temannya dianggap pahlawan.

    Bangkai buaya itu lantas dibawa ke Makarere University di Kampala. Dokter hewan, Wilfred Emneku lantas memeriksanya.

    Sang dokter mengatakan ia menemukan tulang tibia / tulang kering dalam perut buaya. Namun belum dipastikan apakah itu belulang manusia.

    Seorang ahli buaya di Charles Darwin University Australia, Adam Britton mengaku bakalan kaget jika ternyata benar tulang di dalam perut hewan itu berasal dari tubuh Demeteriya Nabire.

    “Setelah 12 minggu…dalam kondisi normal, akan sangat mustahil sisa makanan akan bertahan di tubuhnya,” kata dia.

    Meski dianggap berjasa, Mubarak tetap berduka. Apalagi, ia tak akan pernah bisa memakamkan istri & anaknya yg belum lahir. Tak akan bisa mengunjungi makam mereka.

    “Saya merasa tertekan,” kata dia. “Namun, penduduk desa terus mengatakan, ‘Terima kasih karena membunuh buaya itu. Karena danau itulah tempat kami mengambil air, bukan tak mungkin akan ada korban lainnya’.”

    Kata-kata itu sedikit menghibur Mubarak. “Jadi aku dianggap pahlawan lokal. Orang-orang terus berterima kasih pada saya,” kata pria tabah itu.

    Sedangkan kisah buaya terbesar di dunia yg pernah ditangkap dapat anda baca disini

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Kisah Pria Lawan Buaya yang Memangsa Istri dan Anaknya diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Kisah Pria Lawan Buaya yang Memangsa Istri dan Anaknya.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page